FRENSIA.ID – Musyawarah Kabupaten (Muskab) ke VII Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Banyuwangi Tahun 2026 sukses digelar di Ruang Khusus Kantor DPRD Kabupaten Banyuwangi, Senin (01/06/26).
Forum tertinggi organisasi pencak silat ini berjalan kondusif, dinamis dan demokratis dengan agenda utama evaluasi laporan pertanggungjawaban serta pemilihan ketua baru.
Kegiatan yang berlangsung mulai siang hingga sore hari ini dihadiri sekitar 80 peserta Pengurus IPSI Jawa Timur, KONI Banyuwangi, Dinas Pemuda dan Olaraga setempat serta perwakilan perguruan pencak silat yang tersebar di wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Ketua panitia, Fajar Isnaini, mengatakan bahwa Muskab ini merupakan momentum penting untuk konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan. Menurutnya, kesamaan visi antar perguruan sangat dibutuhkan demi memajukan pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus olahraga prestasi di Bumi Blambangan.
”Alhamdulillah, Muskab ke VII IPSI Banyuwangi berjalan dinamis dan demokratis serta menjadi ajang strategis untuk regenerasi pengurus, mengevaluasi program kerja dan menyatukan visi memajukan prestasi pencak silat di Banyuwangi,” ucap Fajar Isnaini.
Dikonfirmasi usai Muskab, Ketua terpilih IPSI Banyuwangi Periode 2026-2030, Ahmad Syifa Nailul Wafar atau akrab disapa Gus Syifa mengatakan ucapan terima kasih telah diberikan kepercayaan dan amanah untuk memimpin IPSI Banyuwangi untuk periode 2026-2030.
”Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dan amanah yang telah diberikan kepada saya untuk mengemban tugas sebagai Ketua IPSI. Suatu kehormatan besar bagi saya dapat memimpin organisasi yang menaungi warisan luhur budaya bangsa ini,” ucapnya.
Untuk program jangka pendek, Gus Syifa akan segera melakukan konsolidasi dengan seluruh perguruan silat di Kabupaten Banyuwangi untuk menunjang program IPSI kedepan.
”Program jangka pendek kita akan segera konsolidasi dengan perguruan silat di Banyuwangi untuk menunjang program kerja IPSI ke depan, kita butuh bantuan dari seluruh perguruan silat,” ucap Gus Syifa.
Selanjutnya untuk progran jangka menengahnya adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) seluruh perguruan silat di Banyuwangi.
”Peningkatan SDM perguruan silat tidak hanya untuk anggota IPSI namun lebih ke bawah melalui anjangsana perguruan sambil sport talent, untuk program jangka panjangnya kita ingin memilki Padepokan Pencak Silat IPSI,” ucapnya.
Gus Syifa menegaskan, untuk program kerja IPSI tahun ini akan fokus pada sport talent. Setelah itu akan ada program pembinaan berjenjang yang terukur dan terarah.
”Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dalam satu tahun ini kita akan membangun Bank Atlet dari tingkat remaja hingga dewasa sebagai upaya mewujudkan prestasi yang maksimal di Porprov Jatim,” pungkasnya. (Qhobid Z)






