Dirlantas Polda Jatim Tegas Minta Seluruh Pihak Jalankan Peran, Pengendara Jangan Ngeblong di Ketapang

Sunday, 6 September 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Dirlantas Polda Jatim Tegas Minta Seluruh Pihak Jalankan Peran, Pengendara Jangan Ngeblong di Ketapang (Sumber: istimewa)

Gambar Dirlantas Polda Jatim Tegas Minta Seluruh Pihak Jalankan Peran, Pengendara Jangan Ngeblong di Ketapang (Sumber: istimewa)

FRENSIA.ID– Rapat koordinasi penanganan antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang berlangsung dengan nada tegas, Minggu (06/09/26). Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Pol Rahmat Hakim, mempertanyakan mengapa persoalan tersebut belum juga tuntas hingga Polda Jatim harus menurunkan personel bantuan kendali operasi (BKO) ke Banyuwangi.

Dirlantas menilai penanganan kepadatan tidak boleh hanya bertumpu pada kepolisian. Personel Polresta Banyuwangi bersama pasukan BKO bekerja selama 24 jam di sepanjang jalur terdampak, sedangkan penyelesaian persoalan teknis dan kapasitas penyeberangan berada dalam kewenangan instansi lain.

Rapat koordinasi tersebut melibatkan Polresta Banyuwangi, Polda Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Dinas Perhubungan, ASDP, dan Kementerian Perhubungan. Turut hadir Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, Wadirlantas Polda Jatim AKBP Wawan Andi Susanto, Kabagbinops Ditlantas Polda Jatim AKBP Argo Budi Sarwono, Kasat PJR Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana, serta Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol I Gusti Bagus Krisna Fuady.

Dalam rapat tersebut, Dirlantas juga menegur unsur perhubungan agar tidak sekadar memantau keadaan dari dalam ruangan. Pejabat dan petugas terkait diminta turun melihat kondisi secara langsung serta segera mengambil langkah teknis sesuai kewenangannya.

Baca Juga :  Tergiur Janji Fortuner dan Umrah, Warga Pesanggaran Banyuwangi Diduga Ditipu Rp 159 Juta

Kepolisian, tegasnya, bertugas menjaga dan mengurai arus kendaraan di jalan. Sementara kelancaran pergerakan kendaraan melalui pelabuhan bergantung pada kesiapan layanan dan kapasitas penyeberangan yang ditangani Kementerian Perhubungan bersama ASDP.

Di jalur menuju Ketapang, Polresta Banyuwangi menangani langsung pengaturan lalu lintas sebagai kepolisian kewilayahan. Polda Jatim memperkuat penanganan tersebut dengan mengerahkan personel Direktorat Lalu Lintas dan bantuan dari sejumlah polres.

Sekitar 60 personel dengan dukungan 30 sepeda motor diterjunkan untuk membantu Polresta Banyuwangi. Mereka bekerja dalam empat shift selama 24 jam untuk melakukan pengaturan dan patroli, sekaligus membantu kendaraan dengan kebutuhan mendesak, termasuk ambulans dan kendaraan yang membawa orang sakit.

Dari sisi pelabuhan, dukungan Kementerian Perhubungan dan ASDP melalui penambahan kapal serta penerapan pola TBB diharapkan dapat mempercepat pergerakan kendaraan. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Dinas Perhubungan juga terlibat dalam koordinasi agar penguraian antrean di jalan berjalan beriringan dengan percepatan layanan penyeberangan.

Seusai rapat, Rahmat menjelaskan bahwa panjang antrean masih bergerak fluktuatif. Dari sekitar 8–9 kilometer pada malam sebelumnya, antrean sempat menyusut menjadi 1,7 kilometer sekitar pukul 04.30 WIB, tetapi kembali memanjang hingga lebih dari 5 kilometer pada siang hari.

Baca Juga :  Bawa Gagasan "Kedungrejo Ceria", M. Ainur Ridlo Siap Bertarung di Pilkades Serentak Banyuwangi

Penguatan personel akan dipertahankan setidaknya sampai panjang antrean turun di bawah dua kilometer. Namun, ia menekankan bahwa penguraian kepadatan tidak cukup dilakukan melalui rekayasa lalu lintas. Percepatan dari sektor penyeberangan harus berjalan bersamaan.

Seluruh instansi diminta menjalankan perannya secara terkoordinasi dan tidak saling menunggu. Kepolisian menjaga arus di jalan, otoritas penyeberangan menangani aspek teknis dan kapasitas layanan, sedangkan pemerintah daerah serta Dinas Perhubungan memperkuat koordinasi penanganan.

Pengguna jalan juga diminta tertib mengikuti antrean dan arahan petugas. Pengendara dilarang mengambil jalur berlawanan atau “ngeblong” karena dapat menutup ruang kendaraan dari arah lain dan membuat arus terkunci.

“Yang kita utamakan adalah tidak ada kendaraan yang ngeblong. Kalau sampai ngeblong, nanti mengunci arus. Kalau memang ada kebutuhan mendesak, segera hubungi petugas kami yang ada di sepanjang jalan. Kami hadir 24 jam untuk masyarakat,” tegas Dirlantas Polda Jatim. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Warga Pulau Mandangin Tolak Lokasi KNMP di Pasir Putih: Setuju Programnya, Bukan Tempatnya
Merespon Karhutla, Wakil Ketua PC LPBI Kencong Mengkritik Keras Pemerintah dan Aktivis Organisasi
Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi
PLN UP3 Siapkan Stasiun Pengisian Daya untuk Kendaraan Listrik di Jember dan Lumajang
Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV
Kebakaran Dua Kandang Ayam di Banyuwangi, 28 Ribu Ekor Ayam Mati Terpanggang
Tangis Istri dan Anak Kembar Pecah Sambut Jenazah Ponco Korban KM Virgo
Kemarau Panjang, 400 KK di Genteng Banyuwangi Digerojok 10 Ribu Liter Air Bersih

Baca Lainnya

Sunday, 18 October 2026 - 22:50 WIB

Warga Pulau Mandangin Tolak Lokasi KNMP di Pasir Putih: Setuju Programnya, Bukan Tempatnya

Friday, 16 October 2026 - 10:56 WIB

Merespon Karhutla, Wakil Ketua PC LPBI Kencong Mengkritik Keras Pemerintah dan Aktivis Organisasi

Thursday, 15 October 2026 - 22:52 WIB

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Wednesday, 14 October 2026 - 23:44 WIB

PLN UP3 Siapkan Stasiun Pengisian Daya untuk Kendaraan Listrik di Jember dan Lumajang

Sunday, 11 October 2026 - 19:49 WIB

Terduga Pembobol Rumah di Sobo Banyuwangi Dibekuk Tim URC Satreskrim Lewat Rekaman CCTV

TERBARU

(Tengah memakai peci hitam) Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat setelah menggelar acara Bakti Sosial Kesehatan di RSD dr. Soebandi Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Gus Fawait Respons ‘Surat Cinta’ MUI Jember soal Sound Horeg

Saturday, 17 Oct 2026 - 23:50 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading