Dentuman Kampus Kritik Jokowi Semakin Ramai : Gus Imin Ajak UNEJ dan UIN KHAS Jember Kawal Demokrasi

Sunday, 4 February 2024 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id -Dalam gelaran Wong Jember Slepet Imin, Gus Imin prihatin dengan situasi demokrasi saat ini, baginya saat ini demokrasi sedang darurat hal itu ditandai dengan adanya fenomena perguruan-perguruan tinggi ternama di Indonesia dan guru-guru besar melakukan kritik secara terbuka.

Fenomena secaman itu langka mengingat 1 dasawarsa terkahir hanya mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa yang melakukannya. Fenomena tersebut mengafimasi demokrasi saat ini benar-benar dalam kondisi bahaya.

“Saya sendiri termasuk yang kaget dan bersyukur. Kaget karena sudah lama kampus tidak ada bunyinya. Hampir 10 tahun kampus hanya mahasiswa, hanya BEM yang bergerak hanya dibeberapa pergutuan tinggi.

Hari ini sudah merata dan rata-rata yang bersuara yang punya kredibel, banyak guru besarnya, ini menandakan bahaya, kalau guru besar turun gunung itu berarti ada bahaya. Harus ada perubahan, perubahan itu karena ada penyelewengan demokrasi.” Tutur Gus Imin

Baca Juga :  Meski Usai Terjatuh, ASN di Jember Siap Lanjutkan Verval Data Kemiskinan

Sebelumnya sudah banyak kampus ramai-ramai mengkritik Jokowi, seperti dilansir Tempo.co (3/2/2024) kritikan itu datang antara lain dari kalangan akademisi UGM, UII, hingga guru besar UI.

Dikalangan PTKIN yang mendesak Jokowi datang dari komunitas alumni dan civitas akademika UIN Syarif Hidayatullah.

Fenomena kritik Jokowi yang datang dari alumni, civitas akademika, hingga guru besar yang rata-tara berasal dari kampus-kampus ternama dan terbaik di Indonesia itu membuat Cak Imin kagum.

Sikap itu dilakukan menurutnya karena situasi negara yang mulai menghawatirkan.

Oleh karena itu Gus Imin mengajak dua kampus ternama di Jember yakni Universitas Jember dan Universitas Islam Negeri (UIN) KHAS Jember bisa melakukan hal sama sebagaimana perguruan tinggi yang sudah melalukan petisi secara terbuka.

Baca Juga :  Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Ketua YLBHI Harap Legislatif Mengaudit Intelejen

“Saya kagum karena lima tahun terkahir kok kampus adem ayem. Tetapi ternyata tidak, saat suasana negara agak menghawatirkan, rupaya mereka turun. Kita tunggu saja Universitas Jember (UNEJ) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Jember juga bisa berbuat seperti perguruan tinggi lainnya” Kata cak Imin

Harapan Gus Imin tersebut cukup rasional, mengingat UNEJ merupakan perguruan tinggi negeri seperti UI dan UGM yang sudah melakukan kritik terbuka sedang UIN KHAS Jember merupakan kampus PTKIN seperti UIN Syrarif Hidayatullah Jakarta yang juga sudah melakukan kritik terbuka.

Kita tunggu saja kedua kampus ternama di Jember ini apakah akan melakukan hal yang sama seperti kampus-kampus ternama lainnya. Sebagai wujud untuk menyelamatkan dan menjaga demokrasi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026
Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf
Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama
Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya
Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat
BK Belum Terima Laporan Anggota DPRD Jember Main Game-Merokok Saat Rapat
Kata Ketua Komisi D DPRD Jember Anggotanya Viral Main Game-Ngudut Saat Rapat
Tanggapan Ketua DPRD Jember Terkait Legislator Viral Main Game dan Merokok Saat RDP

Baca Lainnya

Saturday, 16 May 2026 - 19:33 WIB

Pj Sekda Jember Bangga Alun-Alun Kembali Diguncang Karnaval SCTV 2026

Thursday, 14 May 2026 - 00:16 WIB

Anggota DPRD Jember Main Game-Ngudut Saat Rapat Akhirnya Minta Maaf

Wednesday, 13 May 2026 - 22:41 WIB

Film “Pesta Babi” Menggema di Katedral Labuan Bajo, Dandhy Dwi Laksono: Tidak Ada Hubungannya Dengan Agama

Wednesday, 13 May 2026 - 22:10 WIB

Dandhy Dwi Laksono, Sutradara Film “Pesta Babi”, Kritik Keras UU ITE yang Berpotensi Menjeratnya

Wednesday, 13 May 2026 - 16:17 WIB

Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat

TERBARU

Gambar Diteliti, Lagu Speak Up Ternyata berisi Pesan Ekokrtisisme (Sumber: Grafis Frensia)

Educatia

Diteliti, Lagu Speak Up Ternyata berisi Pesan Ekokrtisisme

Sunday, 17 May 2026 - 21:24 WIB

Sumber Gambar: Ilustrasi AI Gemini

Kolomiah

Modal Pilkades

Sunday, 17 May 2026 - 19:48 WIB

Suasana saat acara Karnaval SCTV berlangsung (Foto: Sigit/Frensia).

Entertainment

Karnaval SCTV 2026 Kembali Guncang Alun-Alun Jember

Saturday, 16 May 2026 - 19:40 WIB