Toko dan Rumah di Jajag Banyuwangi Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta

Friday, 28 August 2026 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Toko dan Rumah di Jajag Banyuwangi Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta (Sumber:L Istimewa)(

Gambar Toko dan Rumah di Jajag Banyuwangi Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta (Sumber:L Istimewa)(

FRENSIA.ID– Kebakaran melanda sebuah toko yang terhubung dengan rumah warga di wilayah Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Jumat (28/08/26) dini hari. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Koordinator Damkar Genteng Sutikno mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 00.55 WIB. Laporan kemudian diterima petugas melalui Call Center Damkarmat Banyuwangi sekitar pukul 01.10 WIB.

Menurut Sutikno, setelah menerima laporan, petugas dari sektor Genteng dan Bangorejo langsung bergerak menuju lokasi. Tim tiba sekitar pukul 01.20 WIB dan segera melakukan penanganan.

“Pantang pulang sebelum api padam,” kata Sutikno.

Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan pengamatan untuk mengetahui sumber kobaran dan kondisi bangunan. Pemadaman kemudian dilakukan dengan mengerahkan dua jalur selang.

Sutikno menjelaskan, satu jalur pemadaman diarahkan ke sisi bangunan untuk mencegah api menjalar ke bangunan di sebelahnya. Sementara jalur lainnya digunakan untuk menjangkau bagian dalam bangunan hingga area atap.

Petugas terus melakukan penyemprotan air sampai kobaran api berhasil dikendalikan. Api akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 01.37 WIB.

Setelah api padam, kata Sutikno, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Tim melanjutkan proses pendinginan atau overhaul untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang masih tersisa.

Baca Juga :  Luapan Sungai Gerus Plengsengan di Sempu Banyuwangi, Nyaris Hantam Bangunan Warga

Area bangunan yang terbakar juga diperiksa secara menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kemungkinan api kembali menyala sekaligus memastikan lokasi dalam kondisi aman.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas di lokasi, kebakaran diduga bermula dari bagian dalam toko. Sutikno menyebut dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang terjadi pada perangkat pendingin di dalam toko.

Kondisi kemudian diperparah dengan adanya letupan yang diduga berasal dari gas LPG. Api selanjutnya membesar dan menjalar ke bagian atap hingga mengenai bangunan rumah.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut juga disebut segera membantu menyelamatkan penghuni rumah dan melaporkan kebakaran kepada petugas pemadam.

“Untuk dugaan sementara, api berasal dari dalam toko dan kemudian menjalar ke bagian rumah,” ujar Sutikno berdasarkan hasil asesmen awal petugas di lokasi.

Sutikno menambahkan, petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap area terdampak untuk memastikan tidak ada titik api maupun kondisi lain yang dapat membahayakan warga.

Baca Juga :  Minibus Tabrak Kios Bensin di Banyuwangi, 1 Orang Meninggal dan Mobil Terbakar

Bangunan yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 10 meter x 8 meter. Sejumlah barang di dalam toko dan rumah turut terdampak, di antaranya sembako, tabung gas, bensin, lemari, serta bagian bangunan.

Kerugian akibat kebakaran tersebut untuk sementara ditaksir mencapai sekitar Rp 100 juta.

Dalam penanganan kejadian ini, Damkarmat Banyuwangi mengerahkan personel dari sektor Genteng, sektor Bangorejo, dan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Bangorejo. Total tujuh personel diterjunkan ke lokasi.

Petugas juga mendapat bantuan dari unsur Kecamatan Genteng, petugas penanganan bencana Kecamatan Gambiran, serta masyarakat setempat.

Sutikno mengatakan, setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, petugas memastikan kondisi lokasi aman sebelum meninggalkan tempat kejadian.

“Setelah api benar-benar padam, kami lakukan pendinginan dan pengecekan kembali untuk memastikan tidak ada bara atau titik panas yang bisa memicu api kembali,” jelasnya.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman. Berdasarkan pemeriksaan awal Damkarmat, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang kemudian menyebabkan api membesar dan merambat ke bagian rumah. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Putra KH. Wahab Chasbullah Tegaskan Islam, Negara, dan NU Tak Terpisahkan
Tersangka! Guru Ngaji yang Cabuli Murid di Bawah Umur di Kecamatan Sempu Banyuwangi
19 Profesor Potensi Bakal Calon Rektor UIN KHAS, Frensia Institute: Butuh Ahli Manajemen dan Mantan Aktivis
Bawa Gagasan “Kedungrejo Ceria”, M. Ainur Ridlo Siap Bertarung di Pilkades Serentak Banyuwangi
Mandi Bareng Teman, Bocah 7 Tahun Tenggelam di Sungai Stail Banyuwangi
Pickup Terjun ke Bawah Sasak Tambong Banyuwangi, Sopir Luka-luka
Lansia Hilang 5 Hari Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Kabat Banyuwangi
Peserta Terserempet truck, Gerak Jalan HUT RI di Genteng Banyuwangi Nyaris Ricuh

Baca Lainnya

Friday, 28 August 2026 - 21:41 WIB

Toko dan Rumah di Jajag Banyuwangi Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta

Thursday, 27 August 2026 - 19:40 WIB

Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Putra KH. Wahab Chasbullah Tegaskan Islam, Negara, dan NU Tak Terpisahkan

Thursday, 27 August 2026 - 12:46 WIB

Tersangka! Guru Ngaji yang Cabuli Murid di Bawah Umur di Kecamatan Sempu Banyuwangi

Thursday, 27 August 2026 - 11:12 WIB

19 Profesor Potensi Bakal Calon Rektor UIN KHAS, Frensia Institute: Butuh Ahli Manajemen dan Mantan Aktivis

Tuesday, 25 August 2026 - 15:42 WIB

Bawa Gagasan “Kedungrejo Ceria”, M. Ainur Ridlo Siap Bertarung di Pilkades Serentak Banyuwangi

TERBARU

Gambar Dua Pria Diduga Curi Cabai di Sawah Banyuwangi, Tepergok Petani (Sumber: Istimewa)

Educatia

Dua Pria Diduga Curi Cabai di Sawah Banyuwangi, Tepergok Petani

Friday, 28 Aug 2026 - 21:47 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading