Di Momen Hari Santri Nasional, Brulantara Grup Gerakkan Santri Bangun Kemandirian Laut

Wednesday, 22 October 2025 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Brulantara Group (Sumber foto: istimewa)

Logo Brulantara Group (Sumber foto: istimewa)

Frensia.Id- Tujuh puluh delapan tahun setelah Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari menyerukan Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945, semangat perjuangan itu kini menemukan bentuk baru. Para santri Indonesia tak lagi mengangkat senjata, melainkan menggenggam tali budidaya rumput laut, berjuang menjaga ketahanan pangan bangsa di tengah tantangan global.

Dengan mengusung tema “Santri Berdaya, Santri Berbudidaya: Jihad Ketahanan Pangan,” ratusan santri yang tergabung dalam Bandar Laut Dunia Grup (Balad Grup) dan anak perusahaannya, Bandar Rumput Laut Nusantara Grup (Brulantara Grup) menggelar aksi nyata di Teluk Pulau Malang, Desa Saobi, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Rabu, 22 Oktober 2025.

Baca Juga :  Ditertibkan Satpol PP! Reklame Insidentil Tanpa Izin di Genteng-Banyuwangi

Sejak pagi pukul 06.30 WIB, para santri dan nelayan bahu-membahu menanam bibit rumput laut di area seluas 7 hektar. Penanaman ini menjadi langkah awal dari ambisi besar mewujudkan 50.000 hektar lahan budidaya, yang ditargetkan menjadi budidaya rumput laut terbesar di dunia.

Owner Balad Grup, HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy menyampaikan, gerakan ini bukan sekadar kegiatan ekonomi, melainkan bentuk jihad baru, perjuangan untuk kedaulatan pangan dan pemberdayaan umat melalui potensi kelautan.

“Santri tidak hanya berdoa, tapi juga berdaya. Santri tidak hanya mengaji, tapi juga membudidaya. Dari laut Nusantara, kita kobarkan jihad ketahanan pangan untuk dunia,” katanya, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga :  Pemancing yang hilang terbawa Arus, akhirnya ditemukan Tim SAR dalam kondisi Meninggal Dunia

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Gus Lilur ini mengatakan, dalam peringatan hari santri yang sarat makna, Brulantara Grup menegaskan komitmennya mengembangkan beras rumput laut sebagai sumber pangan alternatif masa depan.

“Dua pabrik pengolahan beras rumput laut akan dibangun di Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Situbondo, menjadikan Jawa Timur sebagai pusat inovasi pangan berbasis kelautan,” ujarnya.

“Dengan luas laut mencapai 72 persen dari total wilayah Indonesia, saya menyebut laut sebagai ladang masa depan bangsa Indonesia,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Laporan Begal Palsu! Seorang Karyawan Diringkus Tim URC Macan Blambangan, Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Buat Main Kripto
Sterilisasi Pelabuhan Ketapang, GAPASDAP : Harus Menjadi Tonggak Lahirnya Budaya Keselamatan
Emas hingga Daging Sapi Jadi Penyumbang Andil Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026
BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen
Tim Gabungan Polda Babel berhasil mengamankan 53 Ton Pasir Timah Ilegal
Resmi Tersangka! Pemeran Pria Kasus Vidio Mesum Viral di Banyuwangi
Dijerat Pasal Persetubuhan! Pemeran Pria Dalam Vidio Mesum Pelajar Banyuwangi
Terekam CCTV Bonceng Anak Saat Mencuri, Residivis Kambuhan Dibekuk di Pelabuhan Jangkar

Baca Lainnya

Thursday, 6 August 2026 - 00:32 WIB

Laporan Begal Palsu! Seorang Karyawan Diringkus Tim URC Macan Blambangan, Diduga Gelapkan Uang Perusahaan Buat Main Kripto

Thursday, 6 August 2026 - 00:28 WIB

Sterilisasi Pelabuhan Ketapang, GAPASDAP : Harus Menjadi Tonggak Lahirnya Budaya Keselamatan

Wednesday, 5 August 2026 - 15:30 WIB

BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen

Tuesday, 4 August 2026 - 23:36 WIB

Tim Gabungan Polda Babel berhasil mengamankan 53 Ton Pasir Timah Ilegal

Tuesday, 4 August 2026 - 23:27 WIB

Resmi Tersangka! Pemeran Pria Kasus Vidio Mesum Viral di Banyuwangi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading