18 Siswa TK-PAUD di Jember Keracunan Program Makan Bergizi Gratis

Thursday, 21 May 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana SPPG di Kaliwates, Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Suasana SPPG di Kaliwates, Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Sebanyak 18 anak Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Jember mengalami keracunan makanan.

Insiden ini terjadi setelah mereka menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (20/5).

Berdasarkan rilis dari Satgas MBG Kabupaten Jember, seluruh siswa yang bergejala tersebut menerima pasokan makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dapur ini berlokasi di Jalan Teratai, Kecamatan Kaliwates, Jember.
Akibat kejadian tersebut, belasan anak harus mendapatkan perawatan medis secara intensif.

“Empat anak menjalani rawat inap di RSUD Kaliwates. Satu anak dirawat di Puskesmas Kaliwates dan satu lagi di Puskesmas Jemberkidul. Sementara siswa lainnya menjalani rawat jalan,” kata Kepala Satgas MBG Jember yang juga Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga :  Massa Progib Demo Depan DPRD Jember, Tuntut MBG Tetap Dilanjutkan

Selanjutnya kata dia, pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap dapur penyedia makanan tersebut. Fauzi menegaskan akan segera menghentikan operasional dapur SPPG di Jalan Teratai tersebut.

“Satgas akan tegas meminta penutupan SPPG tersebut. SPPG ini sering diingatkan karena sering masuk kanal Wadul Guse atas keluhan masyarakat,” ujarnya.

Ke depan, Fauzi memastikan Satgas MBG bersama institusi terkait akan lebih aktif melakukan sidak dan pemeriksaan terhadap dapur-dapur MBG di tingkat kecamatan. Langkah ini diambil guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Baca Juga :  Rektor UNEJ Sebut Dorongan PTN Bangun SPPG Peluang Kolaborasi

“Bupati Jember menyesalkan kejadian tersebut dan mohon maaf kepada korban, dan orang tua. Semoga kejadian ini adalah kejadian terakhir di Jember,” paparnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, paket makanan MBG tersebut tiba di sekolah sekitar pukul 09.00 WIB. Tidak lama setelah mengonsumsinya, sejumlah siswa mulai menunjukkan gejala tidak sehat.

Beberapa siswa dilaporkan mengalami kondisi lemas dan pucat saat masih berada di lingkungan sekolah. Gejala tersebut kian memburuk saat anak-anak sudah pulang ke rumah.

Beberapa anak mengalami muntah-muntah hingga diare. Diketahui, anak-anak yang terdampak ini berasal dari tiga lembaga TK dan PAUD yang berbeda di Jember.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kepala Dusun Bunder Kirim Surat Bantuan Air Bersih ke BPBD Jember usai Alami Kekeringan
Warga Dusun Bunder Sumber Pinang Jember Alami Krisis Air Bersih Tahunan
Warga Jember Protes Oknum PPPK Lolos Seleksi BPD Wirowongso
Siswa SMP Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai Bedadung Jember
Teka Teki Temuan Tengkorak di Ajung Jember, Identitas Belum Terungkap
Damkar Evakuasi Kucing Terjepit di Rumah Warga Jember
Geger Pekerja Tebang Tebu di Jember Temukan Tengkorak Manusia
Truk Mogok Patah As Ditabrak dari Belakang di Rambipuji Jember, 1 Sopir Luka

Baca Lainnya

Wednesday, 1 July 2026 - 20:37 WIB

Kepala Dusun Bunder Kirim Surat Bantuan Air Bersih ke BPBD Jember usai Alami Kekeringan

Wednesday, 1 July 2026 - 20:32 WIB

Warga Dusun Bunder Sumber Pinang Jember Alami Krisis Air Bersih Tahunan

Wednesday, 1 July 2026 - 20:21 WIB

Warga Jember Protes Oknum PPPK Lolos Seleksi BPD Wirowongso

Tuesday, 30 June 2026 - 21:21 WIB

Siswa SMP Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai Bedadung Jember

Tuesday, 30 June 2026 - 18:46 WIB

Teka Teki Temuan Tengkorak di Ajung Jember, Identitas Belum Terungkap

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading