FRENSIA.ID – Keluarga besar Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember berduka. Sang Rektor, Prof. Dr. H. Hepni Zain, S.Ag., M.M., CPEM., dikabarkan telah berpulang ke Rahmatullah pada pukul 12.30 tadi malam saat menjalani penanganan medis di RS. dr. Soebandi Jember.
Kabar kepergian sosok nomor satu di kampus tersebut dengan cepat menyebar menghiasi berbagai linimasa media sosial sivitas akademika UIN KHAS. Kepergian almarhum dirasa sangat mendadak dan menyisakan keterkejutan bagi banyak pihak.
Abd. Rozaq, salah seorang Dosen UIN KHAS Jember, membenarkan kabar duka tersebut dan menyebutkan bahwa almarhum memang baru saja dikabarkan sakit menjelang akhir hayatnya.
“Kami terkejut. Baru kemarin sore, beliau dinyatakan jatuh sakit,” ujarnya.
Rasa kehilangan yang mendalam tidak hanya dirasakan di tataran pimpinan maupun dosen, tetapi juga mengalir deras dari kalangan mahasiswa. Kesedihan ini terpancar dari banyaknya unggahan belasungkawa di akun-akun resmi organisasi kemahasiswaan intra dan ekstra kampus, salah satunya seperti yang disampaikan oleh PMII Komisariat UIN KHAS Jember.
Kabiro UIN KHAS Jember, Dr. H. Nawawi, M.Fil.I mengungkapkan bahwa seluruh sivitas akademika merasa benar-benar kehilangan.
“kami merasa benar-benar kehilangan sosok guru, teman diskusi yang sabar”, tandasnya.
Berdasarkan pantauan langsung Crew Frensia.id di kediaman almarhum, hingga berita ini ditulis, puluhan pelayat yang terdiri dari jajaran dosen, guru besar, tenaga kependidikan, para mahasiswa hingga Kiai-kiai pesantren telah berdatangan silih berganti untuk memberikan doa dan penghormatan terakhir.
Sosok almarhum yang akrab disapa Prof. Hefni ini merupakan putra kelahiran Sumenep, Madura, yang mendedikasikan hidupnya untuk dunia pendidikan. Pakar Manajemen Pendidikan Islam ini resmi dilantik oleh Menteri Agama RI sebagai Rektor UIN KHAS Jember setelah sebelumnya sukses mengabdi sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama di kampus yang sama.
Selama menjabat sebagai rektor, almarhum memimpin universitas dengan visi yang tajam, berfokus pada penguatan kelembagaan, digitalisasi, serta peningkatan mutu akademik guna menyongsong tantangan era globalisasi.
Rekam jejak Prof. Hepni juga begitu lekat dengan kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. Kiprahnya tak pernah surut, mulai dari perannya sebagai narasumber aktif dalam program penguatan Moderasi Beragama hingga amanah yang diembannya sebagai Ketua Komite di MAN 1 Jember.
Kepergiannya kini meninggalkan warisan keilmuan dan keteladanan yang akan terus hidup di lingkungan UIN KHAS Jember.






