Anak Kambing Bermata Satu di Jember Mati Setelah 12 Jam Lahir

Wednesday, 4 March 2026 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kambing Bermata Satu, di Ambulu Jember. (Foto: Istimewa).

Kambing Bermata Satu, di Ambulu Jember. (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Seekor anak kambing bermata satu yang lahir di Dusun Bregoh, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember, akhirnya mati. Hewan langka tersebut hanya bertahan hidup selama kurang lebih 12 jam setelah dilahirkan.

Pemilik kambing yang juga Ketua RT 01/RW 30, Slamet, mengungkapkan bahwa anak kambing miliknya itu mengembuskan napas terakhir pada pukul 14:30 WIB. Setelah lahir pada pukul 03:00 WIB.

“Kambing itu lahir pukul 03.00 WIB dan meninggal (mati) pada pukul 15.30 WIB tadi,” katanya, Rabu (4/3/2026).

Baca Juga :  Laka Lantas Pikap Tabrak Pengendara Motor Beat di Wirolegi-Sumbersari Jember, 1 Orang Meninggal

Slamet menceritakan, penemuan anak kambing unik ini bermula saat ia mendengar suara gaduh dari arah kandang di waktu sahur. Saat diperiksa, ternyata induk kambing miliknya tengah melahirkan.

“Pada saat sahur, ada suara jatuh di kandang kambing. Ternyata setelah dicek, kambing yang sedang hamil itu melahirkan,” ujarnya.

Namun, rasa syukur Slamet berubah menjadi kaget saat melihat kondisi fisik sang anak kambing. Bayi kambing tersebut hanya memiliki satu mata di bagian tengah wajahnya.

Baca Juga :  Detik-detik Pria di Jember Tewas Tertimpa Tembok Apotek Saat Tunggu Istri Beli Obat

“Saat melihat anak kambing pertama kali, saya kaget karena bayi kambing tersebut bermata satu. Saya dan seluruh keluarga pun kaget,” paparnya.

Meski sempat terkejut dengan kondisi fisik yang tidak normal, Slamet mengaku awalnya berniat membesarkan hewan tersebut. Ia dan keluarga sudah bersepakat untuk memberikan perawatan khusus.

“Namun pada akhirnya, saya bersama keluarga sepakat untuk merawat anak kambing tersebut. Tapi hanya dalam waktu sekitar 12 jam, anak kambing itu sudah meninggal,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia
Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni
Muscab IKA PMII Jember Segera Digelar, Momentum Konsolidasi Alumni untuk Pembangunan Daerah
Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik
Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin
Identifikasi DNA Cocok, Jenazah Kernet Truk Korban KMP Virgo Transport Dipulangkan ke Jember
Aksi Sosial Jum’at Berkah, Satlantas Polres Jember Bagikan Sembako dan Nasi Bungkus ke Warga
Jalur Nasional Jember-Banyuwangi Retak sepanjang 40 Meter

Baca Lainnya

Wednesday, 14 October 2026 - 17:38 WIB

Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia

Tuesday, 13 October 2026 - 17:05 WIB

Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni

Tuesday, 13 October 2026 - 15:56 WIB

Muscab IKA PMII Jember Segera Digelar, Momentum Konsolidasi Alumni untuk Pembangunan Daerah

Tuesday, 13 October 2026 - 15:44 WIB

Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik

Tuesday, 13 October 2026 - 12:45 WIB

Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading