Manchester By The Sea, Film Ciamik dengan Drama yang Sangat Komplek Garapan Sutradara Kenneth Lonergan

Tuesday, 4 June 2024 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar film Manchester by the Sea sumber dari laman ekspresionline.com

Ilustrasi gambar film Manchester by the Sea sumber dari laman ekspresionline.com

Frensia.id – Manchester by the Sea adalah sebuah film drama ciamik yang sangat komplek, dengan disutradarai oleh Kenneth Lonergan yang kemudian dirilis pada tahun 2016.

Film ini menceritakan kisah seorang pria bernama Lee Chandler, diperankan oleh Casey Affleck, yang harus kembali ke kampung halamannya di Manchester-by-the-Sea, Massachusetts, setelah kakaknya meninggal dunia. Lee ditunjuk sebagai wali untuk keponakannya yang berusia 16 tahun, Patrick, yang diperankan oleh Lucas Hedges.

Kekuatan utama film ini terletak pada penulisan naskah yang luar biasa oleh Kenneth Lonergan. Ia berhasil menciptakan karakter-karakter yang kompleks dan nyata, dengan dialog yang terasa otentik.

Setiap karakter memiliki kedalaman emosional yang kuat, dan penonton dapat dengan mudah terhubung dengan perjuangan mereka.

Baca Juga :  PAD Naik Tanpa Pajak, Gus Bupati Fawait: Kita Harus Jadi Kabupaten Ramah Investasi

Casey Affleck memberikan penampilan yang luar biasa sebagai Lee Chandler. Ia berhasil menggambarkan seorang pria yang terluka secara emosional dengan ketulusan yang menyentuh.

Affleck mampu menyampaikan banyak emosi hanya melalui ekspresi wajah dan bahasa tubuhnya. Penampilannya yang mengesankan ini membuatnya memenangkan Academy Award untuk Aktor Terbaik.

Lucas Hedges juga memberikan penampilan yang kuat sebagai Patrick. Ia berhasil menangkap kerumitan emosi seorang remaja yang berduka sekaligus mencari jati dirinya.

Dinamika antara Affleck dan Hedges menjadi inti dari film ini, dan keduanya memiliki chemistry yang luar biasa di layar.

Sinematografi dalam “Manchester by the Sea” juga patut dipuji. Pengambilan gambar yang indah dari kota pesisir New England menciptakan latar belakang yang atmosferik untuk cerita yang sedih ini.

Baca Juga :  Gus Bupati Jember Cairkan Lagi Beasiswa Cinta Bergema Angkatan Tahun 2025

Musik score oleh Lesley Barber juga menambah kedalaman emosional pada momen-momen kunci dalam film.

Meskipun “Manchester by the Sea” adalah film yang berat secara emosional, ia juga memiliki momen-momen komedi yang halus.

Lonergan berhasil menyeimbangkan tragedi dengan humor, menciptakan pengalaman menonton yang terasa nyata dan manusiawi.

Secara keseluruhan, “Manchester by the Sea” adalah sebuah karya yang kuat dan menyentuh. Ini adalah film tentang duka, penebusan, dan kekuatan ikatan keluarga.

Dengan penulisan yang brilian, akting yang luar biasa, dan sinematografi yang memukau, film ini adalah contoh sempurna dari storytelling yang kuat. Ini bukan film yang mudah ditonton, tetapi sangat bermanfaat untuk disaksikan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Sasar Pemilih Milenial, PDIP Jember Rombak Pengurus-45% Diisi Pemuda
Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026
Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf
Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama
Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya
Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat
BK Belum Terima Laporan Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat
Kata Ketua Komisi D DPRD Jember Anggotanya Viral Main Game-Ngudut Saat Rapat

Baca Lainnya

Sunday, 24 May 2026 - 17:53 WIB

Sasar Pemilih Milenial, PDIP Jember Rombak Pengurus-45% Diisi Pemuda

Saturday, 16 May 2026 - 19:33 WIB

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026

Thursday, 14 May 2026 - 00:16 WIB

Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf

Wednesday, 13 May 2026 - 22:41 WIB

Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama

Wednesday, 13 May 2026 - 22:10 WIB

Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya

TERBARU

Opinia

Wajah Toleransi di Seberang Jalan

Sunday, 24 May 2026 - 21:28 WIB