UIN KHAS Jember Rayakan Iduladha dengan Sembelih Hewan Kurban, Rektor: Sejatinya Ini Ibadah Simbolik

Thursday, 28 May 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hefni, saat sambutan dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban (Foto: Humas UIN KHAS).

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hefni, saat sambutan dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban (Foto: Humas UIN KHAS).

Frensia.id – UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember, telah melaksanakan perayaan Hari Raya Iduladha 1447 H dengan menyembelih hewan kurban di halaman belakang kampus, pada Rabu (27/5/2026).

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hefni Zain, menyampaikan bahwa dalam perayaan Iduladha di tahun ini, merupakan momentum melanjutkan semangat pesan yang sama sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

“Sejatinya ini adalah ibadah simbolik kan dari tauhidul ibadah menjadi tauhidul ummah gitu kan,” kata dia.

Menurutnya, semua manusia tidak hanya menjalankan ibadah ritual tapi juga ibadah sosial.

Baca Juga :  Satgas MBG Jember Sidak SPPG Jatiagung Sebabkan Puluhan Siswa Keracunan

Prof. Hefni menjelaskan mengapa Iduladha identik dengan momen penyembelihan, karena sebelum hewan kurban disembelih, manusia harus lebih dulu menyembelih sifat kehewanan dalam dirinya.

“Sifat-sifat kebinatangan dalam diri kita seperti kekikiran, kebahilan, keserakahan, ketamakan dan lain sebagainya,” tuturnya.

Sebab kata dia, ketika hewan kurban itu disembelih, maka akan hilang juga sifat-sifat kebinatangan dalam diri manusia.

“Sehingga yang ada, tinggal keikhlasan dan ketauhidan,” kata dia.

Lebih lanjut, kata Prof. Hefni, dalam perayaan Iduladha ini merupakan wujud kontribusi kemanusiaan.

Baca Juga :  Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Arahkan Mahasiswa Manfaatkan Media Sosial untuk Berkarya

“Hari ini memang disimbolkan dengan pembagian daging kurban. Tapi sejatinya, itu dalam rangka ikut pemberdayaan masyarakat, membebaskan mereka dari keterbelakangan, kebodohan, kemiskinan,” ujarnya.

Prof. Hefni juga menyampaikan bahwa dalam Iduladha ini, erat disimbolkan dengan ibadah haji.

“Ada ibadah kurban juga di situ. Maka mereka setelah mau pulang tawaf wada’ namanya pamitan ke Baitullah, untuk pulang ke tanah air. Mereka juga sampaikan selamat berpisah kepada semua bentuk kemungkaran, kemaksiatan,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Polisi Amankan 72 Remaja dan 40 Motor Diduga Terlibat Balap Liar di Muncar Banyuwangi
Desil Berubah, Warga Yosomulyo Banyuwangi Kehilangan Akses Bansos
Datang ke Jember, Kepala BP3MI Jatim Buka Akses Ribuan Lulusan SMK Kerja ke Luar Negeri
Batikmatika Hadirkan Nusantara Series: Perpaduan Motif Matematika dengan Kekayaan Alam Indonesia di Hari Batik Nasional
Bayi Laki-laki Terbungkus Handuk Ditemukan di Depan Rumah Warga Kalibaru Banyuwangi
UIN KHAS Jember Terima Kunjungan UniMAP, Jalin Kerja Sama Pengembangan Akademik dan Jejaring Internasional
Datangkan Pakar! MAN Lumajang Perkuat Skill Aktor Moderasi Beragama
Festival Budaya dan Pameran UMKM Bakal Digelar di Banyuwangi

Baca Lainnya

Thursday, 8 October 2026 - 21:23 WIB

Polisi Amankan 72 Remaja dan 40 Motor Diduga Terlibat Balap Liar di Muncar Banyuwangi

Thursday, 8 October 2026 - 21:20 WIB

Desil Berubah, Warga Yosomulyo Banyuwangi Kehilangan Akses Bansos

Thursday, 8 October 2026 - 13:23 WIB

Datang ke Jember, Kepala BP3MI Jatim Buka Akses Ribuan Lulusan SMK Kerja ke Luar Negeri

Saturday, 3 October 2026 - 16:30 WIB

Batikmatika Hadirkan Nusantara Series: Perpaduan Motif Matematika dengan Kekayaan Alam Indonesia di Hari Batik Nasional

Saturday, 3 October 2026 - 15:04 WIB

Bayi Laki-laki Terbungkus Handuk Ditemukan di Depan Rumah Warga Kalibaru Banyuwangi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading