PBNU Resmikan 42 SPPG dan Salurkan Paket MBG 50.000 Santri, Gus Yahya: NU Tak Bisa Sendiri, Harus Gandeng Pemerintah

Tuesday, 30 September 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meresmikan 42 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) NU sekaligus menyerahkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 50.000 santri. Acara ini digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Karangharjo, Silo, Jember, Jawa Timur, Selasa (30/9/2025).

Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf, dalam sambutannya menegaskan bahwa keterlibatan NU dalam program MBG merupakan wujud khidmah jam’iyah terhadap warga NU.

“Keikutsertaan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama dalam pelaksanaan program pemerintah berupa makan bergizi gratis ini adalah wujud himmah untuk berkhidmat kepada jamaah dan sekian banyak warga NU,” ujarnya.

KH. Yahya mengungkapkan, berdasarkan survei pada Agustus–September 2025, lebih dari 50% umat Islam Indonesia mengaku sebagai warga NU.

 “Baru kemarin kami melakukan diskusi di antara teman-teman pengurus terkait satu hasil survei terbaru oleh lembaga survei Alvara. Di antara hasil survei yang dikeluarkan pada bulan Agustus–September tahun ini adalah bahwa 57,2% dari seluruh umat Islam di Indonesia mengaku sebagai orang NU. Saya kira ini tidak kurang dari 140 juta jiwa dari seluruh penduduk Indonesia, yang jumlah keseluruhannya sekarang kira-kira 285 juta jiwa.” katanya.

Baca Juga :  Khotbah Di Masjid Roudhotul Muchlisin, Gus Aab Sampaikan Falsafah Sa'i Untuk Kehidupan

Terkait peresmian SPPG, KH. Yahya menjelaskan bahwa dari 42 unit yang diresmikan, sebanyak 17 sudah beroperasi melayani 50.000 santri.

“Kita meresmikan 42 SPPG, dan yang sudah beroperasi sebanyak 17 SPPG yang melayani sekitar 50.000 santri. Satu SPPG, saya dengar, membutuhkan estimasi biaya sekitar Rp2 miliar; dikalikan 17 menjadi Rp34 miliar. Itu hanya cukup untuk memberikan layanan kepada 50.000 santri, padahal teman-teman kita tidak hanya 50.000,” terangnya.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru

Menurutnya, mustahil NU mampu menjalankan program tersebut secara merata jika hanya mengandalkan sumber daya sendiri. Cara paling masuk akal adalah bekerja sama dengan pemerintah.

“Kalau NU ingin melakukan program sendiri untuk warganya, tidak mungkin program itu terlaksana secara merata berdasarkan kondisi saat ini. Cara yang paling masuk akal untuk berkhidmat kepada warga dan masyarakat adalah bekerja sama dengan pemerintah.” tegasnya.

Ia pun berpesan agar pelaksana SPPG bekerja sungguh-sungguh dan hati-hati. Menurutnya kesehatan anak bukan sekadar statistik.

“Saya minta kepada pelaksana/operator SPPG agar sungguh-sungguh teliti dan berhati-hati, karena kesehatan anak bukan sekadar statistik. Setiap orang adalah nyawa dan masa depan kita.” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Sukses! Gagalkan Modus Lempar dari Luar Tembok, Lapas Banyuwangi Sita Lebih dari 20 Paket Diduga Narkoba
Lansia Pikun di Banyuwangi Ditemukan Meninggal, Tengkurap di Sungai Belakang Rumah
Geber Motor Tanpa Helm di Jalan Raya, Polisi Banyuwangi Ingatkan Bahaya Kecelakaan
Ditertibkan Satpol PP! Reklame Insidentil Tanpa Izin di Genteng-Banyuwangi
Rayakan Kelulusan, Puluhan Warga Belajar PKBM Merdeka Banyuwangi Diharapkan Lanjut Studi
Tempat Berburu Bunga Anggrek di Jember! Ratusan Varietas Unggul Bahkan Ada Yang Langka
Lima Buronan Pembalakan Liar di Hutan Banyuwangi Dibekuk, Polisi Sita Puluhan Batang Kayu Jati
Warga Pesanggaran Pergoki Tetangga Curi 151 Kg Buah Naga, Digelandang ke Polisi

Baca Lainnya

Monday, 6 July 2026 - 21:25 WIB

Sukses! Gagalkan Modus Lempar dari Luar Tembok, Lapas Banyuwangi Sita Lebih dari 20 Paket Diduga Narkoba

Monday, 6 July 2026 - 21:21 WIB

Lansia Pikun di Banyuwangi Ditemukan Meninggal, Tengkurap di Sungai Belakang Rumah

Monday, 6 July 2026 - 21:18 WIB

Geber Motor Tanpa Helm di Jalan Raya, Polisi Banyuwangi Ingatkan Bahaya Kecelakaan

Monday, 6 July 2026 - 21:15 WIB

Ditertibkan Satpol PP! Reklame Insidentil Tanpa Izin di Genteng-Banyuwangi

Sunday, 5 July 2026 - 22:57 WIB

Rayakan Kelulusan, Puluhan Warga Belajar PKBM Merdeka Banyuwangi Diharapkan Lanjut Studi

TERBARU

Gambar Sempat Menang Sebelum Messi Menggila, Mesir Akhirnya Dipulangkan (Sumber: Grafis Frensia)

Sportia

Sempat Menang Sebelum Messi Menggila, Mesir Akhirnya Dipulangkan

Wednesday, 8 Jul 2026 - 01:58 WIB

Tim Resmob Polres Jember saat mengamankan pelaku pencurian di Kecamatan Semboro (Foto: Tangkapan layar media sosial Instagram @Kabarjemberan).

Criminalia

Viral Pria Asal Lumajang Hendak Curi Motor Diringkus Polisi Jember

Tuesday, 7 Jul 2026 - 20:30 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading