Tak Terima Dilaporkan Korupsi, Pria di Jember Ancam Bunuh Petugas Banpol PP Pakai Celurit

Tuesday, 23 June 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat terjadi ketegangan di Pasar Tanjung, Jember (Foto: Tangkapan layar).

Suasana saat terjadi ketegangan di Pasar Tanjung, Jember (Foto: Tangkapan layar).

Frensia.Id- Ketegangan terjadi di kawasan Pasar Tanjung, Jember. Seorang koordinator distribusi pasar yang juga merupakan P3K Dinas Koperasi, berinisial AH nekat mengancam akan membunuh petugas Banpol PP, HR, menggunakan sebilah celurit.

Aksi nekat ini diduga dipicu karena pelaku tak terima dirinya dilaporkan ke kanal Wadul Gus’e terkait dugaan penyimpangan pengelolaan distribusi pasar tahun 2020 silam.

Pengacara korban, Anasrul, menceritakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, korban sedang berada di pos pengamanan pasar untuk memantau jalannya acara pasar murah.

“Tadi pagi setengah 9 saya ditelepon oleh Ibu Heri bahwa ada kejadian di Pasar Tanjung, tepatnya di pos pengamanan karena di sana ada acara pasar murah. Beliau diancam oleh saudara Ahmadi (AH),” katanya, Selasa (23/6/2026).

Menurut Anas, pelaku merupakan salah satu dari tiga koordinator distribusi di pasar tersebut. Secara tiba-tiba, AH mendatangi korban sambil membawa senjata tajam jenis celurit dan melontarkan ancaman pembunuhan.

Baca Juga :  GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung

“Dia (pelaku) bawa celurit. Bilang ‘Saya bunuh kamu, jangan macam-macam saya santet’. Alasan (pengancaman) ini karena beberapa waktu lalu kawan-kawan laporan tahun 2020 terkait pengelolaan distribusi Pasar Tanjung yang diduga ada penyimpangan. Karena terlapornya yang bersangkutan (AH) ke Wadul Gus’e, mungkin dia tidak terima,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Ipda Andry Yunni Prasetyo, membenarkan adanya insiden ketegangan antar-pegawai pasar tersebut. Pihaknya kini telah mengamankan terlapor AH untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami mendapatkan informasi adanya ketegangan antara kedua pegawai di Pasar Tanjung sekitar pukul 10.00 WIB. Kita langsung tindak lanjuti mendatangi TKP. Pelapor atas nama Heri mengaku mendapatkan ancaman secara fisik dengan menggunakan senjata tajam oleh AH,” ungkapnya.

Baca Juga :  Marak Penipuan Daring di Sosmed, Kasat Reskrim Polres Jember Imbau Warga Waspada

Andry menambahkan, korban HR saat ini sudah resmi melayangkan laporan ke pihak kepolisian. Polisi juga masih mendalami apakah senjata tajam yang digunakan oleh AH memang sudah dipersiapkan dari rumah atau sengaja dibawa sehari-hari.

“Berdasarkan keterangan pelapor, saat itu AH memang sudah berada di lokasi dan bertemu dengan HR. Terkait apakah senjatanya sudah disiapkan terlebih dahulu, itu masih kita dalami dan saat ini masih dalam pemeriksaan,” paparnya.

Saat ini, AH masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jember. Polisi juga tengah merumuskan pasal yang tepat untuk menjerat pelaku.

“Sementara yang bersangkutan (AH) sudah kita amankan dan kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena dilaporkan terkait pengancaman, kita masih mendalami penerapan pasalnya. Nanti perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu
Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin
Operasi Tumpas Semeru Polres Jember Sita Setengah Kilo Sabu dan Ribuan Okerbaya
Sapu Bersih Kejahatan, Satreskrim Polres Jember Gulung 15 Pelaku Curanmor-Curat
Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah
Kasat Reskrim Polres Jember Sebut Judol Perusak Masa Depan Anak Bangsa
Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok
Dua Pria Pencuri Kopi di Gunung Pasang Jember Ditetapkan Jadi Tersangka

Baca Lainnya

Tuesday, 8 September 2026 - 18:10 WIB

Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu

Wednesday, 2 September 2026 - 18:56 WIB

Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin

Tuesday, 1 September 2026 - 21:50 WIB

Operasi Tumpas Semeru Polres Jember Sita Setengah Kilo Sabu dan Ribuan Okerbaya

Tuesday, 1 September 2026 - 18:38 WIB

Sapu Bersih Kejahatan, Satreskrim Polres Jember Gulung 15 Pelaku Curanmor-Curat

Friday, 28 August 2026 - 21:35 WIB

Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah

TERBARU

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 Sep 2026 - 14:41 WIB

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamd Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Foto Pribadi).

Educatia

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 Sep 2026 - 14:35 WIB

Ilustrasi Nietzsche dan pernikahan (Sumber: AI)

Kolomiah

Pandangan Nietzsche Agar Pernikahan Tidak Berujung Cerai

Friday, 18 Sep 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading