BPBD Jember Salurkan 607 Ribu Liter Air Bersih Atasi Kekeringan di 7 Kecamatan

Monday, 7 September 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, saat mendistribusikan air di salah satu wilayah yang terdampak kekeringan. (Foto: Humas BPBD Jember).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, saat mendistribusikan air di salah satu wilayah yang terdampak kekeringan. (Foto: Humas BPBD Jember).

Frensia.Id- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melakukan penanganan dampak kekeringan yang melanda sejumah wilayah. Hingga Minggu (6/9), sebanyak 607.500 liter air bersih telah didistribusikan kepada warga yang terdampak krisis air.

Berdasarkan data rekapitulasi BPBD Jember. Bencana kekeringan saat ini berdampak pada 1.152 KK yang tersebar di 7 kecamatan, 5 desa, dan 5 kelurahan.

“Kami bersama tim gabungan terus bergerak menyalurkan bantuan air bersih secara berkala untuk memenuhi kebutuhan harian warga yang terdampak kekeringan,” kata Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, Senin (7/9/2026).

Edy merinci wilayah yang saat ini masuk dalam penanganan aktif meliputi Desa Sumberpinang (Pakusari), Desa Sumberjeruk (Kalisat), Desa Mulyorejo (Silo), Desa Banjarsari (Bangsalsari), Desa Kaliwining (Rambipuji), Kelurahan Antirogo dan Tegal Gede (Sumbersari), serta Kelurahan Baratan, Bintoro, dan Patrang (Patrang).

Baca Juga :  BPBD Jember Catat 922 KK Terdampak Kekeringan di 7 Kecamatan

Dia menjelaskan bahwa armada tangki dikerahkan secara bergiliran ke wilayah terdampak dengan ritme pengiriman yang telah disesuaikan kebutuhan lapangan. Total pengiriman air bersih kini telah mencapai 123 kali penanganan.

“Pengiriman air bersih dilakukan berkala mulai dari dua hingga lima hari sekali, menyesuaikan tingkat kerawanan wilayah. Hingga saat ini total sudah ada 123 kali armada tangki meluncur ke lokasi penanganan,” ujarnya.

Guna memastikan distribusi berjalan lancar di titik pemukiman. BPBD bersama lini terkait juga telah menempatkan puluhan tandon penampungan air di lokasi-lokasi strategis.

“Untuk memudahkan warga mengambil air, kami sudah mendistribusikan puluhan tandon penampung. Total ada 32 tandon dari BPBD, ditambah bantuan mandiri warga dan PMI yang disebar di pemukiman,” paparnya.

Penanganan krisis air ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan pelbagai instansi daerah. Demi menjangkau seluruh titik terdampak secara optimal.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun, Pengendara Scoopy Tabrak Pejalan Kaki di Jenggawah Jember

“Langkah penanganan ini merupakan hasil sinergi bersama antara BPBD, Dinas PRKPLH, Perumdam Tirta Pandulungan, hingga PMI Jember dengan mengerahkan 4 unit mobil tangki kapasitas 5.000 liter,” tambahnya.

Di sisi lain, upaya solusi permanen seperti pipanisasi PAMSIMAS juga mulai membuahkan hasil. Wilayah Desa Panduman di Kecamatan Jelbuk kini sudah terlepas dari status darurat krisis air.

“Alhamdulillah untuk Desa Panduman di Kecamatan Jelbuk penanganan dinyatakan selesai dan bantuan air dihentikan karena proyek pipanisasi PAMSIMAS sudah berfungsi penuh menjangkau 102 KK terdampak,” tandasnya.

Selain wilayah yang sedang ditangani, BPBD Jember juga terus menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan asesmen berkala di sejumlah titik potensi kekeringan, seperti di Kecamatan Tempurejo, Mayang, dan Rambipuji.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Cerita Anak dari Jenazah PMI Asal Arjasa-Jember yang Meninggal di Malaysia: Kaki Habis Tertusuk Paku
Tajemtra 2026, Harapan Peserta: Jember Lebih Dikenal Masyarakat Luar
Mobil Toyota Corolla Tertemper Kereta Wijaya Kusuma di Perlintasan Bangsalsari Jember, 1 Orang Meninggal
Ada Tajemtra Hari Ini, Berikut Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif di Jember
Viral Seorang Guru di Jember Tewas Tertimpa Tembok Ponpes yang Roboh
Laka Lantas Pikap Tabrak Pengendara Motor Beat di Wirolegi-Sumbersari Jember, 1 Orang Meninggal
Petani di Jember Kirim Surat ke PU SDA Lumajang, Minta Penjelasan Proyek Dam Kali Tanggul Senilai Rp15,6 Miliar
Dua dari Tiga Korban Sound Horeg Warga Jember, MUI Jatim Desak Gubernur Terbitkan Keputusan Larangan

Baca Lainnya

Monday, 7 September 2026 - 18:08 WIB

BPBD Jember Salurkan 607 Ribu Liter Air Bersih Atasi Kekeringan di 7 Kecamatan

Monday, 7 September 2026 - 17:56 WIB

Cerita Anak dari Jenazah PMI Asal Arjasa-Jember yang Meninggal di Malaysia: Kaki Habis Tertusuk Paku

Sunday, 6 September 2026 - 15:54 WIB

Tajemtra 2026, Harapan Peserta: Jember Lebih Dikenal Masyarakat Luar

Saturday, 5 September 2026 - 23:44 WIB

Mobil Toyota Corolla Tertemper Kereta Wijaya Kusuma di Perlintasan Bangsalsari Jember, 1 Orang Meninggal

Saturday, 5 September 2026 - 17:23 WIB

Ada Tajemtra Hari Ini, Berikut Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif di Jember

TERBARU

Pemkab Jember saat bertemu pihak PT Pertamina Patra Niaga. (Foto: Istimewa).

Politia

Antrean SPBU Jember Mengular Gus Fawait Panggil Pertamina

Monday, 7 Sep 2026 - 18:15 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading