Frensia.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember telah menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) di tingkat SD.
Festival berlangsung di Ponpes Al- Qodiri Jember dan Aula Graha Wiyata Mandala Dispendik Jember.
Adapun tema yang diusung dalam festival yaitu “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”.
Dalam festival ini diikuti sebanyak 310 peserta dari perwakilan setiap kecamatan di Jember.
Kasi Kurikulum dan Pelayanan SD Dinas Pendidikan Jember, Muhammad Irfan Zainul Amin, mengatakan bahwa peserta yang mengikuti festival tersebut merupakan peserta terbaik di tingkat kecamatan.
Kata Irfan, mereka kini selanjutnya mengikuti seleksi di tingkat kabupaten.
“Satu orang di tingkat kecamatan mengikuti seleksi di tingkat kabupaten yang hari ini kita mengambil satu juara yang dipersiapkan untuk mewakili kontingen Kabupaten Jember di tingkat Provinsi Jawa Timur,” kata dia, pada Senin (18/5/2026).
Pelaksanaan lomba berlangsung selama tiga hari dengan beberapa cabang berbeda setiap harinya.
Ada cabang 7 lomba yang sedang diseleksi yaitu, Menyanyi Solo, Mendongeng, Menulis Cerita, Pantomim, Kriya, Tari dan Gambar Bercerita.
“Hari ini lomba menyanyi, mendongeng dan menulis. Untuk besok itu ada pantomim ya. Untuk hari rebunya itu ada tari dan kriya,” kata dia.
Menurutnya, seluruh peserta yang mengikuti festival lomba wajib terdaftar dalam sistem BPTI (Balai Pengembangan Talenta Indonesia), melalui akun Dapodik di sekolah masing-masing, sebelum mengikuti beberapa tahapan seleksi.
“Kriteria peserta adalah yang sudah terdaftar di BPTI. Jadi setiap peserta itu mendaftar di BPTI lewat akun Dapodiknya,” tuturnya.
Lebih lanjut, kata dia, untuk tahapan berikutnya setelah para siswa mendaftar, kemudian mengikuti seleksi mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten hingga nasional.
Dia berharap adanya kegiatan tersebut mampu melahirkan bibit unggul bidang seni dan sastra di Kabupaten Jember.
“Harapan kami hari ini kita bisa mencari bibit terbaik di tingkat kabupaten. Untuk nanti kita berikan pemahaman kembali, strategi lagi, pembelajaran kembali untuk kami persiapkan ke tingkat provinsi Jawa Timur,” ucapnya.
Selain trofi dan sertifikat, para pemenang juga mendapatkan beasiswa, yang bisa digunakan untuk melanjutkan jenjang studi di Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Nanti ketika sudah mau ke SMP, sertifikat ini dapat digunakan untuk mengikuti seleksi masuk tingkat SMP lewat jalur prestasi,” tegasnya.






