TPA Pakusari akan Ditutup Per 1 Juni 2026, Hanya Terima Sampah Residu

Wednesday, 22 April 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungan sampah di TPA Pakusari, Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Gunungan sampah di TPA Pakusari, Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Pakusari, Jember, akan resmi ditutup per tanggal 1 Juni 2026.

Koordinator TPA Pakusari, Wahyu Andy Hindarto, mengatakan bahwa penutupan tersebut atas perintah dari Kementerian Lingkungan Hidup, yang sebelumnya telah mengirim surat kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember.

“Ada beberapa kota memang harus ditutup TPAnya. Nah, di Jember itu harus ditutup per 1 Juni,” kata Wahyu, saat ditemui di Kantor Koordinator TPA Pakusari, pada Rabu (22/4/2026).

TPA Pakusari memiliki total luas lahan 6,8 hektare, dengan rincian sebanyak 5 hektare menjadi tempat pembuangan sampah, dan 1,8 hektare untuk fasilitas bangunan, seperti zona edukasi atau buffer zone (kawasan netral).

Baca Juga :  Pemkab Jember Peroleh Dana Investasi Triliunan Rupiah untuk Penanganan Sampah

Ketinggian sampah di TPA Pakusari kini sudah mencapai 35 meter.

Kata Wahyu, dengan ditutupnya TPA Pakusari, sampah yang semula diangkut armada truk, harus diolah sendiri dari sumbernya.

“Sementara sampah-sampah dikelola dari sumbernya. Nanti per RT RW itu rencananya dibuatkan pengelolaan sendiri. Melalui bank sampah sendiri apa pengomposan sendiri gitu,” kata dia.

Selama TPA ditutup, sampah yang berasal dari Pasar Tanjung dan Indomaret, secara otomatis akan diolah sendiri oleh pihak setempat.

Meskipun demikian, kata Wahyu, pihaknya akan tetap menerima sampah selain dari jenis organik dan anorganik.

Baca Juga :  Massa Progib Demo Depan DPRD Jember, Tuntut MBG Tetap Dilanjutkan

“Paling sampah residu yang dibuang ke TPA Pakusari,” kata dia.

Lebih lanjut, Dhelvinno Rizqy Hadi Pratama, Bidang Administrasi dan Distribusi TPA Pakusari, mengatakan bahwa sampah yang ditampung dalam sehari telah mencapai ratusan kilo.

“Dari 17 kecamatan itu sekitar 250 kilo per hari. Kalau armadanya itu sekitar 35 armada. Satu armada, kadang balik dua kali, tiga kali,” kata Vinno.

Sebagai informasi, menurut Wahyu, data Sampah Plastik di TPA Pakusari di tahun 2026, sebagai berikut:

Bulan Februari : 1.727 kilogram.
Bulan Maret : 1.100 kilogram.
Bulan April mulai tanggal 1 sampai tanggal 22 sebanyak 1.183 kilogram.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Inovasi Bank Sampah Kencong Jember: Sulap Plastik Bekas untuk Pembayaran Pajak hingga Tangani Stunting
Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Kaliwates Jember
Gelar Gathering Sahabat Kebaikan Yatim, BSI Maslahat Ajak Puluhan Anak Yatim Jember Belajar Lewat Eduwisata
Respons Pengelola soal Wisata Alam Kalijompo Sukorambi Jember akan Ditutup
Nestapa Pak Iwan di Jember: Istri Kanker-Mertua Stroke, Kini Nunggak Kontrakan dan Tak Bisa Beli Gas
Hadiri Panen Raya Tebu di Jember, KASAU Dukung Target Swasembada Gula
Pemulung Lansia di Jember Ditemukan Tewas di Sungai Gladak Reboan
Damkarmat Jember Catat 23 Kejadian Kebakaran saat Musim Kemarau dalam Periode Juni-Juli 2026

Baca Lainnya

Tuesday, 14 July 2026 - 20:34 WIB

Inovasi Bank Sampah Kencong Jember: Sulap Plastik Bekas untuk Pembayaran Pajak hingga Tangani Stunting

Tuesday, 14 July 2026 - 20:25 WIB

Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Kaliwates Jember

Tuesday, 14 July 2026 - 20:10 WIB

Gelar Gathering Sahabat Kebaikan Yatim, BSI Maslahat Ajak Puluhan Anak Yatim Jember Belajar Lewat Eduwisata

Sunday, 12 July 2026 - 00:10 WIB

Respons Pengelola soal Wisata Alam Kalijompo Sukorambi Jember akan Ditutup

Saturday, 11 July 2026 - 15:02 WIB

Nestapa Pak Iwan di Jember: Istri Kanker-Mertua Stroke, Kini Nunggak Kontrakan dan Tak Bisa Beli Gas

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading