Agar Tak Beresiko, Ini Tips Berkendara Saat Hujan

Saturday, 27 January 2024 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar tangkapan layar akun instangram infotangerang.id

Gambar tangkapan layar akun instangram infotangerang.id

Frensia.Id- Berkendara di musim hujan terkadang menjadi salah satu situasi yang sulit bagi beberapa pengemudi. Jalan basah dan jarak pandang yang berkurang memengaruhi cara seseorang menguasai kendaraan.

Mengemudi saat hujan bisa berbahaya, terutama jika Anda tidak mengetahui kondisi jalanan dan karakter kendaraan. Hal inilah yang membuat kondisi hujan sering kali dikaitkan dengan tingkat kecelakaan yang lebih tinggi.

Berikut adalah beberapa tips aman berkendara saat musim hujan, di antaranya:

Menurunkan Kecepatan Berkendara

Saat hujan, lalu lintas akan lebih lambat. Hydroplaning terjadi paling sering ketika kendaraan melaju terlalu cepat. Hydroplaning adalah ketika ban mobil sulit menapak permukaan saat melintasi genangan air. Ban tidak menyentuh jalan tetapi berjalan di atas permukaan air, membuat kendaraan sulit dikendalikan.

Jangan Terlalu Dekat dengan Kendaraan Lain

Selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan yang ada di depan. Menjaga jarak aman memberikan lebih banyak waktu untuk mengantisipasi apa yang terjadi di depan. Lihatlah dengan saksama lampu rem kendaraan yang ada di depan.

Nyalakan Lampu

Cahaya lampu tidak hanya meningkatkan visibilitas tetapi juga membuat kendaraan lain dapat melihat Anda, yang dapat mencegah tabrakan yang disebabkan oleh jarak pandang yang kurang. Pengendara motor juga harus memastikan bahwa lampu depan, belakang, dan sein berfungsi dengan baik.

Baca Juga :  Alfamart dan Sweety Lanjutkan Program Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat

Hindari Penggunaan Lampu Hazard

Pengendara sering menyalakan lampu peringatan saat hujan lebat untuk membuat mobil mereka terlihat oleh orang lain. Namun, menggunakan lampu peringatan saat hujan lebat tidak tepat karena lampu ini seharusnya digunakan saat kendaraan berhenti. Menyalakannya saat hujan justru membuat pengendara di belakang Anda bingung, terutama jika Anda ingin melakukan manuver. Nyalakan lampu sein saat berbelok atau berubah jalur untuk memberi kendaraan di belakang Anda cukup waktu untuk melambat.

Hindari Penggunaan Rem dan Manuver Dadakan Berkendara

Salah satu hal lain yang penting untuk diperhatikan selama musim hujan adalah menggunakan rem dengan tepat. Jika memungkinkan, hindari menggunakan rem terlalu kencang. Selain itu, hindari gerakan tiba-tiba dan berkendaralah dengan tenang. Selain itu, ketahui jalan mana yang kemungkinan besar akan banjir dan jika hujan lebat, cari jalan lain. Periksa Kondisi Ban

Ban memiliki fungsi yang sangat penting bagi sebuah kendaraan. Dalam kondisi hujan, ban memberikan traksi dan menjaga kendaraan tetap stabil. Periksa tapak dan tekanan ban untuk memastikan Anda siap menerjang jalan basah.

Menjaga Ventilasi Tetap Baik

Salah satu masalah yang umum dihadapi oleh pengendara saat hujan adalah jendela kendaraan menjadi berkabut. Meski begitu, sebagian besar teknologi kendaraan saat ini sudah bisa mengatasi kondisi tersebut. Teknologi ventilasi pada mobil akan mengurangi kabut yang berkembang di bagian dalam jendela dan kaca depan. Jika kabut di jendela tidak berkurang dan Anda sulit untuk melihat jalanan, sepertinya Anda perlu menepi dan tunggu hingga hujan reda.

Baca Juga :  Peringati Hari Anak Nasional, Alfamart Edukasi Gizi Ibu dan Anak di Jember

Tetap Fokus

Mengemudi saat hujan membuat situasi berkendara menjadi tidak ideal, salah satunya karena jarak pandang pengemudi yang terbatas. Inilah sebabnya mengapa pengemudi harus lebih waspada dan sadar akan bahaya yang mungkin muncul kapan saja. Dalam situasi seperti itu, waktu reaksi pengemudi menjadi sangat penting, oleh karena itu hindari gangguan apa pun saat mengemudi.

Bawa Jas Hujan

Bagi pengendara motor sudah wajib untuk selalu bawa jas hujan untuk berjaga-jaga bila hujan mendadak. Pilih jas hujan setelah yang lebih aman daripada jas hujan model kelelawar yang berisiko tersangkut di jalan. Pastikan juga Anda pakai jaket dan helm sesuai standar SNI. Meneduh saja bila hujan sangat lebat disertai angin dan petir. Nah, itulah berbagai tips berkendara di musim hujan agar Anda tetap aman sepanjang perjalanan. Bila hujan sangat deras dan Anda tidak yakin mampu menyetir, mohon berhenti hingga hujan reda.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Morula IVF Surabaya Berkunjung ke Jember, Prof Budi Santoso Jelaskan Layanan Bayi Tabung
Morula IVF Surabaya Beri Edukasi Layanan Bayi Tabung di Jember
Alfamart dan Sweety Lanjutkan Program Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat
Dinkes Jember Temukan 271 Orang Terdiagnosa TBC per Juni 2026
Peringati Hari Anak Nasional, Alfamart Edukasi Gizi Ibu dan Anak di Jember
Pemkab Jember akan Luncurkan Layanan Homecare, Berikut Cara Mengaksesnya
Kisah Lutfiyah, Warga Sukowono Jember yang Takut Berobat setelah Idap Kanker Payudara
Cerita Pasien Jantung Asal Banyuwangi Temukan Harapan di RSD Soebandi Jember

Baca Lainnya

Saturday, 8 August 2026 - 17:40 WIB

Morula IVF Surabaya Berkunjung ke Jember, Prof Budi Santoso Jelaskan Layanan Bayi Tabung

Saturday, 8 August 2026 - 17:30 WIB

Morula IVF Surabaya Beri Edukasi Layanan Bayi Tabung di Jember

Thursday, 6 August 2026 - 17:00 WIB

Alfamart dan Sweety Lanjutkan Program Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat

Friday, 31 July 2026 - 19:42 WIB

Dinkes Jember Temukan 271 Orang Terdiagnosa TBC per Juni 2026

Thursday, 23 July 2026 - 12:53 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Alfamart Edukasi Gizi Ibu dan Anak di Jember

TERBARU

Gambar Pickup Terjun ke Bawah Sasak Tambong Banyuwangi, Sopir Luka-luka(Sumber: Isitimewa)

Regionalia

Pickup Terjun ke Bawah Sasak Tambong Banyuwangi, Sopir Luka-luka

Monday, 24 Aug 2026 - 15:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading