Anggota Kpps Wajib Tau! Inilah Wewenang KPPS Dalam Menjalankan Tugasnya

Monday, 29 January 2024 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lustrasi foto pelantikan KPPS dari laman https://kominfo.jatimprov.go.id/

lustrasi foto pelantikan KPPS dari laman https://kominfo.jatimprov.go.id/

Frensia.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi melantik Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) secara serantak pada Kamis tanggal 25 Januari 2024.

Adanya KPPS dimaksudkan untuk membantu susksesi pemilihan umum tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

Masa kerja KPPS selama 1 bulan semenjak dilantik. Akan tetapi masa kerja ini bisa diperpanjang selama sebulan apabila ada pemilihan lanjutan dan susulan. Hal ini sebagaimana amanah aturan PKPU Nomor 8 Tahun 2022 Pasal 27.

Baca Juga :  Demi Penguatan Wisata! Akademisi UIN KHAS Temui Kelompok Perempuan Desa Klatakan

Sebgai badan ad hoc pemilu yang dibentuk untuk membantu suksesi pemilu, KPPS memiliki wewenang dalam menjalankan tuganya. Adapun wewenang KPPS sebagaimana Ayat (1) Pasal 30 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.8 Tahun 2022, sebagai berikut.

  • Mengumumkan hasil penghitungan suara di TPS.
  • wewenang lain yang diberikan oleh KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, PPK, dan PPS sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.
  • Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Baca Juga :  Kata Prof Eddy Hiariej, Konsep Kejahatan Seksual Tiap Negara Berbeda

Demikianlah wewenang KPPS dalam menjalankan tugasnya dalam pemilu tahun 2024 sebagaimana amanah Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.8 Tahun 2022. Sebagai anggota KPPS, wewenang ini harus dipegang teguh demi terciptanya pemilihan umum yang demokratis.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Unik! SPPG di Jember Kenakan Costum Power Rangers Saat Antarkan MBG
Di Harlah Nurul Jadid, KH. Ghofur Maimoen: Imam Syafi’i Jadi Mazhab Besar, Karna Memahami Santri-santrinya
“Falaisa ‘Indahu Fulus Fahuwa Mamfus”, Kata KH. Zuhri Juga Disadari Dari Tauladan Rosul
Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan Guru Besar, Soroti Konservatisme Menggerus Independensi Lembaga Negara
Mimbar Demokrasi Tolak Pilkada Melalui DPRD, Sebut Demokrasi Semakin Mundur dan Perkuat Oligarki
Keren! UNIKHAMS Gelar International Conference On Education and Society (ICESY) 2026 di Taiwan
Kata Prof Eddy Hiariej, Konsep Kejahatan Seksual Tiap Negara Berbeda
Lulus Doktoral UIN KHAS, Warek I IAI Syaichona Mohammad Cholil Bongkar Perlawanan Ekonomi Khas Nyai Pesantren

Baca Lainnya

Tuesday, 20 January 2026 - 17:55 WIB

Unik! SPPG di Jember Kenakan Costum Power Rangers Saat Antarkan MBG

Monday, 19 January 2026 - 13:00 WIB

Di Harlah Nurul Jadid, KH. Ghofur Maimoen: Imam Syafi’i Jadi Mazhab Besar, Karna Memahami Santri-santrinya

Monday, 19 January 2026 - 10:39 WIB

“Falaisa ‘Indahu Fulus Fahuwa Mamfus”, Kata KH. Zuhri Juga Disadari Dari Tauladan Rosul

Thursday, 15 January 2026 - 20:33 WIB

Zainal Arifin Mochtar Dikukuhkan Guru Besar, Soroti Konservatisme Menggerus Independensi Lembaga Negara

Thursday, 15 January 2026 - 20:07 WIB

Mimbar Demokrasi Tolak Pilkada Melalui DPRD, Sebut Demokrasi Semakin Mundur dan Perkuat Oligarki

TERBARU