Apakah Korupsi Harus Selalu Berkaitan Dengan Uang? Tidak, Berikut Pendapat Pakar Dalam Konteks Republik

Tuesday, 14 May 2024 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pencucian Uang (Sumber: Pixabay)

Ilustrasi Pencucian Uang (Sumber: Pixabay)

Frensia.id- Kasus korupsi yang terjadi di Indonesia akan selalu menjadi buah bibir dan bahan hujatan masyarakat yang paling utama, lebih-lebih mengingat kondisi kesejahteraan masyarakat dan kondisi statistik kemiskinan belum juga ada tanda penurunan secara signifikan.

Salah satunya yang menjadi perhatian publik dan sebagai olok-olok di sosial media adalah korupsi yang bertajuk dalam tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022 atau lebih mudahnya disebut dengan korupsi timah.

Kasus tersebut menyeret 16 orang ke kejaksaan, yang mana salah satunya menjadi sorotan masyarakat, yaitu Harvey Moeis, suami aktris cantik Sandra Dewi.

Tidak tanggung-tanggung pemberitaan di media, penyelewengan yang dilakukan menimbulkan kerugian dengan angka yang cukup fantastis, bernilai 271 T.

Selain itu, dalam rentang waktu yang tidak cukup jauh, publik juga dipertontonkan kasus korupsi yang terjadi di lingkungan Kementerian Pertanian dan menyeret politikus Nasdem, yang menjabat sebagai menteri Pertanian.

Baca Juga :  Peringati Maulid Nabi & HUT RI ke-80, SDN Patemon 02 Gelar Pawai Parade Ancak

Terdapat tiga dugaan dalam peristiwa tersebut, penyalahgunaan surat pertanggung jawaban keuangan negara, dugaan jual beli jabatan, hingga dugaan penerimaan gratifikasi.

Dua kasus tersebut merupakan korupsi yang pernah terjadi di tengah-tengah penyelenggaraan pemerintahan republik Indonesia, dalam jangka waktu paling dekat ini.  

Ketika berbicara mengenai korupsi akan selalu identik dengan uang, entah pemalsuan antara kenyataan dan laporan pertanggung jawaban, penyalahgunaan jabatan atau modus fulus untuk melicinkan sebuah maksud.

Dengan demikian dapat difahami bahwa definisi baku dari korupsi adalah sebuah penyelewengan yang mana didalamnya terdapat permainan dengan uang. Sayangnya pengertian tersebut tidak dapat dibenarkan secara utuh, apalagi ketika meninjau pada bentuk pemerintahan, yaitu republik.

Menurut salah seorang pakar politik abad 16 dari Italia, Niccolo Machiavelli memberi arti korupsi sebagaisemua tindakan yang menempatkan kepentingan tertentu di atas kepentingan umum. Penjelasan semacam ini mempunyai kandungan makna yang lebih luas daripada yang difahami sejauh ini.

Baca Juga :  UIN KHAS Lepas Kontingen PORSI JAWARA II 2026, 67 Atlet Siap Bertanding

Oleh karena itu, penyelewengan uang milik negara merupakan salah satu contoh saja dari tindakan korupsi yang mencederai sebuah negara. Seolah-olah tindakan immoral tersebut hanya dapat dilakukan oleh seorang pejabat saja.

Mengacu pada definisi yang disodorkan oleh penulis buku Il Principle itu, korupsi juga memberi kemungkinan dilakukan oleh warga sipil yang tidak memangku jabatan sekalipun, semisal: mengangkat senjata dengan tentara bayaran untuk melawan negara, menipu dengan kemasyhuran sebagai seorang tokoh agama, petinggi adat atau trah ningrat.

Salah satu pendapatnya yang dianggap mengandung kontroversi sebagai contoh tindakan korupsi adalah anjuran agama untuk lebih berfokus kepada keselamatan diri sendiri di akhirat dan mengabaikan perjuangan perubahan lembaga-lembaga yang bisa menjamin kebebasan dan kesejahteraan rakyat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

UIN KHAS Jember Borong 7 Medali di Ajang PORSI JAWARA II 2026
UIN KHAS Jember Kirim Surat Keberatan dan Dugaan Kecurangan Panitia PORSI JAWARA II 2026
Penanggung Jawab UIN KHAS Jember Minta Lomba LKTI Diulang, Pengumuman Pemenang Catut Logo Kampus
4 Guru Besar UIN KHAS Resmi Ambil Berkas Pendaftaran Bakal Calon Rektor, 1 Masuk Pendaftar
Kapolda Jatim Pimpin Aksi Tanam Pohon dan Bersih-bersih Pantai di Banyuwangi
Peringati Maulid Nabi & HUT RI ke-80, SDN Patemon 02 Gelar Pawai Parade Ancak
Xenia Terguling di Ladang Cabai Usai Hantam Drainase di Kalibaru Banyuwangi
BEM PTMAI Zona V Geruduk DPRD Jatim, Sampaikan Kritik Isu Tambang hingga MBG

Baca Lainnya

Saturday, 12 September 2026 - 21:12 WIB

UIN KHAS Jember Borong 7 Medali di Ajang PORSI JAWARA II 2026

Saturday, 12 September 2026 - 14:18 WIB

Penanggung Jawab UIN KHAS Jember Minta Lomba LKTI Diulang, Pengumuman Pemenang Catut Logo Kampus

Friday, 11 September 2026 - 17:10 WIB

4 Guru Besar UIN KHAS Resmi Ambil Berkas Pendaftaran Bakal Calon Rektor, 1 Masuk Pendaftar

Thursday, 10 September 2026 - 23:14 WIB

Kapolda Jatim Pimpin Aksi Tanam Pohon dan Bersih-bersih Pantai di Banyuwangi

Wednesday, 9 September 2026 - 22:00 WIB

Peringati Maulid Nabi & HUT RI ke-80, SDN Patemon 02 Gelar Pawai Parade Ancak

TERBARU

Gambar Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Enam Nelayan Selamat Setelah Kapal Tenggelam di Perairan Bomo

Sunday, 13 Sep 2026 - 08:30 WIB

Kontingen UIN KHAS Jember, bersama peserta pemenang Juara 1 Lomba Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK) di PORSI JAWARA II 2026 (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

UIN KHAS Jember Borong 7 Medali di Ajang PORSI JAWARA II 2026

Saturday, 12 Sep 2026 - 21:12 WIB

Kepala Satgas MBG sekaligus Penjabat (Pj) Sekda Jember, Achmad Fauzi (tengah) (Foto: Sigit/Frensia).

News

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara

Saturday, 12 Sep 2026 - 19:09 WIB

Puluhan sound horeg saat memadati kawasan lokasi wisata Dira Kafe, Kecamatan Kencong, Jember. (Foto: Istimewa).

News

Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe

Saturday, 12 Sep 2026 - 17:44 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading