Lewat TBA, Gus Lilur Siap Penuhi Kebutuhan 9 Pabrik Kalsium Karbonat di Jatim

Friday, 23 January 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Owner dan Founder Bandar Indonesia Grup (BIG), HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy (Foto: Istimewa).

Owner dan Founder Bandar Indonesia Grup (BIG), HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy (Foto: Istimewa).

Frensia.Id, Situbondo – Bandar Indonesia Grup (BIG), perusahaan induk yang mengelola ratusan anak perusahaan, salah satunya PT Tirto Boyo Agung (TBA), menyatakan kesiapannya untuk merajai pasar kapur industri.

Saat ini, BIG menguasai 275 blok tambang yang memproduksi kapur uruk, kapur industri, dolomit, hingga kalsium karbonat yang tersebar di delapan kabupaten di dua provinsi.

Owner dan Founder BIG, HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau yang akrab disapa Gus Lilur mengungkapkan bahwa blok tambang milik BIG di Jawa Timur tersebar di Gresik, Lamongan, Tuban, Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan.

Sementara untuk wilayah Jawa Tengah, pusat tambang berada di Rembang.

“Tambang yang kami kelola memiliki sebaran luas di delapan kabupaten. Ini adalah potensi besar dengan nilai ekonomis tinggi bagi industri nasional,” kata Gus Lilur, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga :  Bongkar Kejahatan Minerba, Praktisi Hukum Bidik Kerugian Negara dan TPPU Mafia Tambang Kalipuro

Gus Lilur menjelaskan bahwa pasar kalsium karbonat di Jawa Timur sangat menjanjikan.

Saat ini, terdapat sembilan perusahaan besar di Jawa Timur yang memproduksi kalsium karbonat dengan kebutuhan bahan baku mulai dari 2 juta hingga 10 juta ton per tahun per perusahaan.

Secara akumulatif, kesembilan perusahaan internasional tersebut membutuhkan suplai kapur kalsium karbonat hingga 50 juta ton per tahun.

Salah satu pemain besar yang disebutkan adalah Omya Indonesia, perusahaan multinasional asal Swiss dan Jerman.

“Omya Indonesia sendiri memiliki tiga pabrik; dua di Jawa Timur dan satu di Rembang, Jawa Tengah. Di wilayah-wilayah operasional mereka, BIG sudah memiliki ketersediaan tambang,” terang pengusaha asal Situbondo tersebut.

Terkait persaingan harga dan kualitas, Gus Lilur mengungkapkan bahwa harga pasar untuk kalsium karbonat spesifikasi 95% berada di kisaran Rp220.000.

Baca Juga :  Pemkab Jember akan Umumkan Perusahaan yang Punya Izin Tambang Galian C

Ia optimis melalui anak usahanya, PT Tirto Boyo Agung (TBA), pihaknya mampu memberikan penawaran yang lebih kompetitif dengan kualitas yang lebih tinggi.

Berdasarkan pengakuan geologis di lapangan, mayoritas suplai yang ada saat ini masih di bawah 98%. Di sinilah TBA mengambil peran dengan menawarkan kualitas premium.

“Berdasarkan hasil uji lab Sucofindo, spesifikasi kapur kalsium karbonat PT Tirto Boyo Agung, memiliki kandungan kalsium karbonat sebesar 95,26% dan kalsium oksida 55,74%, dengan kandungan pengotor (seperti silikon dan magnesium) yang sangat rendah,” urainya.

Dengan data tersebut, Gus Lilur meyakini produknya memiliki daya tawar yang sulit ditandingi.

“Spesifikasi kalsium karbonat TBA ini bisa disebut spesifikasi dewa. Kami siap menyuplai kebutuhan pabrik-pabrik besar di Jawa Timur dengan harga dan kualitas yang lebih baik,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Perempuan Lansia 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Parit Persawahan Tegalsari Banyuwangi
4 Hari Tak Terlihat, Warga Temukan Pria di Purwoharjo Banyuwangi Meninggal Diduga Tersengat Listrik
Imigrasi Jember Bentuk Desa Binaan di Senduro Lumajang, Edukasi Paspor hingga TPPO
Petugas SPPG Tewas! Mobil Operasional MBG Hantam Truk Muatan Tepung
Bermodal Kunci Lemari Bobol Stang Motor, 5 Orang Digulung Tim URC Macan Blambangan
MAKI Jatim Tiadakan Aksi Demo soal Isu Peminjaman 786 M Pemkab Jember
Respons MAKI Jatim soal Pinjaman 786,57 M Pemkab Jember: Ini Untuk Kebaikan Masyarakat
Naas! Cek-cok Dengan Suami, Perempuan Tewas Ditusuk di Banyuwangi

Baca Lainnya

Wednesday, 12 August 2026 - 20:29 WIB

Perempuan Lansia 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Parit Persawahan Tegalsari Banyuwangi

Tuesday, 11 August 2026 - 09:29 WIB

4 Hari Tak Terlihat, Warga Temukan Pria di Purwoharjo Banyuwangi Meninggal Diduga Tersengat Listrik

Monday, 10 August 2026 - 20:40 WIB

Imigrasi Jember Bentuk Desa Binaan di Senduro Lumajang, Edukasi Paspor hingga TPPO

Monday, 10 August 2026 - 15:23 WIB

Petugas SPPG Tewas! Mobil Operasional MBG Hantam Truk Muatan Tepung

Monday, 10 August 2026 - 01:30 WIB

Bermodal Kunci Lemari Bobol Stang Motor, 5 Orang Digulung Tim URC Macan Blambangan

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading