Peneliti Bongkar Faktor Mie Apong Tetap Diminati Pelanggannya

Tuesday, 7 May 2024 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Bongkar Faktor Mie Apong Tetap Diminati Pelanggannya (Sumber: Tasya's Picture)

Gambar Bongkar Faktor Mie Apong Tetap Diminati Pelanggannya (Sumber: Tasya's Picture)

Frensia.id-  Mie Apong adalah salah satu kuliner legendaris di Jember. Sudah puluhan tahun berdiri, namun tetap diminati. Terkuak, faktornya yang mempengaruhi telah diteliti oleh beberapa akademisi.

Pada tahun 1967, sebuah mie yang akhirnya melegenda di Jember lahir. Mie apong Sampoerna namanya.

Hingga hari ini, Mie Apong terus diminati pelanggannya. Saat ini bolehlah disebut, Mie ini jadi ikon kuliner Kota Jember.

Kekhasannya, tekstur lembut dan ketebalannya, lekang dan menjadi favorit di hati banyak orang.

Terbukti, saat ini sudah berdiri 8 gerai mie apong di Kota Jember dan sekitarnya. Tentu hal demikian menegaskan bahwa mie apong tetap menjadi primadona bagi para pecintanya. Masih menggoda lidah dan memanjakan seleranya.

Baca Juga :  Ketua Satgas Tata Ruang Jember Sebur Longsor GOR Bukti Kejahatan Tata Ruang

Lantas apa faktor yang membuatnya tetap diminati?

Salah satu penelitian telah mengungkapnya. Seorang akademisi bernama Willy Oktaf Wijaya menelisik faktor yang mempengaruhi para konsumen membeli Mie Apong.

Karya tersebut diterbitkan dalam Sipora Polije. Terpublis tahun 2023.

Menurutnya, para pelanggan Mie Apong memutuskan membeli tidak karna lokasi Bahkan Promosinya. Tapi, karna harga, produk dan prilaku konsumen sendiri.

Jadi dimanapun lokasi mie apung berada, tetap akan dicari para pencintanya. Mereka telah memiliki ketergantungan pada mie apung.

Begitupun tanpa promosi,mie apung telah cukup dikenal oleh masyarakat. Sehingga, tanpa diperkenalkanpun para pelanggan akan menghampirinya.

Hal yang mempengeruhi hanya ada tiga. Pertama, harga. Harga Mie Apong masih lebih murah ketimbang kuliner mie lainnya untuk mencicipi, hanya mengeluarkan sekitar 10-15.

Baca Juga :  Kesaksian Warga Gumelar atas Kronologi Banjir

Harga tersebut tentu relatif cukup murah. Sebab beberapa mie lain harganya berkisar diantara 12-50 ribu.

Kedua, kualitas produk. Produk mie apong memang sangat unik memadukan penyajian moderen dan bumbu tradisional. Jika dicicipi sangat enak dan berbeda dengan mie lainnya.

Rasa yang unik tersebut mampu melahirka kekhasan. Pencinta kekhasannya tak akan pernah rela mengganti dengan mie lainnya.

Ketiga, perilaku konsumen. Pada aspek ini, yang ternyata membuat mereka tetap setia menjadi pelanggan Mie Apong adalah kerena pengalaman sendiri.

Perilaku konsumen berhubungan dengan pengalaman dan pengetahuannya sendiri. Para pelanggan Mie Apong memilih karena menyadari benar-benar enak san pantas di lidahnya. (‘)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Selep Daging di Pasar Pelita Baru Jember Ramai Diserbu Warga Jelang Lebaran 2026
Permintaan Oleh-oleh Khas Jember Meningkat hingga 100 Persen Jelang Lebaran 2026
Lakukan Uji Lab 25 Takjil Secara Acak, BPOM Pastikan Takjil di Alun-alun Bebas Boraks-Formalin
Es Teler Teko, Minuman Viral yang Sudah Berdiri 9 Cabang di Jember
Penjual Es Buto Ijo Raih Omzet Rp 300-500 Ribu Per Hari Selama Bulan Ramadan
Bakso Tulangan Iga di Jember Ramai Pengunjung Saat Ramadan
Pedagang Nasi Goreng Jember Tewas Tertabrak Pemobil Ngantuk
Muspika Kalisat Tegur Pihak SPPG Gegara Telur Puyuh Mentah di Menu MBG

Baca Lainnya

Sunday, 15 March 2026 - 15:50 WIB

Selep Daging di Pasar Pelita Baru Jember Ramai Diserbu Warga Jelang Lebaran 2026

Friday, 13 March 2026 - 21:50 WIB

Permintaan Oleh-oleh Khas Jember Meningkat hingga 100 Persen Jelang Lebaran 2026

Tuesday, 3 March 2026 - 18:23 WIB

Lakukan Uji Lab 25 Takjil Secara Acak, BPOM Pastikan Takjil di Alun-alun Bebas Boraks-Formalin

Monday, 2 March 2026 - 21:44 WIB

Es Teler Teko, Minuman Viral yang Sudah Berdiri 9 Cabang di Jember

Saturday, 28 February 2026 - 17:56 WIB

Penjual Es Buto Ijo Raih Omzet Rp 300-500 Ribu Per Hari Selama Bulan Ramadan

TERBARU

Educatia

Jelang Hari Raya, Laka Depan Antar Pemotor Terjadi di Jember

Thursday, 19 Mar 2026 - 23:38 WIB

Suasana para jamaah saat melaksanakan ibadah sholat IdulFitri di Masjid Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Desa Suger, Kacamatan Jelbuk, Jember. (Fadli/Frensia).

Religia

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Thursday, 19 Mar 2026 - 07:58 WIB