Selain yang Tengah Viral, Di Desa Glundengan Wuluhan Jember, Ternyata Ada Satu Lagi Kasus Perempuan Disekap

Tuesday, 19 March 2024 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sumber; Rawpixel.com

Ilustrasi, Sumber; Rawpixel.com

Frensia.id- Usut punya usut, ternyata kasus penyekapan seorang perempuan di desa Glundengan Kecamatan Wuluhan, tidak hanya satu. Viralnya seorang istri yang disekap dan dianiaya oleh suaminya di Jember, membuat desa ini dikenal banyak orang. Ternyata ada dua kasus perempuan yang disekap di daerah tersebut.

Sebelumnya diberitakan bahwa ada seorang istri di desa Glundengan ini disekap dan dianiaya oleh suaminya sendiri. Penyebab karena korban bekerja ke luar pulau tanpa ijin.

Ternyata di Glundengan Kecamatan Wuluhan ini, tidak hanya ada satu perempuan yang disekap. Ada satu kasus lain, yang belum terungkap ke media.

Beberapa media hanya memberitakan perempuan berinisial SP yang berhasil kabur dari sekapan suaminya dan diselamatkan oleh warga. Kasus lain yang tidak terungkap, crew Frensia.id perolah dari masyarakat di dekat tempat terjadinya kasus yang tengah viral ini.

Salah satu narasumber, berinisial AM, yang tinggal di dusun dan desa yang sama, yakni di Krajan desa Glundengan, awalnya ia menduga perempuan yang viral itu tinggal di belakang rumahnya. Menurut, ia disekap karena dianggap tidak waras oleh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Kutip Kitab Klasik, Prof. Dr. Phil. Sahiron Bakar Semangat 2.235 Mahasiswa Baru Di PBAK UIN KHAS Jember

Akan tetapi, setelah melihat foto dan video yang beredar, ternyata beda orang. “bukan, bukan ini orang”, tuturnya mengklarifikasi.

Ia menceritakan tidak tahu menahu tentang kasus perempuan yang lagi viral tersebut. Hanya saja, ia dapat memastikan bahwa wanita yang disekap di dekat rumahnya, bukan istri yang disekap karena bekerja tidak ijin kepada suaminya.

Ia juga mengkonfirmasi, kasus istri disekap oleh suaminya, memang berada satu di satu dusun. Namun kasus yang terjadi itu, di daerah Tanjung sari. Masih ke selatan dari rumahnya dan agak jauh. Jadi walaupun satu dusun, namun masih berjauhan.

Berdasarkan informasi itu, setidaknya telah ada dua perempuan yang disekap di desa Glundengan, Wuluhan.  Ada yang disekap karena bekerja ke medan tanpa ijin suaminya dan ada yang disekap karena dianggap tidak waras oleh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Demi Dirgahayu Hukum! Tim Gabungan Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal

AM membenarkan ada dua kasus tersebut. “Beda, jadi dua kasus perempuan di sekap di desa sini”, katanya mengkonfirmasi informasi dari Crew Frensia.id.

Kasus kedua yang diinformasikan oleh AM, ditangani sendiri. Artinya, direhabilitasi sendiri oleh keluarga dan bantuan warga setempat.

Sedangkan korban KDRT pada kasus pertama, sudah ditangani oleh pemerintah Jember. Sebagaimana dilansir dalam laman Kompas, korban telah ditangan oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Jember.

Bahkan Polsek Wuluhan dengan kerja sama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jember, juga akan melakukan langkah-langkan pendampingan. DP3AKB akan membantu perawatan dan pemulihan korban pada kasus yang tengah viral itu.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Adu Banteng Pick Up dan Truk di Tikungan Glenfalog Banyuwangi, 4 Orang Luka-luka
Kurang dari 24 Jam, Pelaku Bobol Toko-Salon di Genteng Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan
Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator
Scoopy Ditabrak Truk Box di Banyuwangi, Lansia Penumpang Motor Tewas di TKP
Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi
Terlibat Judi Online, Bansos 206 Warga di Kecamatan Genteng Dicabut
Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi
Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo
Tag :

Baca Lainnya

Tuesday, 22 September 2026 - 21:13 WIB

Adu Banteng Pick Up dan Truk di Tikungan Glenfalog Banyuwangi, 4 Orang Luka-luka

Monday, 21 September 2026 - 18:44 WIB

Kurang dari 24 Jam, Pelaku Bobol Toko-Salon di Genteng Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan

Sunday, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator

Saturday, 19 September 2026 - 11:35 WIB

Scoopy Ditabrak Truk Box di Banyuwangi, Lansia Penumpang Motor Tewas di TKP

Monday, 14 September 2026 - 21:58 WIB

Warga Banyuwangi Jadi Korban KM Virgo, Istri : Terakhir Kontak Sabtu Pagi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading