Frensia.id– Bitcoin (BTC) mengalami lonjakan yang sangat signifikan, bahkan terbilang melampaui pertumbuhan pasar Crypto, yakni menyentuh angka 4,76 % dan diperdagangkan di kisaran US$ 81.106.
Hal ini sebagaimana dirilis oleh Akademicryptocom dalam salah satu unggahan Instagramnya pada Jum’at (04/09/26). Platform edukasi yang didirikan oleh Timothy Ronald ini menyebut bahwa BTC melonjak sekitar 5 % pada Jum’at pagi.
“Bitcoin (BTC) melonjak sekitar 5% dalam 24 jam dan diperdagangkan di kisaran US$81.106, saat artikel ini ditulis, Jumat (04/09) pagi. Kenaikan ini melampaui pertumbuhan pasar crypto yang mencapai 4,76%”, paparnya.
Dalam postingan tersebut yang dianggap menjadi pemicu kenaikan BTC adalah adanya perubahan ekspektasi atas kebijakan Federal Reserve.
“Salah satu pemicunya datang dari perubahan ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve. Sikap yang lebih dovish membuat peluang kenaikan suku bunga pada September mengecil,” ungkapnya.
Tidak berhenti sampai disitu, factor lain yang menyebabkan BTC mengalami keniakan yang cukup drastis adalah juga diperkuat oleh short squeeze besar-besaran.
“Kenaikan BTC juga diperkuat oleh short squeeze besar-besaran. Lebih dari US$415 juta posisi bearish dilikuidasi, sehingga tekanan beli semakin mendorong harga naik”, ungkapnya.
Akademicrypto menyatakan bahwa pergerakan Bitcoin disebut masih sangat dipengaruhi sentimen makro. BTC bahkan tercatat memiliki korelasi 97% dengan indeks S&P 500.
Lebih lanjut, factor yang juga ikut andil memberikan pengaruh adalah dengan derasnya likuiditas institusional. Sebagiamana laporan dari Bitcoin Archieve.
“Faktor lain datang dari derasnya likuiditas institusional. Bitcoin Archive melaporkan iShares Bitcoin ETF milik BlackRock mencatat volume perdagangan US$3,6 miliar dalam sehari” pungkasnya.
atas dasar kondisi volume tersebut menempatkan ETF Bitcoin BlackRock di peringkat keenam di antara seluruh ETF Amerika Serikat. Masuknya likuiditas besar ini ikut menambah tenaga Bitcoin untuk melanjutkan reli.
Jauh-jauh hari, kenaikan Bitcoin sudah diprediksi mulai dari pidato Ketua The Fed. Secara terus menerus dengan kondisi BTC yang fluktuatif dapat diperkirakan volatilitasnya akan lebih cenderung mengalami peningkatan. Sekalipun juga tidak bisa diabaikan dalam salah satu situasi BTC juga bisa turun.







