Frensia.Id- Liburan keluarga di Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Jember, menyebabkan satu orang tewas. F-K (26), seorang wisatawan asal Kecamatan Jombang, ditemukan tewas setelah sempat hilang terseret ganasnya ombak pantai selatan Jawa.
Peristiwa naas tersebut bermula pada Minggu (30/8) sekitar pukul 15.50 WIB. Korban yang sedang berlibur bersama anak dan istrinya tengah asyik bermain di Pantai Karang Anyar, kawasan Pantai Paseban.
“Tadi korban memang sedang main air di pinggir pantai sama anak dan istrinya. Tidak selang berapa lama, tiba-tiba ada ombak besar datang langsung menggulung korban. Keluarga yang melihat dari pinggir pantai langsung histeris,” kata salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Soleh, Senin (31/8/2026).
Mendapat laporan insiden tersebut. Tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk menyisir perairan pantai selatan Jember.
“Kami bersama Tim SAR Gabungan, TNI, dan Polri langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP) begitu mendapat laporan. Namun hingga Minggu malam, kondisi gelombang cukup tinggi dan keberadaan korban belum ditemukan tanda-tanda keberadaannya,” kata Petugas BPBD Kabupaten Jember Wilayah Barat, Viky Renggong.
Upaya pencarian terus dilanjutkan hingga Senin (31/8). Sekitar pukul 03.30 WIB, korban akhirnya ditemukan.
“Jasad korban pertama kali terlihat sekitar pukul 03.30 WIB oleh nelayan lokal yang sedang mencari rebon (udang kecil). Posisinya mengapung di laut, tidak jauh dari bibir pantai,” paparnya.
Proses evakuasi pun berlangsung cepat. Karena petugas dan pihak keluarga berjaga di sekitar lokasi pencarian.
“Saat nelayan menemukan jasad tersebut, Tim SAR Gabungan bersama pihak keluarga memang sedang berada di area lokasi pencarian. Petugas langsung bergerak cepat mengevakuasi tubuh korban ke darat untuk proses identifikasi,” tambahnya.
Usai dievakuasi dan dipastikan identitasnya. Tim gabungan menyerahkan jasad F-K kepada pihak keluarga.
“Benar, korban sudah berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin dini hari. Jaraknya kurang lebih 1 kilometer ke arah timur dari titik awal korban terseret ombak. Setelah dipastikan identitasnya, jenazah langsung kami serahkan ke pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Jombang,” pungkasnya.







