Anggota Komisi X DPR RI Apresiasi Buku Pengembangan SDM Modern Karya Dosen FISIP UNEJ

Friday, 9 May 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Nur Purnamasidi saat dikonfirmasi (Sumber foto: Sigit)

Muhammad Nur Purnamasidi saat dikonfirmasi (Sumber foto: Sigit)

Frensia.Id- Anggota komisi X Dewan Perwak Rakyat Republik Indonesia, Muhammad Nur Purnamasidi apresiasi buku ‘Pengembangan SDM Modern: Mengoptimalkan Training Needs Assessment (TNA) Berbasis Social Network untuk Kinerja Unggul’ karya dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (UNEJ), Dr. Selfi Budi Helpiastuti, S.Sos., M.Si.

Hal itu disampaikan saat FISIP UNEJ menggelar acara Bondong Alumni yang bertajuk Diseminasi san Bedah Buku karya Dr. Selfi Budi Helpiastuti, S.Sos., M.Si yang berlangsung di aula FISIP pada Jum’at (09/05/2025).

Menurut Muhammad Nur Purnamasidi, kegiatan bedah buku tersebut merupakan langkah nyata membangun kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah. Terutama dalam penguatan layanan publik.

Selanjutnya kata pria yang akrab disapa Bang Poer itu, masih banyak hasil riset dari Perguruan Tinggi yang belum terhubung langsung dengan pelaksanaan program di tingkat daerah.

“Pelayanan publik secara teoritis dan praktis sebenarnya sudah tersedia di Perguruan Tinggi. Hanya saja, masih belum dikolaborasikan dengan pemerintah daerah. Maka hasil adopsinya belum maksimal,” katanya saat diwawancarai.

Lebih lanjut kata Bang Poer, kehadiran institusi pendidikan merupakan aset strategis yang bisa dimanfaatkan oleh sektor pemerintahan untuk memperbaiki pelayanan publik, seperti di pendidikan dan kesehatan. Terutama seperti FISIP UNEJ yang lengkap dengan teori dan praktiknya.

“Saya sebagai alumni merasa perlu menyampaikan ke pemerintah daerah bahwa komunitas akademisi ini sudah memiliki laboratorium lengkap. Kalau diajak kolaborasi, biayanya jauh lebih murah daripada harus mengundang dari Jakarta atau Surabaya,” ujarnya.

Sekretaris Umum Ikatan Alumni FISIP itu juga menyinggung soal pelayanan publik yang seharusnya melibatkan suara masyarakat sejak awal.

“Pelayanan jangan instruktif dari atas. Tanyakan dulu ke masyarakat, mereka ingin dilayani dengan model seperti apa. Lalu dari situ kita bentuk polanya,” terangnya.

Bang Poer mengapresiasi buku yang ditulis oleh Selfie. Pasalnya, kata dia, buku tersebut juga dapat dijadikan sebagai dasar untuk memperkuat kerja sama antara akademisi dan birokrasi. Tujuannya, agar pelayanan publik tidak hanya efisien, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kepuasan masyarakat.

Sementara itu, Selfi Budi Helpiastuti secara terpisah menyampaikan bahwa gagasan utama dalam bukunya menitikberatkan pada perubahan pendekatan pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Selama ini pelatihan bersifat top-down, padahal tidak semua sesuai dengan kebutuhan para karyawan. Saya ingin model pelatihan yang bottin-up, agar benar-benar sesuai dengan kompetensi mereka,” ungkapnya.

Kata Selfi, selama ini pelatihan yabg diadakan seringkali tidak selaras dengan peserta. Padahal sudah menghabiskan anggaran.

“Sayang sekali jika pelatihan tidak sesuai harapan. Maka saya menulis buku ini agar bisa memberi inspirasi bagi pengambil kebijakan dalam menyusun pelatihan yang tepat sasaran,” tandasnya.

Baca Juga :  Tanggapan Ketua DPRD Jember Terkait Legislator Viral Main Game dan Merokok Saat RDP
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026
Wakil Ketua DPRD Jember Widarto Soroti Alokasi Anggaran MBG dan KDMP saat Temui Massa Demo
Ekonomi Jember Melesat 6,35%, Selaras dengan Riset Disertasi Bupati Fawait
Tim Sekretariat UIN KHAS Jember Tingkatkan Kompetensi melalui Penguatan Profesionalitas
Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru
Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Reformasi GTRA Pasca Maraknya Konflik Tanah
Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA
MBG Dikelola Ugal-Ugalan, Mahfud MD: Tak Heran Jadi Sarang Korupsi

Baca Lainnya

Thursday, 18 June 2026 - 01:20 WIB

Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026

Tuesday, 16 June 2026 - 13:34 WIB

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto Soroti Alokasi Anggaran MBG dan KDMP saat Temui Massa Demo

Saturday, 13 June 2026 - 14:24 WIB

Ekonomi Jember Melesat 6,35%, Selaras dengan Riset Disertasi Bupati Fawait

Friday, 12 June 2026 - 22:30 WIB

Tim Sekretariat UIN KHAS Jember Tingkatkan Kompetensi melalui Penguatan Profesionalitas

Thursday, 11 June 2026 - 20:40 WIB

Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru

TERBARU

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tyahyono (Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026

Thursday, 18 Jun 2026 - 01:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading