Prof Busriyanti Angkat Maqasid Al-Usrah sebagai Paradigma Pembentukan Keluarga Islam dalam Orasi Ilmiah Guru Besar

Tuesday, 22 September 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof Busriyanti, Guru Besar Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, dalam Bidang Ilmu Hukum Keluarga Islam. (Foto: Humas UIN KHAS Jember).

Prof Busriyanti, Guru Besar Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, dalam Bidang Ilmu Hukum Keluarga Islam. (Foto: Humas UIN KHAS Jember).

Frensia.id – Busriyanti, telah resmi dikukuhkan menjadi Guru Besar Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, dalam Bidang Ilmu Hukum Keluarga Islam, pada Kamis (17/9/2026).

Prof Busriyanti, yang kini menjabat sebagai Wakil Dekan 1 Fakultas UIN KHAS Jember itu, dalam orasi ilmiah pengukuhannya, mengangkat judul “Maqasid Al-Usrah sebagai Paradigma Hukum Keluarga Islam Kontemporer”.

Menurutnya, hukum keluarga memiliki posisi sangat penting, karena menjadi institusi pertama yang membentuk kualitas manusia dan kehidupan sosial.

“Berbagai persoalan seperti perkawinan anak, perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, ketimpangan relasi suami istri, pengasuhan anak, serta perlindungan perempuan dan anak menunjukkan bahwa, hukum keluarga tidak boleh dipahami sebatas aturan tentang perkawinan dan perceraian,” kata dia, saat dikonfirmasi pada Selasa (22/9/2026).

Baca Juga :  Prof Busriyanti Usul Ada Percepatan Karier Guru Besar Perempuan di UIN KHAS Jember

Dia berkata bahwa orasi ilmiahhya, menempatkan kajian maqasid al-usrah sebagai kerangka untuk memahami tujuan luhur pembentukan keluarga.

“Kerangka tersebut mengarahkan hukum keluarga pada perlindungan martabat manusia, pemeliharaan keturunan, terwujudnya ketenangan dan kasih sayang, keadilan relasi suami istri, pengasuhan anak yang berkualitas, serta ketahanan keluarga,” ucapnya.

Kata dia, dengan pendekatan maqasid al-usrah, sehingga hukum Islam tidak berhenti pada bunyi teks, tetapi mampu menghadirkan kemaslahatan dalam kehidupan keluarga, yang kini terus mengalami perubahan.

Selain itu, menurutnya, secara dunia akademik, kajian tersebut telah membuka ruang pengembangan hukum keluarga Islam yang lebih kontekstual, interdisipliner, dan responsif terhadap perubahan sosial.

Baca Juga :  Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

“Kajian hukum keluarga perlu berinteraksi dengan psikologi, sosiologi, kesehatan, ekonomi, teknologi, dan studi gender, agar dapat menjelaskan persoalan keluarga secara lebih utuh,” ujarnya.

Sedangkan bagi masyarakat, kata dia, kajian mengenai hukum keluarga memberikan pedoman untuk membangun keluarga yang adil, harmonis, tangguh, dan bermartabat.

“Keberhasilan hukum keluarga tidak hanya diukur dari terpenuhinya syarat dan rukun secara formal, tetapi juga dari kemampuannya mencegah kekerasan, melindungi pihak yang rentan, menyelesaikan konflik secara berkeadilan, serta mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa raḥmah,” tegasnya.

Prof Busriyanti berharap hukum keluarga bisa hadir di tengah masyarakat, sebagai instrumen perlindungan, pendidikan, dan transformasi sosial menuju kehidupan keluarga yang lebih maslahat.***

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dikejar ke Bali, Dua Terduga Curanmor di Wisata Kalongan Banyuwangi Diringkus Tim Jatanras
Polisi Amankan 72 Remaja dan 40 Motor Diduga Terlibat Balap Liar di Muncar Banyuwangi
Desil Berubah, Warga Yosomulyo Banyuwangi Kehilangan Akses Bansos
Datang ke Jember, Kepala BP3MI Jatim Buka Akses Ribuan Lulusan SMK Kerja ke Luar Negeri
Batikmatika Hadirkan Nusantara Series: Perpaduan Motif Matematika dengan Kekayaan Alam Indonesia di Hari Batik Nasional
Bayi Laki-laki Terbungkus Handuk Ditemukan di Depan Rumah Warga Kalibaru Banyuwangi
UIN KHAS Jember Terima Kunjungan UniMAP, Jalin Kerja Sama Pengembangan Akademik dan Jejaring Internasional
Datangkan Pakar! MAN Lumajang Perkuat Skill Aktor Moderasi Beragama

Baca Lainnya

Sunday, 11 October 2026 - 19:55 WIB

Dikejar ke Bali, Dua Terduga Curanmor di Wisata Kalongan Banyuwangi Diringkus Tim Jatanras

Thursday, 8 October 2026 - 21:23 WIB

Polisi Amankan 72 Remaja dan 40 Motor Diduga Terlibat Balap Liar di Muncar Banyuwangi

Thursday, 8 October 2026 - 21:20 WIB

Desil Berubah, Warga Yosomulyo Banyuwangi Kehilangan Akses Bansos

Thursday, 8 October 2026 - 13:23 WIB

Datang ke Jember, Kepala BP3MI Jatim Buka Akses Ribuan Lulusan SMK Kerja ke Luar Negeri

Saturday, 3 October 2026 - 16:30 WIB

Batikmatika Hadirkan Nusantara Series: Perpaduan Motif Matematika dengan Kekayaan Alam Indonesia di Hari Batik Nasional

TERBARU

Warga setempat saat mengunjungi hiburan sound horeg di Kecamatan Bangsalsari, Jember (Foto: Istimewa).

Criminalia

Viral! Warga Jember Meninggal Saat Nonton Sound Horeg

Tuesday, 13 Oct 2026 - 12:37 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading