Banyak yang Menikah di Bulan Ini, Begini Waktu Menikah Yang Disunnahkan Menurut Madzhab Syafi’i

Thursday, 25 April 2024 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Menikah merupakan sebuah ibadah yang paling lama dilaksanakan oleh umat Islam, sebab seorang yang telah melangsungkan pernikahan akan membersamai pasangan sampai akhir hayat jika kata talak talak tak pernah terucap.

Seseorang yang hendak melangsungkan pernikahan banyak hal yang perlu disiapkan baik secara mental, finansial serta ilmu seputar pernikahan utamanya ilmu agama atau fiqh pernikahan.

Salah satu hal dalam pernikahan yang penting berdasar ilmu adalah waktu menentukan melangsungkan akad nikah. Sebab, yang berkembang pada sebagian masyarakat di Indonesia waktu-waktu melangsungkan akad nikah, sekalipun berdasar pada pertimbangan ketentuan hukum Islam juga tidak sedikit yang berdasar pada primbon.

Untuk itu, Frensia.id lansir dari berbagai literatur fiqh Madzhab Syafi’i, salah satunya kitab Fathul Mu’in karya Syaikh Zainuddin al-Malibari yang mengatakan bahwa akad nikah hendaknya dilaksanakan di Masjid, pada hari Jumat, di pagi hari, dan pada bulan Syawal, serta dianjurkan melangsungkan malam pertama di bulan tersebut.

Baca Juga :  Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Hal ini berdasarkan pada hadits Aisyah R.A sebagai berikut:

عَنْ عَائِشَةَ, قَالَتْ: تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللَّهِ فِي شَوَّالٍ، وَبَنَى بِي فِي شَوَّالٍ، فَأَيُّ نِسَاءِ رَسُولِ اللَّهِ كَانَ أَحْظَى عِنْدَهُ مِنِّي؟، قَالَ : وَكَانَتْ عَائِشَةُ تَسْتَحِبُّ أَنْ تُدْخِلَ نِسَاءَهَا فِي شَوَّالٍ

Dari Sayyidah Aisyah RA, beliau berkata, “Rasulullah SAW menikahiku pada bulan Syawal, dan melangsungkan malam pertama denganku pada bulan Syawal pula. Maka istri-istri Rasulullah yang lebih beruntung dari pada diriku di sisi beliau?”, Perawi berkata: “Aisyah RA suka menikahkan para Wanita di bulan Syawal” (HR. Muslim)

Baca Juga :  Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Imam Nawawi dalam memberikan penjelasan hadits tersebut menerangkan bahwa hadits tersebut mengandung anjuran untuk menikahkan, menikah, dan melangsungkan malam pertama pada bulan Syawal. Para Ulama madzhab Syafi’i menyatakan anjuran ini dan menjadikan hadits tersebut sebagai dalilnya.

Adapun dalil disunnahkan melaksanakan akad nikah pada hari Jumat dan di pagi hari, sebagaimana diuraikan oleh Syaikh Abu Bakar Syatha dalam Hasyiyah I’anah ath-Thalibin karena hari Jumat merupakan paling baiknya hari karena hadits Nabi yang berdoa:

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِيْ بُكُورِهَا

“Ya Allah, berikanlah keberkahan ummatku pada harinya (Jumat)” (HR. Ath-Thabrani)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja
Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI
Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal
Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Baca Lainnya

Saturday, 18 April 2026 - 22:00 WIB

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja

Saturday, 4 April 2026 - 15:05 WIB

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Saturday, 21 March 2026 - 14:54 WIB

Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

Thursday, 19 March 2026 - 07:58 WIB

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

TERBARU

Anggota BEM Nusantara Keresidenan Tapal Kuda, saat sedang berkumpul di Puncak Rembangan, Jember, (Foto: Istimewa).

Educatia

BEM Nusantara Tapal Kuda Tolak SPPG Dibangun di Kampus

Wednesday, 6 May 2026 - 21:56 WIB