Frensia.id – Manajemen resiko (Risk Manegement) adlaah suatu pendekatan yang terstruktur dalam trading forex dengan metodologi khusus untuk mengelola setiap ketidakpastian serta ancaman yang berkaitan.
Manajemen resiko dalam trading forex juga dapat dimaknai sebagai aktivitas seorang trader yang berkaitan dengan penilaian resiko, pengembangan strategi, mitigasi resiko, serta pemberdayaan sumber daya yang ada.
Dalam usaha menjalani trading forex, menerapkan manjemen resiko adalah sebuah bentuk kontrol penuh atas keuangan kita.
Beberapa metode atau cara yang dapat dilakukan sehubungan dengan manajemen resiko diantaranya sebagai berikut.
Cut Loss
Cut loss adalah metode yang digunakan untuk segera menutup transaksi yang berpotensi merugi, dengan tujuan untuk menghindari potensi resiko yang lebih besar.
Switching
Teknik ini adalah cara mentup posisi yang rugi dengan segera mengambil posisi baru yang searah dengan pergerakan harga selanjutnya.
Untuk menutup kerugian akibat posisi transaksi sebelumnya, teknik ini efektif apabila dilakukan saat terjadi perubahan arah yang cepat dan drastis.
Hedging
Metode ini juga disebut sebagai teknik Locking. Teknik ini bertujuan sementara untuk tidak membuat kerugian bertamba besar.
Teknik ini dilakukan dengan cara mengunci posisi yang saling berlawanan, dengan jumlah lot yang sama.
Averaging
Averaging adalah metode manajemen resiko yang terbilang cukup ekstrim. Karena pada dasarnya tekinik ini mencoba melawan arus pasar.
Hal yang menjadi dasar metode ini adalah pemahaman bahwa pasar tidak mungkin selalu berjalan dengan arah yang sama. (*)