Dua Pria di Jember Carok Gara-Gara Batas Tanah, 1 Tewas

Monday, 26 January 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Frensia.Id– Dua pria di Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Jember terlibat carok. Peristiwa itu terjadi pada pukul 06:00 WIB, yang mengakibatkan satu orang tewas.

Camat Kalisat, Nuryadi menyampaikan, dua orang itu adalah Sumarsono (52) selaku korban. Lawannya adalah Buradi (68).

“Dua-duanya adalah warga Dusun Krajan, Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Jember. Dan mereka adalah saudara,” katanya, Senin (26/1/2026).

Selanjutnya kata dia, berdasarkan dari keterangan warga sekitar, masalah itu bermula dari keduanya yang bersitegang urusan batas tanah.

Pada Sabtu (24/1/2026) malam, keduanya bersitegang dengan sama-sama membawa senjata tajam.

“Namun pada Sabtu malam Minggu, keduanya sempat dilerai. Kemudian terjadi kesepakatan untuk menyelesaikan secara damai di Kantor Desa,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Jember Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Narkoba Hasil Operasi 10 Bulan

“Ternyata tidak sampai ada perundingan saat itu, lalu pagi tadi ini mereka carok,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Kalisat, Iptu Ika Mufid Dati menjelaskan, pada Senin (26/1/2026), sekitar pukul 05:00 WIB, Sumarsono sedang menyapu halaman rumahnya. Kemudian, datanglah Buradi langsung membacok Sumarsono.

“Bacokan pertama dengan menggunakan sabit mengenai punggung korban. Kemudian bacokan kedua sempat di tangkis oleh korban dengan tangannya, sehingga telapak tangan sebelah kanan Sumarsono mengalami luka bacok,” ungkapnya.

Setelah itu, korban sempat melarikan diri ke rumah Suharjo selaku ketua RW. Akan tetapi, Buradi tetap mengejarnya.

“Saat sampai di halaman rumah Suharjo, Suharjo juga sedang menyapu. Korban meminta tolong dengan cara memeluk Suharjo dari belakang,” jelasnya.

Baca Juga :  Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember

“Akan tetapi, Buradi tetap melakukan pembacokan yang diarahkan ke Sumarsono. Akan tetapi bacokan Buradi ditangkis oleh Suharjo dengan mengggunakan gagang sapu,” imbuhnya.

Sumarsono kemudian melarikan diri lagi ke sebelah rumah Suharjo. Namun, sewaktu akan melarikan diri, Sumarsono terjatuh sehingga Buradi melakukan pembacokan di perutnya.

“Bacokan itu mengenai perut korban hingga usus korban terburai. Setelah itu Suharjo datang untuk melerai dan mengamankan sabit yang di pegang oleh Buradi,” tuturnya.

“Kemudian pelaku diamankan oleh warga dan dibawa ke Polsek Kalisat guna dilakukan proses hukum. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit Soebandi dan meninggal di sana,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Polisi Bubarkan 7 Unit Sound Horeg Berkeliaran Dini Hari di Jember
Polres Jember Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Narkoba Hasil Operasi 10 Bulan
Polisi Sebut Pelaku Pembacokan di Kalisat Terancam 9 Tahun Penjara
Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember
Dua Motor Penjual Nasi di Panti Jember Digondol Maling, Korban Trauma Hingga Berhenti Jualan
Curanmor di Jember Tertangkap dan Diamuk Massa
Kondisi Psikologis Siswi SMP Korban Kejahatan Seksual, Enggan Balik Sekolah karena Malu
Siswi SMP di Jember Setahun Jadi Korban Kejahatan Seksual Ayah Tiri Saat Ibu Jadi TKW

Baca Lainnya

Monday, 2 March 2026 - 19:15 WIB

Polisi Bubarkan 7 Unit Sound Horeg Berkeliaran Dini Hari di Jember

Thursday, 26 February 2026 - 14:47 WIB

Polres Jember Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Narkoba Hasil Operasi 10 Bulan

Wednesday, 28 January 2026 - 12:37 WIB

Polisi Sebut Pelaku Pembacokan di Kalisat Terancam 9 Tahun Penjara

Wednesday, 28 January 2026 - 12:31 WIB

Penjelasan Ketua RW Soal Pembacokan Sebabkan 1 Tewas di Kalisat Jember

Monday, 26 January 2026 - 16:06 WIB

Dua Pria di Jember Carok Gara-Gara Batas Tanah, 1 Tewas

TERBARU

Kambing Bermata Satu, di Ambulu Jember. (Foto: Istimewa).

News

Geger Kambing Bermata Satu Lahir di Ambulu Jember

Wednesday, 4 Mar 2026 - 23:09 WIB