Anies Baswedan Kutip Pepatah Jawa Hingga Sunda. Apa Artinya?

Senin, 5 Februari 2024 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Baswedan Bersama Gus Muhaimin saat Debat Terakhir Pilpres 2024 (Foto: Tangkapan Layar Youtube @KPU RI)

Anies Baswedan Bersama Gus Muhaimin saat Debat Terakhir Pilpres 2024 (Foto: Tangkapan Layar Youtube @KPU RI)

Frensia.id – Anies Baswedan Calon Presiden (capres) Nomor Urut 1 tidak hanya mengutip ayat Al-Qur’an pada debat terakhir capres Minggu (04/02/2024)

Anies juga mengutip pepatah jawa, “Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti” yang artinya segala angkara murka akan kalah oleh kebaikan.

“Merah Putih di atas semuanya. penghormataan kepada kebhinekaan akan menghantarkan kita kepada yang kita ikhtiarkan menjadi Indonesia yang cerdas, sejahtera dan sehat,” kata Anies dalam debat capres yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) itu.

Lebih lanjut, Anies menegaskan cinta kasih dan welas asih menjadi bagian dari perjuangannya. Karenanya, perlawanan terhadap kekuasaan yang muncul dari ketimpangan tidak akan dilakukan dengan kebencian.

Baca Juga :  Puncak Resepsi Peringatan Harlah ke-102, Prabowo Subianto: NU dan Pesantren Memiliki Jasa Besar Atas Kemerdekaan Indonesia

“Kami tidak melawan dengan kebencian, kami tidak melawan dengan rasa ketidaksukaan. Kami akan membawa ini dengan spirit suro diro jayaningrat lebur dening pangastuti,” ujar Anies dengan suara bergetar.

Anies pun mengakui bahwa banyak cobaan yang dihadapinya untuk melakukan perubahan. Dirinya pun berjanji tidak akan melawan hal tersebut dengan kekerasan. Hal itu yang kemudian menurutnya sesuai dengan arti dalam pepatah jawa tersebut.

Pepatah jawa lainnya yang juga dikutip oleh Anies adalah ‘sopo wani rekoso, bakal gayuh mulyo‘.

“Kita menyaksikan begitu banyak orang punya prinsip ‘sopo wani rekoso, bakal gayuh mulyo’. (artinya) Siapa pun yang bersungguh-sungguh dalam usahanya pasti meraih kemuliaan. Tapi bila kesempatannya ada, bila kesemapatnnya tidak ada menghasilkan frustasi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Catat Waktunya! BKN Edarkan Surat Pengangkatan PPPK Tahun ini

Selain itu, ketika berbicara terkait prinsip konsistensi antara ucapan dan ketika diberi amanat. Anies mengutip istilah dalam bahasa Sunda.

“Dan kami ketika menjalankan amanat, maka kami akan memegang prinsip ‘ngadeg sacekna nila saplasna’. Konsistensi ucapan dan perbuatan menjunjung kejujuran dan kearifan,” ucap Anies.

Selanjutnya Anies menegaskan bahwa hal itu menjadi komitmen jika terpilih nanti.

Komitmen untuk fokus pada pembangunan manusia Indonesia, yang akan menghadirkan kesetaraan, menghadirkan keadilan.

“Itulah yang akan kami bawa. Kesetaraan bagi siapa? Laki-perempuan, kaya-miskin, kota-desa, mereka yang berpendidikan umum, madrasah, pesantren, agama apapun, suku apapun,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU
Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan
Tingkatkan Ketahanan Pangan, DPRD Jatim Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu
Komik Keren! Diteliti dan Urai Keburukan Militerisme di Indonesia
Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi
Post Globalization Militarism: Kajian Interdisipliner tentang Hegemoni Ekonomi, Polarisasi Sosial, dan Tatanan Militerisme Dunia 
Catat Waktunya! BKN Edarkan Surat Pengangkatan PPPK Tahun ini
Jelang Lebaran, DPC PDI Perjuangan Distribusikan Parsel Ramadan

Baca Lainnya

Kamis, 3 April 2025 - 01:07 WIB

KH Said Aqil Sirajd Tak Sehebat Gus Dur, Kalah Hadapi Cawe-cawe Jokowi di NU

Kamis, 27 Maret 2025 - 13:22 WIB

Dorong Pelaku Usaha untuk Salurkan CSR, DPRD Jatim: CSR Bisa Jadi Solusi Pengentas Kemiskinan

Kamis, 27 Maret 2025 - 12:59 WIB

Tingkatkan Ketahanan Pangan, DPRD Jatim Berikan Bantuan Beras Kepada Masyarakat Kurang Mampu

Minggu, 23 Maret 2025 - 17:50 WIB

Komik Keren! Diteliti dan Urai Keburukan Militerisme di Indonesia

Jumat, 21 Maret 2025 - 07:01 WIB

Jurnalis Tempo Diteror, Dikirimi Paket Kepala Babi

TERBARU

Kolomiah

Lebaran yang Membumi

Rabu, 2 Apr 2025 - 23:14 WIB

Ilustrasi idul fitri 1446 H

Opinia

Lebaran: Subjek Bebas yang Memaafkan

Rabu, 2 Apr 2025 - 13:20 WIB