Frensia.Id- Anggota DPRD Jember, Fraksi PDIP menyapa masyarakat dalam kegiatan Reses yang dilaksanakan di Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember pada Sabtu (30/8). Dalam acara tersebut, dirinya menyoroti tentang pentingnya keseimbangan pembangunan dengan kepentingan masyarakat.
“Memang tema besar kami adalah keseimbangan antara kepentingan pembangunan dengan kepentingan rakyat. Tadi sudah saya sampaikan juga kepada masyarakat, pembangunan itu harus bisa berdampak terhadap ekonomi, inklusi sosial, dan untuk lingkungan,” katanya, Sabtu (30/08/2025).
Selanjutnya kata dia, pembangunan tidak boleh lepas dari tiga prinsip tadi (ekonomi, inklusi sosial dan lingkungan). Untuk mewujudkan hal tersebut, maka masyarakat harus dilibatkan (urun rembuk).
“Maka dari itu, pembangunan jangan lepas dari itu. Masyarakat harus terlibat dalam hal proses pembangunan,” ujarnya.
“Peran masyarakat itu memberikan masukan dan menyampaikan aspirasi terhadap pemerintah,” tambahnya.
Legislator PDIP itu menegaskan, bahwa agar pembangunan tidak lepas dari tiga prinsip itu, ialah dengan melibatkan masyarakat. Hal itu juga akan dia sampaikan saat ada rapat dengan Pemerintah Daerah.
“Dalam urusan pembahasan pembangunan agar tidak lepas dari tiga prinsip (ekonomi, inklusi sosial dan lingkungan) maka masyarakat harus dilibatkan. Ini yang nanti akan kami sampaikan jika ada rapat dengan pihak Pemerintah Daerah,” paparnya.
Edi menambahkan, pihaknya sebagai bagian dari Komisi C DPRD Jember, juga berkomitmen untuk menyoroti percepatan Pendapatan Asli Daerah. Selain membahas mengenai kebijakan parkir gratis secara serius, pemerintah kata dia, juga harus menyoroti sektor pajak yang belum maksimal di Kabupaten Jember.
“Kemaren kami di Komisi C berkaitan dengan dinas pendataan daerah, kebetulan kemaren melakukan rapat. Membahas terkait sektor-sektor pajak yang masih belum maksimal,” ungkapnya.
“Barang yang menjadi milik daerah (contoh gunung sadeng). Harusnya bisa memaksimalkan aset milik daerah tentang pajaknya,” tandasnya.