Frensia Institute: Hendy-Firjaun Unggul di Dapil 1 dan 2, Indikator Menang di Hati Masyarakat Perkotaan

Sunday, 29 December 2024 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Frensia Institute: Hendy-Firjaun Unggul di Dapil 1 dan 2, Indikator Menang di Hati Masyarakat Perkotaan (Sumber: Frensia Institute)

Gambar Frensia Institute: Hendy-Firjaun Unggul di Dapil 1 dan 2, Indikator Menang di Hati Masyarakat Perkotaan (Sumber: Frensia Institute)

Frensia.id—Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 01 di Pilkada kemarin, ternyata mendapatkan kemenangan signifikan di Dapil 1 dan 2.

Frensia Institute, yang melakukan analisis mendalam terhadap pola suara pemilih dan partai pendukung, menemukan bahwa keberhasilan ini tidak sepenuhnya bergantung pada dukungan partai politik pengusung mereka. Sebaliknya, ada faktor lain yang menggarisbawahi keberhasilan pasangan ini di kawasan perkotaan.

Moh Wasik, anggota tim riset Frensia Institute, menjelaskan bahwa metode analisis mereka mencakup perhitungan rasionalitas suara legislatif partai pendukung dibandingkan dengan hasil suara pasangan calon Hendy-Firjaun serta rival mereka, Gus Fawait-Djos.

“Dari hasil analisis, ternyata kontribusi aktor-aktor legislatif partai pendukung kedua paslon ini tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap hasil akhir,” ujarnya.

Secara matematis, Gus Fawait yang didukung oleh partai dengan dominasi kursi di Dapil 1 dan 2, seperti PKB, Gerindra, dan PDIP, diprediksi akan meraih kemenangan. Namun, kenyataannya justru berbanding terbalik. Hendy-Firjaun berhasil unggul di wilayah perkotaan yang mencakup Ajung, Sumbersari, Kaliwates, dan Pakusari di Dapil 1, serta sejumlah kecamatan di Dapil 2.

Baca Juga :  Wamen Komdigi Sebut Festival Egrang di Jember Bisa Dorong Ekosistem Sosial dan Ekonomi Lokal

“Di Dapil 1, meskipun ada Mufid dari PKB dan dua kader Gerindra yang berhasil duduk di DPRD, kemenangan tetap berada di tangan Hendy-Firjaun,” jelas Wasik.

Hal yang sama berlaku untuk Dapil 2.

“Walaupun PDI-P memiliki dua kursi legislatif dan figur kuat seperti Mas Waidarto dan Wahyu Prayudi Nugroho. Namun sebenarnya masih tak sebending dengan dari kader Gerindra seperti Tri Utami dan Ahmad Halim, suara Gus Fawait masih kalah dari Hendy-Firjaun”

Hasil analisis Frensia Institute menunjukkan bahwa faktor partai pendukung tidak terlalu berperan dalam memengaruhi preferensi pemilih di perkotaan.

Baca Juga :  Kata Akademisi Soal Anggota DPRD Jember Main COC-Ngudut Saat Rapat

“Kemenangan ini lebih menunjukkan adanya koneksi emosional antara Hendy-Firjaun dengan masyarakat perkotaan, yang tidak sepenuhnya bisa dijelaskan oleh dukungan parpol semata,” tambah Wasik, yang juga merupakan dosen Fakultas Syariah UIN KHAS Jember.

Data konkret yang diterima Frensia.id mengungkapkan bahwa pasangan Hendy-Firjaun menguasai Dapil 1 dengan persentase kemenangan mencapai 61,55%, sedangkan Gus Fawait hanya memperoleh 35,7%. Sementara itu, di Dapil 2, Hendy-Firjaun unggul tipis dengan 49,48% suara, meninggalkan Gus Fawait yang memperoleh 47,95%.

Temuan ini semakin menguatkan pandangan bahwa pemilih di perkotaan cenderung lebih mempertimbangkan aspek-aspek lain di luar afiliasi politik, seperti kedekatan personal, visi-misi, hingga rekam jejak kandidat. Keberhasilan Hendy-Firjaun di dua dapil strategis ini menjadi indikator kuat bahwa mereka mampu memenangkan hati masyarakat perkotaan, meskipun menghadapi lawan yang didukung oleh partai-partai besar.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto Soroti Alokasi Anggaran MBG dan KDMP saat Temui Massa Demo
Ekonomi Jember Melesat 6,35%, Selaras dengan Riset Disertasi Bupati Fawait
Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru
Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Reformasi GTRA Pasca Maraknya Konflik Tanah
Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA
MBG Dikelola Ugal-Ugalan, Mahfud MD: Tak Heran Jadi Sarang Korupsi
Kualifikasi Calon Ketua Umum PBNU Menurut Gus Zainil Ghulam
Pemkab Jember akan Perbaiki SOP Pembelian BBM Bersubsidi untuk Petani dan Nelayan

Baca Lainnya

Tuesday, 16 June 2026 - 13:34 WIB

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto Soroti Alokasi Anggaran MBG dan KDMP saat Temui Massa Demo

Saturday, 13 June 2026 - 14:24 WIB

Ekonomi Jember Melesat 6,35%, Selaras dengan Riset Disertasi Bupati Fawait

Thursday, 11 June 2026 - 20:40 WIB

Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru

Thursday, 11 June 2026 - 17:31 WIB

Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Reformasi GTRA Pasca Maraknya Konflik Tanah

Thursday, 11 June 2026 - 17:23 WIB

Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA

TERBARU

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tyahyono (Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026

Thursday, 18 Jun 2026 - 01:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading