Bikin Haru, Jawaban Nyai Sinta Ketika Ditanya Tentang Kebiasaan Buka Puasa Gus Dur

Saturday, 15 March 2025 - 03:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nyai Sinta dalam Acara Buka Bersama di Jember, 14 Maret 2025 (Sumber: frensia.id/ Faiq Al Himam)

Nyai Sinta dalam Acara Buka Bersama di Jember, 14 Maret 2025 (Sumber: frensia.id/ Faiq Al Himam)

Frensia.id – Jawaban Nyai Sinta Nuriyah atau Istri KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saat ditanya tentang kebiasaan Gus Dur ketika berbuka membuat peserta buka bersama di Yayasan Rukun Harapan Jember terharu, Jumat (14/3).

Mendapat pertanyaan demikian, berdasarkan keterangan Cicik Farha (Founder Kampung Belajar Tanoker Ledokombo) yang menjadi pendamping Nyai Sinta di panggung menyatakan istri dari Presiden Republik Indonesia ke-4 agak kaget dan seloroh berucap “kok takon ngono yo?” (kok bertanya begitu ya).

Jawaban dari Nyai Sinta bagi penanya dan para penggemar atau pengkaji pemikiran Gus Dur akan menjadi informasi yang sangat berguna karena dengan begitu mereka tidak hanya dapat meniru Gus Dur dalam dalam hal pemikiran, tapi juga kebiasaan Gus Dur saat bulan Ramadan.

Baca Juga :  Tangis Istri dan Anak Kembar Pecah Sambut Jenazah Ponco Korban KM Virgo

“Gus Dur tidak pernah buka puasa di rumah”, kenang Nyai Sinta membuat kaget sebagian peserta buka bersama yang dengan serius menunggu jawabannya.

Pendiri Yayasan Puan Amal Hayati itu menjelaskan bahwa hal demikian terjadi karena dirinya dan Gus Dur sama-sama memiliki sekian kesibukan dan sering menghadiri undangan buka bersama dari berbagai kalangan.

Sekalipun begitu, Nyai Sinta menjelaskan bahwa Gus Dur dihidangkan makanan apapun, cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama itu selalu mau.

Namun Cicik Farha sebagai orang yang pernah menjadi ajudan Gus Dur menyatakan bahwa jawaban Nyai Sinta tentunya perlu digaris bawahi.

“mungkin karena waktunya yang singkat, jawaban ibu tadi tidak mewakili semua fase kehidupan beliau”, jelas Cicik.

Menurutnya, jawaban Nyai Sinta secara spontan yang beliau alami ketika anak-anak beliau sudah dewasa.

Baca Juga :  Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal

Sebagai informasi, Nyai Sinta hadir ke Jember dalam rangka Sahur Keliling yang telah rutin digelar, bedanya tahun ini di Jember dikemas menjadi buka bersama karena berbagai pertimbangan tuan rumah, Yayasan Rukun Harapan, Gusdurian serta Tanoker Jember.

Acara buka bersama yang berlangsung aula di Sekolah Tiga Bahasa Rukun Harapan Jember itu cukup unik karena berbagai agama, etnis dan suku bercampur dengan penuh kedamaian dan kerukunan.

Hadir dalam acara perwakilan Kemenag, perwakilan dari Dinas Bakesbangpol, DP3AKB, Dinas Pendidikan, perwakilan DPRD Jember,  PCNU Jember, jajaran Lurah, Camat,  Polsek, Danramil, perwakilan organisasi Tionghoa, serta berbagai organisasi lintas agama dan etnis yang tergabung dalam berbagai organisasi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput
Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal
Hari Sumpah Pemuda 2026, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Kali Sungai Kalimati Muncar
Latma Garuda Shakti 2026 Dimulai, Prajurit Indonesia-India Asah Kemampuan Tempur di Banyuwangi
Peduli! NU Care-LAZISNU PCNU Bondowoso Salurkan Bantuan Pada Korban Gempa Bumi NTT
PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri
Unik! Wakil Sekretaris PCNU Situbondo Peringati HSN Dengan Panjat Tiang Bendera
Truk Bermuatan Karton Tabrak Scoopy di Wongsorejo Banyuwangi, Pemotor Meninggal

Baca Lainnya

Sunday, 1 November 2026 - 16:14 WIB

Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput

Thursday, 29 October 2026 - 21:40 WIB

Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal

Wednesday, 28 October 2026 - 19:44 WIB

Hari Sumpah Pemuda 2026, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Kali Sungai Kalimati Muncar

Wednesday, 28 October 2026 - 19:40 WIB

Latma Garuda Shakti 2026 Dimulai, Prajurit Indonesia-India Asah Kemampuan Tempur di Banyuwangi

Sunday, 25 October 2026 - 11:51 WIB

Peduli! NU Care-LAZISNU PCNU Bondowoso Salurkan Bantuan Pada Korban Gempa Bumi NTT

TERBARU

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember, saat memberikan dokumen resmi kajian ilmiah terkait rekomendasi dalam muatan Rancangan Peraturan Daerah Ketentraman dan Ketertiban Umum (Raperda Trantibum), pada Komisi A DPRD Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

MUI Jember Desak DPRD Pertegas Penegakan Peraturan Sound Horeg

Thursday, 5 Nov 2026 - 16:50 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading