Rumah di Kembiritan Banyuwangi Diamuk Si Jago Merah Siang Bolong

Tuesday, 1 September 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Rumah di Kembiritan Banyuwangi Diamuk Si Jago Merah Siang Bolong (Sumber: Istimewa)

Gambar Rumah di Kembiritan Banyuwangi Diamuk Si Jago Merah Siang Bolong (Sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID– Kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik Mujaini alias Jaini di Dusun Krajan 1, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Selasa (01/09/26) siang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari bagian atap rumah saat Mujaini tengah tertidur seorang diri di dalam kamar.

Ketua RT 03 RW 01 Dusun Krajan 1, Untung AS, mengatakan pemilik rumah baru menyadari adanya kebakaran setelah merasakan hawa panas dari kobaran api.

“Api pertama kali muncul dari bagian atap. Pak Mujaini waktu itu sedang tertidur pulas di kamar. Beliau baru sadar setelah merasakan hawa panas dari api. Begitu tahu rumahnya terbakar, beliau langsung bangun dan berlari keluar untuk menyelamatkan diri,” ujar Untung AS saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Untung, saat kebakaran terjadi Mujaini berada seorang diri di dalam rumah. Sementara anak-anaknya sedang berada di luar rumah untuk bekerja dan bersekolah.

Baca Juga :  Gapasdap Dorong Perluasan Dermaga LCM Pelabuhan Ketapang, Siap Sinergi Talangi Anggaran Pengembangannya

“Memang saat kejadian Pak Mujaini sendirian di rumah. Anak-anaknya tidak ada, karena ada yang sedang bekerja dan ada yang sekolah,” jelasnya.

Untung menuturkan, kobaran api dengan cepat membesar. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat panik setelah melihat kepulan asap tebal membumbung dari rumah tersebut.

“Asapnya tebal sekali dan api cepat membesar. Warga langsung berdatangan setelah mengetahui ada kebakaran. Kami berusaha membantu semampunya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ungkapnya.

Cepatnya api merambat diduga turut dipengaruhi kondisi bangunan rumah yang sebagian besar menggunakan material mudah terbakar, seperti kayu. Selain itu, angin yang cukup kencang membuat kobaran api semakin cepat menjalar ke seluruh bagian rumah.

“Bangunannya banyak menggunakan kayu dan asbes. Ditambah angin saat itu cukup kencang, sehingga api cepat sekali merambat. Dalam waktu singkat hampir seluruh bagian rumah sudah terbakar,” kata Untung.

Warga kemudian berupaya melakukan penanganan awal untuk mencegah api merembet ke bangunan di sekitar lokasi. Petugas pemadam kebakaran bersama jajaran TNI-Polri dan masyarakat juga dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Baca Juga :  Evaluasi! Anggota DPRD Banyuwangi Jalani Tes Urine Serentak

Hingga sekitar pukul 14.45 WIB, petugas masih melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian. Kondisi bangunan yang telah terbakar membuat petugas harus memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Yang paling penting Pak Mujaini selamat. Setelah berhasil keluar rumah, warga langsung membantu. Kami juga khawatir api merembet ke rumah warga lainnya,” imbuh Untung.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bangunan rumah milik Mujaini dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga sebagian besar bangunan hangus terbakar.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Kerugian material akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses pendataan. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi
PLN UP3 Siapkan Stasiun Pengisian Daya untuk Kendaraan Listrik di Jember dan Lumajang
Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV
Kebakaran Dua Kandang Ayam di Banyuwangi, 28 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang
Tangis Istri dan Anak Kembar Pecah Sambut Jenazah Ponco Korban KM Virgo
Kemarau Panjang, 400 KK di Genteng Banyuwangi Digerojok 10 Ribu Liter Air Bersih
Buron Usai Dugaan Pembacokan di Banyuwangi, Pria Ini Menyerahkan Diri
Viral Video Belatung di Menu MBG di Sempu Banyuwangi, Pihak SPPG Buka Suara

Baca Lainnya

Thursday, 15 October 2026 - 22:52 WIB

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Wednesday, 14 October 2026 - 23:44 WIB

PLN UP3 Siapkan Stasiun Pengisian Daya untuk Kendaraan Listrik di Jember dan Lumajang

Sunday, 11 October 2026 - 19:49 WIB

Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV

Sunday, 11 October 2026 - 19:47 WIB

Kebakaran Dua Kandang Ayam di Banyuwangi, 28 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang

Saturday, 10 October 2026 - 15:54 WIB

Tangis Istri dan Anak Kembar Pecah Sambut Jenazah Ponco Korban KM Virgo

TERBARU

Masyarakat yang akan mengurusi paspor di Kantor Imigrasi. (Foto: Istimewa).

Regionalia

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Thursday, 15 Oct 2026 - 22:52 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading