Frensia.Id- Bupati Jember Muhammad Fawait memastikan sebanyak 8,190 tenaga honorer aman dari ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Kepastian ini menyusul langkah pemerintah yang resmi mengangkat status mereka menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu.
Atas kepastian nasib ribuan pegawainya tersebut, Bupati Fawait menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada Presiden RI Prabowo Subianto.
“Kami Pemkab Jember mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, yang telah memberikan kado terbaik untuk 8 ribu lebih pegawai honorer di Jember dan kabupaten-kabupaten di seluruh Indonesia,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (7/11/2026).
Pria yang karib disapa Gus Fawait itu mengungkapkan, Pemkab Jember sejak awal konsisten mengambil langkah berani untuk mempertahankan seluruh tenaga honorer meski sempat dihadapkan pada keterbatasan ruang fiskal daerah.
Dia menegaskan, pihaknya sejak awal menolak tegas opsi pemangkasan atau merumahkan pegawai demi mengawal hak-hak honorer hingga mendapat kejelasan status dari pemerintah pusat.
“Karena komitmen kami sejak awal adalah memperjuangkan nasib para PPPK atau non-ASN di Jember, untuk bisa mendapatkan status yang layak dan terbebas dari ancaman PHK,” ujarnya.
Selain kepada Presiden, ucapan terima kasih juga disampaikan Gus Fawait kepada jajaran pemangku kebijakan di tingkat nasional, termasuk Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad, yang turut mengawal realisasi penataan tenaga non-ASN tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jember, saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, terima kasih kepada Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco, dan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah pusat,” paparnya.
Di penghujung keterangannya, Gus Fawait berpesan kepada 8.190 aparatur PPPK dan PPPK paruh waktu yang baru saja menerima perpanjangan SK tersebut untuk terus meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan.
“Dengan adanya kepastian status baru ini, kami berharap seluruh PPPK di Jember bisa kembali bekerja dengan tenang dan optimal, khususnya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” pungkasnya.






