Cak Imin dan JK Dilaporkan; Besok-besok Kalau Berkuasa Penjara Penuh

Wednesday, 14 February 2024 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cuplikan Layan Akun X @Dennysiregar7

Cuplikan Layan Akun X @Dennysiregar7

Frensia.id- Film Dirty Vote banyak mendapat komentar dari politisi. Beberapa diantara politisi viral komentarnya adalah Cak Imin (Wapres 02) dan Jusuf Kalla (pendukungnya). Sayangnya, Kemarin (13/02/2024), keduanya dilaporkan ke Bawaslu.

Kelompok yang menamakan dirinya komunitas Advokat Lintas Nusantara (Lisan) melaporkan Cak Imin dan JK karena dianggap melanggar ketentuan pemilu.

Cak Imin bersalah karena mengupload trailer film Dirty Vote. Perbuatan tersebut dianggap memprovokasi karena didalamnya banyak menyudutkan pasangan 02. “Meskipun di dalamnya ada paslon yang lain, tapi lebih spesifik pasangan 02”, kata Fatoni, Ketua Lisan.

Baca Juga :  Cerita Gus Fawait yang Teringat Pesan Ibunya Sebelum Meluncurkan Program UHC Prioritas Warga Jember

Begitupun JK, ia dianggap telah melanggar.   Pelanggarannya, karena ia berkomentar film tersebut masih mengukapkan fakta 25%. Bagi Fatoni komentar tersebut memberikan kesan adanya kecurangan yang lebih besar.

Menanggapi hal tersebut, Cak Imin malah begitu santai. “Ha ha itu tanda panik saja”, ujarnya pada media.

Baca Juga :  Dirjen Dukcapil Ungkap Jember Kurang 3 Persen Warganya Selesai Perekaman KTP

Bukan hanya Cak Imin, warganet juga ada yang mengomentarinya. Salah satunya, sutradara yang baru tenar dengam film barunya, Denny Siregar. Ia menulis dalam akun X miliknya.

“Belum berkuasa aja semua orang dilaporin, besok2 kalo berkuasa, penjara seumur hidupnya”, postingannya dalam @Dennysiregar7.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan
Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa
Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember
Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Dinsos Jember Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Stiker Warga Miskin, DPRD: Kami Minta Pencetakan Diefisiensi
Pemkab Jember akan Optimalkan Dana Investasi untuk Pembangunan Daerah
Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio
Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan, Targetkan 10.000 Peserta

Baca Lainnya

Thursday, 20 August 2026 - 18:11 WIB

Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan

Thursday, 20 August 2026 - 18:06 WIB

Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa

Thursday, 20 August 2026 - 18:00 WIB

Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember

Wednesday, 19 August 2026 - 17:08 WIB

Dinsos Jember Anggarkan Rp2,8 Miliar untuk Stiker Warga Miskin, DPRD: Kami Minta Pencetakan Diefisiensi

Tuesday, 18 August 2026 - 21:07 WIB

Pemkab Jember akan Optimalkan Dana Investasi untuk Pembangunan Daerah

TERBARU

BPBD Jember, saat mendistribusikan air bersih di wilayah yang terdampak kekeringan (Foto: Humas BPBD Jember).

News

BPBD Jember Catat 922 KK Terdampak Kekeringan di 7 Kecamatan

Wednesday, 19 Aug 2026 - 21:26 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading