Kasatkorcab Banser Kencong Mengecam Keras Ucapan Bos Sound Horeg

Friday, 11 September 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kasatkorcab Banser Kencong, Ridwan Khamid.

Foto Kasatkorcab Banser Kencong, Ridwan Khamid.

Frensia.id- Kasatkorcab Banser Kencong, Sahabat Ridwan Khamid memberikan kecaman keras terhadap salah satu Bos Sound Horeg, yang telah dengan sengaja menyebut “Kyai Goblok” kepada KH Ma’ruf Khozin.

Kecaman tersebut disampaikan oleh Ridwan, setelah beredarnya video viral dalam acara catatan demokrasi di TV One. Dimana salah seorang owner Sound Horeg dengan bahasa kasar merendahkan martabat sosok Kyai yang menjadi panutan di lingkungan warga nahdliyin.

“Pada intinya kita sebagai Barisan Ansor Serbaguna (Banser), putra-putri penggerak roda organisasi di Nahdlatul Ulama sangat menyayangkan dan mengecam keras atas ucapan yang disampaikan oleh orang tersebut kepada KH Ma’ruf Khozin representasi dari Kiai kita guru kita di Nahdlatul Ulama beliau alim kemudian dikatai bahwa itu suatu kegoblokan di khalayak umum itu kan mencerminkan orang yang kemudian tidak punya adab kepada orang yang alim, ya kan?” ungkap Kasatkorcab Banser Kencong pada Kamis (11/09/26).

Baca Juga :  Mutasi Pejabat di Jember Diduga Bermasalah, GCW Bersurat-Lapor ke KemenPAN-RB

Ridwan selaku Komandan Banser sangat menyayangkan ucapan yang disampaikan oleh Bos Sound Horeg. Ia mempunyai pandangan bahwa perbedaan pendapat wajar terjadi tetapi harus mengutamakan akhlak dan adab.

“Kita menyayangkan betul itu terjadi, gitu. Jadi, ya, apa namanya, pesannya ya kita boleh berbicara, boleh kemudian tidak bersependapat tetapi ya kita harus tetap mengutamakan akhlak dan adab”. Ungkapnya.

Dalam rangka tidak sepaham memandang sebuah realita, Ridwan menegaskan agar tidak terjerumus untuk menuruti hawa nafsu dan mengabaikan tendensi keilmuan saat berbeda pendapat.

Baca Juga :  Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe

“Daripada kemudian kita lebih terlihat dikuasai oleh hawa nafsu tanpa ada tendensi keilmuan, itu kan sangat bahaya dan itu mencerminkan bahwa apa yang diucapkan itu sesuai dengan realita yang di khawatirkan oleh para alim ulama berarti di dalamnya itu terdapat banyak apa namanya kemudorotan-kemudorotan kira-kira begitulah,” pungkasnya.

Pernyataan salah satu owner Sound Horeg menjadi buah bibir di sosial media dan dunia nyata. Ungkapan yang mengandung bahasa caci maki tersebut sangat tidak pantas diucapkan dan menjadi tontonan publik, lebih-lebih ketika ditujukan kepada seorang Kyai yang yang cukup representative di kalangan umat Islam.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pria Gangguan Pendengaran di Jember Tertabrak Kereta Logawa Saat Olahraga Pagi
Respons DPRD Jember soal Antrean BBM: Harusnya Pertamina Melakukan Mitigasi
Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia
Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni
Muscab IKA PMII Jember Segera Digelar, Momentum Konsolidasi Alumni untuk Pembangunan Daerah
Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik
Keren! Polisi Jember Sholat Subuh Berjamaah Sambil Sosialisasi Tertib Lalin
Identifikasi DNA Cocok, Jenazah Kernet Truk Korban KMP Virgo Transport Dipulangkan ke Jember

Baca Lainnya

Saturday, 17 October 2026 - 14:04 WIB

Pria Gangguan Pendengaran di Jember Tertabrak Kereta Logawa Saat Olahraga Pagi

Wednesday, 14 October 2026 - 17:38 WIB

Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia

Tuesday, 13 October 2026 - 17:05 WIB

Ketua Panitia Muscab IKA PMII Jember: Muscab Jadi Pondasi Awal Gerakan Alumni

Tuesday, 13 October 2026 - 15:56 WIB

Muscab IKA PMII Jember Segera Digelar, Momentum Konsolidasi Alumni untuk Pembangunan Daerah

Tuesday, 13 October 2026 - 15:44 WIB

Misteri Rumah Kosong di Cangkring Jember Ludes Terbakar, Api Muncul Dari Sela-Sela Keramik

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat diwawancara awak media, setelah meninjau antrean BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Jember. (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Pemkab Jember Terapkan WFH Imbas Antrean BBM

Friday, 16 Oct 2026 - 13:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading