UIJ Beri Penghargaan Mahasiswa Berprestasi, Tahfidz 30 Juz hingga Penguasaan Teknologi di HSN 2026

Thursday, 22 October 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iffah Jauharoh Dina Salsabila, Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIJ, angkatan 2025, saat menerima Beasiswa Tahfidz, dari Rektor Universitas Islam Jember (UIJ), Ahmad Halid (kanan). (Foto: Humas UIJ).

Iffah Jauharoh Dina Salsabila, Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIJ, angkatan 2025, saat menerima Beasiswa Tahfidz, dari Rektor Universitas Islam Jember (UIJ), Ahmad Halid (kanan). (Foto: Humas UIJ).

Frensia.id – Universitas Islam Jember (UIJ) menjadikan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, sebagai momentum pemberian penghargaan kepada mahasiswa berprestasi.

Penghargaan tersebut, diberikan mulai dari prestasi akademik, kepenulisan, tahfidz Al-Qur’an hingga pengembangan kemampuan di bidang teknologi.

Iffah Jauharoh Dina Salsabila, Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) angkatan 2025, salah satu penerima penghargaan dengan kategori hafalan Al-Qur’an 30 juz.

Selain itu, dia juga berhasil mendapatkan beasiswa tahfidz setelah menjalani seleksi yang cukup ketat.

Perempuan yang akrab disapa Bela itu, mengawali hafalan Al-Qur’an, ketika masih menjadi santri di Pondok Pesantren Salafiyah Bangil, Pasuruan.

“Awalnya saya mulai menghafal Al-Qur’an ketika masih mondok di Pondok Pesantren Salafiyah Bangil, Pasuruan. Untuk menyelesaikan hafalan hingga 30 juz, kurang lebih saya membutuhkan waktu sekitar dua setengah sampai tiga tahun,” kata Bela, pada Kamis (22/10/2026), pagi hari.

Menurutnya, menjaga hafalan di tengah kesibukan perkuliahan tidak mudah, karena membutuhkan target dan kedisiplinan yang berkelanjutan.

“Yang paling penting adalah memiliki target sendiri. Biasanya saya menyediakan waktu setelah Subuh atau setelah Magrib untuk murajaah, dan sebisa mungkin waktu tersebut harus dijaga agar tetap istikamah,” tuturnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Santri, UIJ Apresiasi Mahasiswa Yang Berprestasi

Kata dia, tantangan yang harus dihadapi dalam menjaga hafalannya, ketika tugas kuliah mulai menumpuk.

“Tantangannya lebih pada pembagian waktu karena selama kuliah cukup banyak tugas dan aktivitas. Kadang juga muncul rasa malas, jadi yang harus dilakukan adalah tetap konsisten dan istikamah menjalankan target murajaah,” ujarnya.

Bela mengaku senang, karena belum pernah mendapatkan beasiswa selama kuliah di UIJ.

“Saya tentu sangat bersyukur bisa mendapatkan beasiswa tahfidz ini. Proses yang harus dijalani juga cukup panjang dan tidak mudah, sehingga saya sangat bersyukur atas hasil yang diperoleh,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UIJ, Ahmad Halid, mengatakan bahwa santri saat ini dituntut harus mampu menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, hingga perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

“Dalam peringatan Hari Santri Nasional ini, kami ingin santri bisa menguasai pengetahuan, IPTEK, termasuk AI. Mereka yang sudah memiliki prestasi kami berikan apresiasi,” tuturnya.

Penghargaan tidak hanya diberikan kepada mahasiswa penghafal Al-Qur’an, tetapi juga dalam bidang kepenulisan dan perlombaan akademik.

“Ada yang juara menulis di media, ada juga juara lomba-lomba akademik, kemudian ada juga yang tahfidz 30 juz. Itu semuanya kami berikan penghargaan,” ujarnya.

Baca Juga :  UIN KHAS Lepas Kontingen PORSI JAWARA II 2026, 67 Atlet Siap Bertanding

Menurut Halid, selain paham agama, santri harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Santri harus bisa menguasai ilmu agama secara luas, tetapi juga harus menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan tetap memiliki akhlak yang baik. Penguasaan IPTEK itu harus tetap diikat dengan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah,” tuturnya.

Kampus Ahlussunah Waljamaah (Aswaja) itu, terus melakukan perombakan kurikulum perkuliahan, agar ilmu yang disampaikan sesuai dengan perkembangan dunia akademik maupun permintaan dunia kerja.

“Dari tahun ke tahun kami selalu merekonstruksi kurikulum agar sejalan dengan tuntutan-tuntutan kekinian. Kami juga memberikan ruang kepada mahasiswa untuk menguasai kemampuan di luar prodinya, termasuk entrepreneurship dan berbagai keahlian lainnya,” ujarnya.

Halid berharap, seorang santri dapat mempertahankan nilai keislaman dan tradisi pesantren di era perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan di masa sekarang.

“Sekarang bagaimana kita memberikan pendidikan jihad dalam konteks menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi tetap berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah. Santri harus memiliki pengetahuan yang luas, mampu meneliti, menulis, mengikuti perkembangan teknologi, dan tetap memiliki akhlak yang baik,” tegasnya.***

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Peringati Hari Santri, UIJ Apresiasi Mahasiswa Yang Berprestasi
Anggota Komisi X DPR RI Bang Pur Respons Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa SR di Jember
Kemenag RI Terima Berkas 8 Calon Rektor dari Senat UIN KHAS Jember
Senat UIN KHAS Jember Serahkan Pertimbangan Kualitatif 8 Calon Rektor ke Menag
Ikuti Pemaparan Visi Calon Rektor UIN KHAS, Mahasiswa Siapkan Pertimbangan Untuk Menteri
Universitas dr Soebandi Jember Raih Perhargaan AIPNI 2026, Warek 1: Bukti Kampus Profesi Ners Terbaik
SEMA-DEMA UIN KHAS Jember Sampaikan Penolakan soal Pemaparan Visi-Misi Calon Rektor di Lumajang
Diikuti Ratusan Atlet, FOSKMA 2026 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Buka 10 Cabang Lomba

Baca Lainnya

Thursday, 22 October 2026 - 21:30 WIB

UIJ Beri Penghargaan Mahasiswa Berprestasi, Tahfidz 30 Juz hingga Penguasaan Teknologi di HSN 2026

Thursday, 22 October 2026 - 20:57 WIB

Peringati Hari Santri, UIJ Apresiasi Mahasiswa Yang Berprestasi

Wednesday, 21 October 2026 - 15:07 WIB

Anggota Komisi X DPR RI Bang Pur Respons Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa SR di Jember

Tuesday, 20 October 2026 - 22:37 WIB

Kemenag RI Terima Berkas 8 Calon Rektor dari Senat UIN KHAS Jember

Monday, 19 October 2026 - 20:52 WIB

Senat UIN KHAS Jember Serahkan Pertimbangan Kualitatif 8 Calon Rektor ke Menag

TERBARU

Gambar Peringati Hari Santri, UIJ Apresiasi Mahasiswa Yang Berprestasi (Sumber: Istimewa)

Educatia

Peringati Hari Santri, UIJ Apresiasi Mahasiswa Yang Berprestasi

Thursday, 22 Oct 2026 - 20:57 WIB

Kondisi Toko Emas Murni di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember, setelah terjadi perampokan. (Foto: Fadli/Frensia).

Criminalia

Polisi Buru Pelaku Pembacokan Toko Emas di Jember

Thursday, 22 Oct 2026 - 20:51 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading