Di Tengah Peringatan Darurat, Malah Trends PilihDAMAI BarengPRABOWO, Diduga Dilakukan Buzzer

Thursday, 22 August 2024 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Di Tengah Peringatan Darurat, Malah Trends PilihDAMAI BarengPRABOWO, Diduga Dilakukan Buzzer (sumber: Ilustrasi/Frensia)

Gambar Di Tengah Peringatan Darurat, Malah Trends PilihDAMAI BarengPRABOWO, Diduga Dilakukan Buzzer (sumber: Ilustrasi/Frensia)

Frensia.id- Di tengah Demonstrasi yang dilakukan banyak oleh mahasiswa hingga artis, tiba-tiba ramai tag yang diduga disebar oleh Buzzer politik pendudukung Prabowo.

Tag PilihDAMAI BarengPRABOWO tiba-tiba trending di Media X. Entah apa maksudnya, yang pasti tak ada hubungannya dengan masalah besar yang sedang terjadu saat ini.

Tag tersebut tampak dilakukan oleh Buzzer politik. Pasalnya, juga ada trends serupa yang maknanya hampir sama dengan tag, LebihSEJUK LebihNYAMAN.

Fenomena munculnya tagar seperti #PilihDAMAIBarengPRABOWO dan #LebihSEJUKLebihNYAMAN yang tiba-tiba trending di media sosial, membuat para waeganet terheran. Pasalnya muncul saat terjadi demonstrasi atau masalah besar. Tentu mereka mengaitkannya pada aktivitas buzzer politik.

Buzzer politik sendiri adalah individu atau kelompok yang bertugas memengaruhi opini publik di media sosial dengan cara mengalihkan perhatian dari isu-isu tertentu atau membentuk citra positif untuk pihak yang mereka dukung.

Dalam konteks ini, tagar tersebut kemungkinan besar bertujuan untuk menggeser fokus dari masalah yang sedang dihadapi oleh masyarakat ke narasi lain yang lebih menguntungkan bagi sosok atau kelompok tertentu, dalam hal ini Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Komisi A DPRD Jember Gelar Hearing Terkait Dugaan Indisipliner ASN

Aktivitas semacam ini sudah sering terlihat dalam berbagai dinamika politik di Indonesia, di mana media sosial digunakan sebagai medan pertarungan untuk mempengaruhi persepsi publik.

Tagar-tagar semacam ini biasanya tidak memiliki keterkaitan langsung dengan isu besar yang sedang dibahas publik, tetapi lebih ditujukan untuk membangun citra yang positif dan memberikan kesan stabilitas atau kedamaian.

Beberapa warganet, tentu kaget dengan trends media X ini. Penyebaran wacana itu dianggap berlawanan dengan apa yang terjadi saat ini.

Baca Juga :  Pemkab Jember Komitmen Bantu Peralihan Status PPPK dan Lakukan Kejar Paket Pendidikan

Bahkan, ada yang menyebutnya, strategi Buzzer yang jelek.

“Jelek cara mainnya. Simpen aja itu duit. Percuma, nggak bakal bisa nutupin isu perjuangan hari ini”, ujar akun @ryan_nira 22/08/2024.

Bahkan ada warganet yang mengajak untuk melaporkan trends tersebut. Ia mengajak pengguna media X melaporkan trends tersebut sebagai hal yang berbahaya.

“Bantu report trendingnya guys! pilih yang “Tren ini berbahaya atau spam” PilihDAMAI BarengPRABOWO”, tandas akun @twebiy sambil memosting sebuah screenshot yang berisi cara melaporkannya.

Serua lain, juga datang dari postingan @pegawailangit_. Ia mengajak untuk fokus memperkuat #KawalPutusanMK.

“Para Buzzer sudah bergerak dengan menggaungkan hashtag #.PilihDAMAI BarengPRABOWO. JANGAN DI KOMEN, LIKE, ABAIKAN SAJA POTINGAN MEREKA
KITA TETAP FOKUS NAIKAN HASHTAG #KawalPutusanMK,”catatnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Selenggarakan Taswirul Afkar! Ketua Ansor Jember Dorong Pemuda NU Berpihak Pada Sipil
DPRD Jember Buka Suara soal Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates Ternyata Tak Punya KTP
Anggota DPRD Jember David Soroti Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates: Ini Tragedi Kemanusiaan
Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah

Baca Lainnya

Wednesday, 4 November 2026 - 21:09 WIB

Selenggarakan Taswirul Afkar! Ketua Ansor Jember Dorong Pemuda NU Berpihak Pada Sipil

Wednesday, 4 November 2026 - 19:55 WIB

DPRD Jember Buka Suara soal Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates Ternyata Tak Punya KTP

Wednesday, 4 November 2026 - 14:27 WIB

Anggota DPRD Jember David Soroti Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates: Ini Tragedi Kemanusiaan

Sunday, 1 November 2026 - 22:37 WIB

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

TERBARU

Pelaku berinisial MFR (28), saat sedang menjalani penyidikan di Mapolres Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Criminalia

Kronologi Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswi yang PLP di Jember

Tuesday, 3 Nov 2026 - 16:00 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading