Kabar Gembira Bagi Pengguna Motor Listrik, United E-Motor Hadir di Jember

Saturday, 3 May 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Fawait memotong pita peresmian Dealer United E-Motor Jember (Sumber foto: Sigit)

Bupati Fawait memotong pita peresmian Dealer United E-Motor Jember (Sumber foto: Sigit)


Frensia.Id- Kabar gembira bagi warga Jember yang ingin menjadi pengguna motor listrik. Dealer motor United E-Motor resmi hadir di Jalan Diponegoro 20, Kepatihan, Kaliwates, Jember.

Diketahui, motor listrik United E-Motor dikenal sebagai produk yang tidak hanya hemat biaya namun juga menciptakan lingkungan yang bersih. Hal itu tentunya senada dengan program pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang bersih.

“Emisi gasnya nol dan kita juga mendukung program pemerintah pusat yaitu cinta produk lokal. Jadi ke depannya kita harus bisa mencintai produk lokal Indonesia,” kata Owner Dealer United E-Motor Jember, Yuniarti Puji Astuti, Sabtu (03/05/2025).

Lebih lanjut kata Yuniarti Puji Astuti, motor listrik tersebut hanya membutuhkan waktu dua jam untuk mengisi daya. Jarak tempuhnya bisa mencapai 180 km.

“Selain itu, pajak kendaraan ini 0 persen, cukup ganti plat nomor setiap lima tahun sekali dengan biaya hanya Rp35 ribu,” ujarnya.

Direktur E-Motor Jawa Timur, Christian Hartono, menyebut bahwa motor listrik yang tersedia E-Motor, bukan hanya irit. Namun, pihaknya juga memberikan garansi selama 5 tahun.

“Kami juga menyediakan layanan servis ke rumah jika dibutuhkan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, United E-Motor Jember merupakan dealer ke-11 di Jawa Timur. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk mencoba langsung sensasi mengendarai motor listrik lewat program tes drive gratis.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait sangat mendukung adanya dealer United E-Motor. Menurutnya, Jember hari ini ramah investasi.

Kata pria yang akrab disapa Gus Fawait itu, selain APBD, investasi juga diperlukan untuk menumbuhkan perekonomian daerah.

“Ini sinyal kuat untuk Jawa Timur, nasional, bahkan internasional bahwa Jember hari ini berbeda. Hari ini Jember ramah investasi,” terangnya.

“Untuk mengurangi kemiskinan, menumbuhkan pertumbuhan ekonomi, maka selain APBD kita membutuhkan investasi dari para investor,” tandasnya.

Baca Juga :  Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pada Savic Ali, Ketua PC Fatayat NU Jember Nyatakan Siap Turun Jalan
Selenggarakan Taswirul Afkar! Ketua Ansor Jember Dorong Pemuda NU Berpihak Pada Sipil
DPRD Jember Buka Suara soal Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates Ternyata Tak Punya KTP
Anggota DPRD Jember David Soroti Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates: Ini Tragedi Kemanusiaan
Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
BULOG Jember Gerak Cepat Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Perkuat Pengawasan Nasional
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Baca Lainnya

Wednesday, 4 November 2026 - 23:06 WIB

Pada Savic Ali, Ketua PC Fatayat NU Jember Nyatakan Siap Turun Jalan

Wednesday, 4 November 2026 - 21:09 WIB

Selenggarakan Taswirul Afkar! Ketua Ansor Jember Dorong Pemuda NU Berpihak Pada Sipil

Wednesday, 4 November 2026 - 19:55 WIB

DPRD Jember Buka Suara soal Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates Ternyata Tak Punya KTP

Wednesday, 4 November 2026 - 14:27 WIB

Anggota DPRD Jember David Soroti Kasus Ibu Curi Beras di Kaliwates: Ini Tragedi Kemanusiaan

Sunday, 1 November 2026 - 22:37 WIB

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading