Gus Fawait Minta Fasilitas Pasien Harus Lebih Mewah dari Ruang Pejabat Kesehatan

Saturday, 24 January 2026 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Frensia.Id– Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait), menegaskan bahwa program Universal Health Coverage (UHC), di wilayahnya tidak boleh sekadar status. Dia menuntut kualitas layanan kesehatan yang nyata, dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Bupati menekankan, bahwa fasilitas pasien harus lebih mewah daripada ruangan pejabat kesehatan.

“”Fasilitas pasien harus lebih baik. Ini soal keberpihakan kepada masyarakat agar manfaat UHC benar-benar terasa,” katanya saat melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Rambipuji, Sabtu (24/1/2026).

Selanjutnya kata dia, Puskesmas adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan rakyat. Maka dari itu, kualitas pelayanannya harus benar-benar bisa dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

“UHC tidak boleh berhenti pada kepesertaan. Yang paling penting adalah kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Selain fasilitas, Gus Fawait menitipkan tiga fokus utama. Yakni pelayanan yang cepat dan manusiawi, perbaikan fasilitas, serta tata kelola pendapatan yang transparan.

“Pengelolaan keuangan Puskesmas ini harus dilakukan secara presisi dan berbasis potensi. Saya juga berharap agar optimalisasi dana JKN, harus dibarengi dengan efisiensi dan transparansi agar berdampak langsung pada mutu layanan tanpa membebani warga,” paparnya.

Pria yang karib disapa Gus Fawait itu menambahkan, Pemkab Jember juga akan menerapkan sistem evaluasi kinerja setiap tiga bulan. Langkah ini diambil untuk memastikan transformasi layanan kesehatan berjalan maksimal sekaligus menjadi ajang kaderisasi pimpinan RSUD.

Baca Juga :  Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya

“Transformasi butuh SDM yang profesional dan berintegritas. Evaluasi ini adalah bagian dari proses tersebut,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Rambipuji dr. Dina Nurul Agustina menyambut positif apa yang disampaikan oleh Gus Fawait. Dia berkomitmen menata ulang fasilitas agar lebih berpihak pada kenyamanan pasien.

“Kami siap mengoptimalkan dana kapitasi agar pelayanan lebih cepat, nyaman, dan profesional,” ungkapnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah
Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap
DPRD Jember Gelar RDP Dugaan Sengketa Tanah Warga Kemuningsari Lor Panti, PTPN Tak Hadir
PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri

Baca Lainnya

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Friday, 30 October 2026 - 20:15 WIB

Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Friday, 30 October 2026 - 18:18 WIB

Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November

Wednesday, 28 October 2026 - 18:01 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah

Monday, 26 October 2026 - 16:32 WIB

Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading