Pasien Diabetes Melitus Tetap Ingin Melakukan Ibadah Puasa, Berikut Tipsnya Agar Terhindar dari Resiko

Wednesday, 6 March 2024 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Diabetes Healthia (sumber: Freepik)

Ilustrasi Diabetes Healthia (sumber: Freepik)

Frensia.id – Puasa Ramadhan merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan orang Islam, kecuali bagi Muslim yang sakit. Meskipun demikian, tidak sedikit pasien diabetes yang tetap menjalankan ibadah puasa saat bulan Ramadhan.

Tanpa wawasan medis yang cukup, resiko gangguan kesehatan bisa terjadi bagi pasien diabetes melitus saat menjalani puasa Ramadhan. 

Risiko gangguan kesehatan terkait puasa pada penyandang diabetes melitus dapat dihindari dengan persiapan dan edukasi yang baik.

Edukasi kesehatan bisa menjadi wawasan agar terhindar dari beberapa resiko yang diakibatkan saat berpuasa bagi pasien diabetes melitus.

Hal ini sebaimana dijelaskan penelitian yang disusun oleh Fajar Ari Nugroho, Catur Saptaning Wilujeng, Dian Handayani, Inggita Kusumastuty, Barakatun Nisak Mohd Yusof dalam jurnal Majalah Kesehatan tahun 2022.

Dalam penelitian berjudul “Pengetahuan dan Perilaku Pasien Diabetes Mellitus yang Menjalankan Puasa Ramadan” Fajar Ari Nugroho dkk, menjelaskan bahwa pasien tetap membutuhkan pendampingan untuk lebih memaksimalkan pengendalian diabetes melitus selama menjalankan puasa Ramadan.

Sehingga dengan wawasan pendampingan tersebut pasien diabetes melitus bisa melakukan persiapan saat berpuasa. Adapun tips untuk menghindari resiko tersebut ada tiga langkah sebagai berikut.

Baca Juga :  Gus Fawait Luncurkan 'Mobil Cinta', Layanan Antar Pulang Gratis Pasien Sembuh di Jember

Menjaga Asupan Makanan

Puasa akan aman dilakukan apabila pasien penyandang diabetes melitus menjaga pola asupan makanan. Asupan makanan yang harus dijaga terutama saat iftar atau berbuka puasa.

Selain itu, asupan makan pasien saat sahur dan berbuka puasa tetap sesuai dengan prinsip pola makan seimbang bagi penyandang diabetes melitus.

Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik penting untuk dijaga oleh pasien diabetes melitus saat berpuasa. Pasien dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik ringan maupun sedang, terutama di malam hari.S

Baca Juga :  Jenggawah Hingga Mangli Jadi Wilayah Kasus ISPA Tertinggi di Jember

Sehingga resiko gangguan kesehatan tidak akan terjadi meskipun pasien diabetes melitus sedang berpuasa di bulan Ramadhan.

Penyesuaian Pengobatan

Kaum Muslim tidak boleh makan dan minum saat bulan berpuasa. Sementara bagi pasien diabetes melitus perlu obat-obatan dalam rangka penyembuhan.

Sehingga perlu penyesuaian pemberian obat, baik jenis, frekuensi, maupun dosis obat. Misalnya ada pergantian yang awalnya dosis obatnya 3-4 kali sehari, diganti dengan obat yang sejenis dengan dosis 1-2 kali sehari.

Mementau Kadar Glukosa Darah

Saat bulan Ramadhan, pasien diabetes melitus harus rutin melakukan pemantauan kadar glukosa darah secara teratur beberapa kali sehari.

Hal ini ditujukan ntuk mengurangi risiko hipoglikemia selama puasa siang hari atau hiperglikemia pada malam hari.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Fawait Luncurkan ‘Mobil Cinta’, Layanan Antar Pulang Gratis Pasien Sembuh di Jember
Jenggawah Hingga Mangli Jadi Wilayah Kasus ISPA Tertinggi di Jember
Dokter Spesialis Paru Ungkap Penyebab Menularnya Penyakit ISPA di Jember
Morula IVF Surabaya Berkunjung ke Jember, Prof Budi Santoso Jelaskan Layanan Bayi Tabung
Morula IVF Surabaya Beri Edukasi Layanan Bayi Tabung di Jember
Alfamart dan Sweety Lanjutkan Program Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat
Dinkes Jember Temukan 271 Orang Terdiagnosa TBC per Juni 2026
Peringati Hari Anak Nasional, Alfamart Edukasi Gizi Ibu dan Anak di Jember

Baca Lainnya

Thursday, 1 October 2026 - 21:34 WIB

Jenggawah Hingga Mangli Jadi Wilayah Kasus ISPA Tertinggi di Jember

Thursday, 1 October 2026 - 20:00 WIB

Dokter Spesialis Paru Ungkap Penyebab Menularnya Penyakit ISPA di Jember

Saturday, 8 August 2026 - 17:40 WIB

Morula IVF Surabaya Berkunjung ke Jember, Prof Budi Santoso Jelaskan Layanan Bayi Tabung

Saturday, 8 August 2026 - 17:30 WIB

Morula IVF Surabaya Beri Edukasi Layanan Bayi Tabung di Jember

Thursday, 6 August 2026 - 17:00 WIB

Alfamart dan Sweety Lanjutkan Program Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading