Guru Besar Hukum UNEJ, Prof. Rato: Terjadi Pembusukan Hukum dan Kemerosotan Demokrasi

Tuesday, 6 February 2024 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id -Guru Besar Universitas Jember (UNEJ), Prof Rato menilai bangsa ini menjelang pemilihan umum yang akan digelar 14 Feruari 2024 mendatang disajikan dengan berbagai macam peristiwa sekaligus permasalahan yang mengkhawatirkan, mencemaskan bahkan menurutnya menakutkan.

Guru Besar Hukum adat dan filsafat hukum Universitas Jember itu menilai adanya kekhawatiran, kecemasan dan ketakutan karena adanya sinyal yang menunjukkan sedang terjadi pembusukan hukum dan degradasi demokrasi.

Baca Juga :  Gus Fawait Beri BPJS Kesehatan dan Beasiswa Jalur Khusus bagi Anak Kader Posyandu dan Ketua RT/RW

Itu ia sampaikan dalam deklarasi forum civitas academika Universitas Jember di halaman kampus Universitas Jember, Senin (5/2/2024).

“Menjelang pemilihan umum 2024 bangsa ini disuguhi bermacam peristiwa serta permasalahan yang mengkhawatirkan, mencemaskan dan menakutkan karena mengindikasikan terjadi pembusukan hukum dan kemerosotan demokrasi.” Tutur Prof. Dominikus Rato dalam deklarasinya.

Baca Juga :  Soroti Dana Talangan Rp 786 M, PKB Jember: TAPD Gagal Yakinkan DPRD

Dalam deklarasinya, Prof. Rato saat memimpin pernyataa sikap itu menyampaikan pemilihan umum 2024 akan mendapatkan pemimpin dan perwakilan rakyat yang terbaik yang memperjuangkan kesetaraan, pemerataan, keadilan dan kesejahteraan jika melibatkan partisipasi masyarakat tanpa rasa takut dan intimdasi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus
Semarak Pawai Ancak Agung di Jember, Gus Fawait Bawa Pesan Toleransi dan Kemanusiaan
Frensia Institute: Buku “Presiden Solusi” Banjir Pemberitaan, Tapi Minim Uji Independen
Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan
Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan
Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa
Gus Fawait Berharap Angka Kemiskinan Turun Pasca Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Disetujui DPRD Jember
Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Baca Lainnya

Sunday, 23 August 2026 - 13:40 WIB

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus

Sunday, 23 August 2026 - 13:30 WIB

Semarak Pawai Ancak Agung di Jember, Gus Fawait Bawa Pesan Toleransi dan Kemanusiaan

Friday, 21 August 2026 - 19:16 WIB

Komisi A DPRD Jember Minta Inspektorat & BKPSDM Periksa ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Thursday, 20 August 2026 - 18:11 WIB

Respons Gus Fawait Usai Kebijakan PPPK Bisa Jadi PNS: Ini Kado Kemerdekaan

Thursday, 20 August 2026 - 18:06 WIB

Pemkab Jember Terima Transfer DAU dan DBH Rp223 Miliar, Gus Fawait akan Alokasikan untuk Infrastruktur Desa

TERBARU

Semarak gunungan hasil bumi yang dibawa warga saat acara Ancak Agung dalam memperingati Kelahiran Nabi Muhammad SAW (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan 2 Rekor MURI Sekaligus

Sunday, 23 Aug 2026 - 13:40 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading