Bupati Jember Warning Sekolah Tak Boleh Ada Titip Siswa dan Pungli di MPLS

Friday, 17 July 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat acara Pro Gus 'e di Lapangan SMPN 1 Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat acara Pro Gus 'e di Lapangan SMPN 1 Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Bupati Jember Muhammad Fawait memberikan peringatan kepada seluruh kepala sekolah di Jember. Dirinya menegaskan tidak boleh ada praktik “titip-menitip” siswa baru maupun pungutan liar (pungli) di luar kesepakatan.

“Saya ingin memastikan bahwa tidak boleh tahun ini maupun tahun yang akan datang ada titip-menitip soal penerimaan siswa baru,” kata Bupati Jember Muhammad Fawait, saat acara Pro Gus’e Update di halaman SMPN 1 Jember, Jumat (17/7/2026).

Bupati Fawait juga mewanti-wanti pihak sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMP, agar tidak melakukan penarikan biaya yang memberatkan wali murid. Segala bentuk pungutan harus sesuai dengan apa yang telah disepakati bersama Dinas Pendidikan dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

Baca Juga :  ASN Ancam Rekan di Pasar Tanjung Jember, Fraksi PDIP Soroti Kebocoran Retribusi Pasar

“Saya titip (ke kepala sekolah), jangan sampai ada masyarakat atau anak-anak kita yang tidak mampu justru punya beban ketika sekolah di Jember, khususnya di sekolah-sekolah negeri,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang karib disapa Gus Fawait ini juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden atas dibukanya sekolah negeri (Sekolah Rakyat) termegah yang dilengkapi fasilitas canggih di Jember pada tahun ini.

Baca Juga :  Ingat Pesan Prabowo, Anggota DPRD Jatim Ini Santuni Puluhan Yatim dan Dhuafa di Jember

“Menariknya, sekolah tersebut justru diperuntukkan khusus bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu yang masuk dalam kategori desil 1 dan desil 2 (kemiskinan ekstrem),” paparnya.

“Ini adalah bentuk konkret penghargaan dari pemerintah pusat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember, khususnya miskin ekstrem. Kami yakin jangka panjang, pendidikan adalah cara paling efektif mengurai kemiskinan,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pemkab Jember akan Launching Home Care pada 24 Juli 2026
Sapa Masyarakat, Legislator Edi Cahyo Purnomo Ajak Warga Mandiri Lewat UMKM Digital
Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Beasiswa Kuliah 2026
Pemkab Jember Selidiki Dugaan Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Bangsalsari
Eks Waka DPRD Jember Dedy Dwi Setiawan Divonis 6 Tahun Buntut Kasus Korupsi Mamin
Tanggapan Kadinsos Soal Warga Miskin di Pusat Kota Jember Tak Dapat Bansos
Pemkab Jember Jalin Kolaborasi dengan Kementerian Kehutanan untuk Dukung Perhutanan Sosial
Gus Fawait Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember Selesai Akhir Juli

Baca Lainnya

Friday, 17 July 2026 - 20:47 WIB

Pemkab Jember akan Launching Home Care pada 24 Juli 2026

Friday, 17 July 2026 - 20:36 WIB

Sapa Masyarakat, Legislator Edi Cahyo Purnomo Ajak Warga Mandiri Lewat UMKM Digital

Friday, 17 July 2026 - 20:30 WIB

Bupati Jember Warning Sekolah Tak Boleh Ada Titip Siswa dan Pungli di MPLS

Friday, 17 July 2026 - 20:25 WIB

Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Beasiswa Kuliah 2026

Friday, 17 July 2026 - 13:36 WIB

Pemkab Jember Selidiki Dugaan Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Bangsalsari

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat acara Pro Gus 'e di Lapangan SMPN 1 Jember (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Pemkab Jember akan Launching Home Care pada 24 Juli 2026

Friday, 17 Jul 2026 - 20:47 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading