Ikuti Arahan Pemkab, BPBD Jember Sulap Sampah Jadi Pupuk

Wednesday, 3 June 2026 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Jember saat melakukan pemilahan sampah (Foto: Istimewa).

Petugas BPBD Jember saat melakukan pemilahan sampah (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- BPBD Jember melakukan inovasi dalam menanggulangi ancaman krisis lingkungan. Mereka memilah dan mengolah sampah menjadi pupuk.

Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, menyampaikan bahwa kesadaran menjaga lingkungan, selain berdasarkan arahan Bupati Jember, harus juga dimulai dari diri sendiri. Menurutnya, setiap aktivitas kedinasan sekecil apa pun pasti menghasilkan sampah.

“Kami di BPBD menginisiasi, mencoba mengelola sampah hasil produk dari kita semua. Yang kalau kami hitung, ternyata volumenya lumayan juga. Per hari itu rata-rata sekitar 5 sampai 7 kilogram sampah dihasilkan di kantor ini. Jadi kalau diakumulasikan dalam seminggu, bisa mencapai 50 kilogram sampah, baik itu organik maupun anorganik,” katanya, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga :  BPBD Jember Catat 922 KK Terdampak Kekeringan di 7 Kecamatan

Selanjutnya kata dia, kantor BPBD Jember kini menerapkan sistem zonasi pembuangan sampah yang ketat menggunakan beberapa tong sampah berkode warna. Pengelolaan dibagi menjadi Sistem Komposter Organik (Air Lindi) dan Gerakan “Sedekah Sampah” Kering.

“Sampah sisa makanan dan dedaunan tidak lagi dibuang ke tempat sampah umum. Sampah-sampah ini dimasukkan ke dalam instalasi tong komposter khusus,” ujarnya.

Menariknya, BPBD Jember mengintegrasikan program ini dengan aksi sosial. Sampah kering yang bernilai ekonomi dikemas dalam kantong besar dan secara rutin disumbangkan kepada pemulung di sekitar kantor.

“Ada dua orang pemulung yang biasanya selalu singgah di tempat kami. Ini nanti (sampah daur ulang) akan kami berikan kepada mereka sebagai wujud sedekah kita, sedekah sampah yang bernilai ekonomi dan langsung bisa dimanfaatkan oleh teman-teman pemulung,” paparnya.

Baca Juga :  Inovasi Bank Sampah Kencong Jember: Sulap Plastik Bekas untuk Pembayaran Pajak hingga Tangani Stunting

Sedangkan untuk sampah yang benar-benar tidak memiliki nilai daur ulang atau residu, dipisahkan secara khusus pada wadah tersendiri agar tidak mengontaminasi jenis sampah lainnya.

Edy menegaskan, persoalan sampah sebenarnya bukanlah masalah yang pelik asalkan ada kemauan kolektif untuk memilahnya sejak dari sumber pertama. Dia berharap aksi ini bisa ditiru oleh instansi lain.

“Kami berharap langkah kecil yang konsisten ini dapat menginspirasi instansi pemerintah lainnya,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Mobil Toyota Corolla Tertemper Kereta Wijaya Kusuma di Perlintasan Bangsalsari Jember, 1 Orang Meninggal
Ada Tajemtra Hari Ini, Berikut Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif di Jember
Viral Seorang Guru di Jember Tewas Tertimpa Tembok Ponpes yang Roboh
Laka Lantas Pikap Tabrak Pengendara Motor Beat di Wirolegi-Sumbersari Jember, 1 Orang Meninggal
Petani di Jember Kirim Surat ke PU SDA Lumajang, Minta Penjelasan Proyek Dam Kali Tanggul Senilai Rp15,6 Miliar
Dua dari Tiga Korban Sound Horeg Warga Jember, MUI Jatim Desak Gubernur Terbitkan Keputusan Larangan
Mutasi Pejabat di Jember Diduga Bermasalah, GCW Bersurat-Lapor ke KemenPAN-RB
Kantor Taman Nasional Meru Betiri Jember Terbakar

Baca Lainnya

Saturday, 5 September 2026 - 23:44 WIB

Mobil Toyota Corolla Tertemper Kereta Wijaya Kusuma di Perlintasan Bangsalsari Jember, 1 Orang Meninggal

Saturday, 5 September 2026 - 17:23 WIB

Ada Tajemtra Hari Ini, Berikut Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif di Jember

Friday, 4 September 2026 - 19:19 WIB

Viral Seorang Guru di Jember Tewas Tertimpa Tembok Ponpes yang Roboh

Friday, 4 September 2026 - 12:33 WIB

Laka Lantas Pikap Tabrak Pengendara Motor Beat di Wirolegi-Sumbersari Jember, 1 Orang Meninggal

Thursday, 3 September 2026 - 19:06 WIB

Petani di Jember Kirim Surat ke PU SDA Lumajang, Minta Penjelasan Proyek Dam Kali Tanggul Senilai Rp15,6 Miliar

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading