Frensia.Id- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat lewat layanan kesehatan gratis menggunakan klinik berjalan atau Rail Clinic. Kali ini, Stasiun Sempolan, Jember, jadi lokasi singgah kereta medis tersebut.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), KAI menyediakan fasilitas pemeriksaan dan pengobatan gratis. Tak hanya itu, ada pula pembagian bantuan kacamata gratis bagi 110 pelajar, edukasi kesehatan, hingga sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api.
Vice President KAI Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, mengungkapkan bahwa kegiatan bakti sosial ini digelar khusus untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan stasiun.
“Melalui program TJSL, kita mengadakan bakti sosial Rail Clinic, yang merupakan layanan gratis di atas kereta,” kata Hengky, Rabu (21/10/2026).
Hengky menjelaskan, sepanjang tahun 2026 ini ada dua titik lokasi pelaksanaan program TJSL KAI Daop 9 Jember. Selain Stasiun Sempolan, agenda serupa dijadwalkan menyapa Stasiun Singojuruh, Banyuwangi pada Kamis (22/10/2026).
Fasilitas kesehatan yang dibawa terbilang lengkap. Masyarakat bisa memanfaatkan pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, layanan kesehatan ibu dan anak (KIA), pemeriksaan mata, hingga cek laboratorium sederhana. Layanan konsultasi dan penyuluhan kesehatan juga dibuka secara cuma-cuma.
“Jumlah penerima manfaat kali ini sebanyak 200 orang dari masyarakat sekitar. Hari ini juga banyak dukungan dari pemerintah daerah. Tenaga medis yang kami hadirkan ada 17 orang, di antaranya empat dokter spesialis atau umum, sedangkan sisanya tenaga medis lainnya,” terang Hengky.
Melalui giat ini, KAI berharap masyarakat sekitar tidak hanya mendapatkan dampak positif dari segi kesehatan, tetapi juga semakin peduli terhadap keselamatan perjalanan kereta api.
“Kami berharap kegiatan hari ini bisa memberikan dampak kesehatan yang luas bagi masyarakat. Dengan hadirnya PT KAI, kami juga ingin meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan perjalanan kereta api,” tambahnya.
Menariknya, selain Rail Clinic, KAI turut memboyong Rail Library yang berisi ruang perpustakaan mini dengan ragam koleksi buku bacaan. Fasilitas penunjang seperti kursi roda, kacamata gratis, hingga sosialisasi bahaya beraktivitas di jalur kereta juga disediakan di lokasi.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Jember menyambut positif aksi sosial ini. Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, mengapresiasi langkah cepat KAI Daop 9 yang merangkul warga sekitar stasiun.
“Harapan kami, kegiatan ini terus berlanjut. Tidak hanya di Stasiun Sempolan, tetapi juga bisa dilaksanakan di tempat lain. Ini banyak manfaatnya bagi masyarakat Jember,” pungkas Gatot.






