Fans Sepak Bola Jepang Sesali Yokohama F. Marinos, Tak Mainkan Pemain Timnas Indonesia, Sandy Walsh

Sunday, 16 February 2025 - 04:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Para penggemar sepak bola di Jepang tengah kecewa dengan keputusan pelatih Yokohama F. Marinos yang belum juga memberikan kesempatan debut  (Sumber: Frensia Grafis)

Gambar Para penggemar sepak bola di Jepang tengah kecewa dengan keputusan pelatih Yokohama F. Marinos yang belum juga memberikan kesempatan debut (Sumber: Frensia Grafis)

Frensia.id – Para penggemar sepak bola di Jepang tengah kecewa dengan keputusan pelatih Yokohama F. Marinos yang belum juga memberikan kesempatan debut bagi pemain Timnas Indonesia, Sandy Walsh.

Pada laga perdana J1 League 2025 yang berlangsung Sabtu (15/2/2025), Marinos harus puas berbagi angka 1-1 saat menjamu Albirex Niigata di Nissan Stadium. Sayangnya, meskipun banyak harapan dari para suporter, Walsh tetap menghuni bangku cadangan hingga peluit panjang berbunyi.

Laga kontra Albirex Niigata dimulai dengan kejutan bagi tuan rumah. Shusuke Ota membawa Niigata unggul terlebih dahulu pada menit ke-26, memanfaatkan kelengahan lini belakang Marinos. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, memicu kekecewaan dari para pendukung setia Marinos yang mengharapkan performa lebih baik di laga pembuka musim

Tim asuhan pelatih Kevin Muscat akhirnya mendapat angin segar setelah diberikan hadiah penalti pada menit ke-77. Anderson Lopes yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper lawan dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Baca Juga :  Mbappe Hampir Hatrick! Prancis Dipermalukan Inggris

Meski demikian, permainan Marinos dianggap masih jauh dari ekspektasi, terlebih dengan lini pertahanan yang dianggap kurang solid.

Harapan besar para penggemar Marinos untuk melihat aksi Sandy Walsh di lapangan tak terwujud. Pemain berusia 28 tahun itu baru saja bergabung dengan klub pekan lalu, namun belum mendapatkan menit bermain. Banyak yang menganggap Walsh bisa menjadi solusi bagi lini belakang Marinos yang dinilai kurang disiplin.

Keputusan pelatih untuk tidak memainkan Walsh memicu reaksi keras dari para penggemar di media sosial X (Twitter). Akun resmi Marinos, @prompt_fmarinos, dibanjiri komentar bernada kekecewaan.

“Sandy Walsh harusnya diberi kesempatan! Pertahanan kita sangat rapuh,” tulis salah satu netizen sebagaimana dikutip TVonenews.

“Jika tidak ingin memainkan pemain berkualitas, lebih baik kembalikan dia ke klub lamanya,” komentar lainnya.

Tak hanya itu, beberapa pendukung bahkan meminta evaluasi terhadap skuad Marinos yang tampil kurang maksimal. Ada pula yang menyarankan agar pelatih segera merotasi tim demi hasil yang lebih baik di laga-laga selanjutnya.

Baca Juga :  Tak Sebaik Portugal, Prancis Juga "Nyungsep" Menghadapi Spanyol

Hingga saat ini, pelatih Kevin Muscat belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan di balik keputusannya untuk mencadangkan Sandy Walsh. Namun, beberapa spekulasi muncul, salah satunya bahwa Walsh masih butuh waktu beradaptasi dengan gaya permainan di Liga Jepang.

Di sisi lain, performa Walsh bersama Timnas Indonesia telah membuktikan bahwa dirinya merupakan bek tangguh yang bisa diandalkan. Para fans kini berharap sang pemain segera mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di lapangan.

Marinos akan menghadapi Kawasaki Frontale dalam laga lanjutan J1 League pekan depan. Dengan tekanan yang semakin besar dari suporter, menarik untuk melihat apakah Sandy Walsh akhirnya akan diberikan kesempatan untuk mencatatkan debutnya di laga tersebut.

Jika kembali dicadangkan, bukan tidak mungkin kekecewaan para penggemar Marinos akan semakin memunca

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dulu Dimandikan Messi, Kini Yamal Kubur Mimpi Sang GOAT di Final Dunia
Dibu Martinez Tampil Heroik, Namun Gagal Selamatkan Argentina dari Kekalahan
Messi Tamat! Argentina Keok Lawan Spanyol di Final
Mbappe Hampir Hatrick! Prancis Dipermalukan Inggris
Fix! Yamal Hadapi Messi Di Final, Setelah Inggris Jadi Korban Ganasnya Remontada Argentina
Tak Sebaik Portugal, Prancis Juga “Nyungsep” Menghadapi Spanyol
Sempat Kewalahan Hadapi Swiss, Argentina Akhirnya Melaju Ke Semifinal
Bellingham, Bintang Real Madrid, Hentikan Mimpi Sang Terminator Norwegia

Baca Lainnya

Monday, 20 July 2026 - 13:54 WIB

Dulu Dimandikan Messi, Kini Yamal Kubur Mimpi Sang GOAT di Final Dunia

Monday, 20 July 2026 - 11:47 WIB

Dibu Martinez Tampil Heroik, Namun Gagal Selamatkan Argentina dari Kekalahan

Monday, 20 July 2026 - 05:48 WIB

Messi Tamat! Argentina Keok Lawan Spanyol di Final

Sunday, 19 July 2026 - 06:16 WIB

Mbappe Hampir Hatrick! Prancis Dipermalukan Inggris

Thursday, 16 July 2026 - 05:20 WIB

Fix! Yamal Hadapi Messi Di Final, Setelah Inggris Jadi Korban Ganasnya Remontada Argentina

TERBARU

Suasana saat mediasi oleh pihak Polsek, Koramil, pihak desa, dan Dinas Pendidikan serta warga desa (Foto: Istimewa).

Criminalia

Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok

Saturday, 8 Aug 2026 - 18:35 WIB

Arik Lisarja, Head Division of Morula IVF Surabaya (dari kiri), Prof. Arief Boediono, Direktur Scientific Morula IVF Indonesia, Prof. Budi Santoso, Konsultan Fertilitas Morula IVF Indonesia, dr. Anita Fadhilah, Direktur IHC Rumah Sakit Perkebunan Jember Klinik (kanan) (Foto: Fadli/Frensia).

Healthia

Morula IVF Surabaya Beri Edukasi Layanan Bayi Tabung di Jember

Saturday, 8 Aug 2026 - 17:30 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading