Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan

Thursday, 20 August 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Jember, Muhammad Fawait (Foto: Fadli/Frensia).

Bupati Kabupaten Jember, Muhammad Fawait (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengapresiasi setelah adanya kebijakan terkait kabar gembira bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang berpulang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK Paruh Waktu berkesempatan naik sebagai PPPK Penuh Waktu.

“Alhamdulillah ya. Jember menjadi satu-satunya kabupaten yang tidak memutus satu pun P3K dan P3K paruh waktu dari awal pemerintahan kita. Ini komitmen saya dengan Pak Halim sebagai Ketua DPRD,” kata dia, setelah menghadiri Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 di DPRD Jember, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga :  Sempat Diinfus, Bupati Jember Tetap Ikut Jalan Bareng 25 Ribu Peserta Tajemtra 2026

Kebijakan tersebut telah diumumkan oleh Pimpinan DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad pada Rabu (19/8/2026), dan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, pada Selasa (18/8/2026) usai rapat bersama di Kompleks Parlemen, Jakarta.

“Menurut saya ini kado kemerdekaan yang paling indah, yaitu pengangkatan P3K penuh waktu menjadi PNS. Kemudian juga yang P3K paruh waktu menjadi P3K penuh waktu,” ujarnya.

Kata Bupati yang sering dipanggil Gus Fawait itu, dengan kejelasan nasib ASN tersebut, pihaknya bersama Ketua DPRD Jember, ikut berbangga pada mereka yang telah mengabdi puluhan tahun, akhirnya diakomodir oleh pemerintah pusat.

Baca Juga :  Gus Fawait Targetkan Dana Perubahan APBD 2026 untuk Pengentasan Kemiskinan di Jember

“Bayangkan kalau yang terlanjur dirumahkan, mereka tidak akan bisa jadi PNS maupun P3K penuh waktu,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata Gus Fawait, bahwa Pemkab Jember menyatakan kesiapan untuk mengawal proses administrasi dalam keberlanjutan berjalannya kebijakan tersebut.

“Saya siap membantu dan mendorong apa-apa saja di masa-masa transisi ini supaya nasib mereka lebih jelas. Contoh, perpanjangan SK, ada surat keterangan sehat kan. Nah, kita gratiskan. Itu bagian dari upaya Pemkab Jember, untuk menunjukkan keberpihakan pada P3K dan P3K paruh waktu,” tegasnya. (***)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Jember Sambangi BPS Pusat Bahas Integrasi Data
Antrean Pasien Menumpuk, Pemkab Jember Percepat Peningkatan Kapasitas RS Rujukan
Datang ke Jember, Komisi D DPRD Jatim Bahas Jalan Rusak dan Tambang Ilegal
DPRD Jember Lapor Polisi terkait Hilangnya 2 Batu Yoni Situs Pocangan Sukowono
DPRD Jember Dorong Adanya Klarifikasi Dugaan Disiplin ASN Pemkab Jember
Pemkab Jember Lakukan Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Samanhudi Depan Pasar Tanjung
Gus Fawait Tegaskan Kebijakan Perubahan Tata Kelola Pasar Tanjung Jember atas Usulan Pedagang
Gus Fawait Sampaikan Penjelasan Raperda APBD 2027, Targetkan Pendapatan Daerah Senilai Rp 4.520 Triliun

Baca Lainnya

Thursday, 1 October 2026 - 13:55 WIB

Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Jember Sambangi BPS Pusat Bahas Integrasi Data

Wednesday, 30 September 2026 - 17:48 WIB

Antrean Pasien Menumpuk, Pemkab Jember Percepat Peningkatan Kapasitas RS Rujukan

Tuesday, 29 September 2026 - 18:42 WIB

Datang ke Jember, Komisi D DPRD Jatim Bahas Jalan Rusak dan Tambang Ilegal

Tuesday, 29 September 2026 - 16:06 WIB

DPRD Jember Lapor Polisi terkait Hilangnya 2 Batu Yoni Situs Pocangan Sukowono

Tuesday, 29 September 2026 - 11:57 WIB

DPRD Jember Dorong Adanya Klarifikasi Dugaan Disiplin ASN Pemkab Jember

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading