Kesepian, Hati-Hati Berbahaya Bagi Penderita Kencing Manis

Sunday, 11 August 2024 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Kesepian, Hati-Hati Berbahaya Bagi Penderita Kencing Manis (Sumber: Canva)

Gambar Kesepian, Hati-Hati Berbahaya Bagi Penderita Kencing Manis (Sumber: Canva)

Frensia.id- Kesepian, mesti dialami oleh siapapun. Ternyata salah satu hasil penelitian mengungkap kondisi ini dapat sangat berbahaya bagi manusia, utamanya yang mengidap penyakit kencing manis.

Kencing manis atau umum dikenal sebagai diabetes harus hati-hati jika masuk dalam kondisi kesepian. Pasal ada beberapa hasil riset yang menyebut dapat berbahaya bahkan dapat menjadi sebab nyawanya melayang.

Hal demikian sebagaimana yang telah dipublikasi dalam The European Society of Cardiology (ESC). Pada tahun 2023 yang lalu ada hasil temuan penelitian tentang riset yang fokus pada dampak kesepian pagi pengidap penyakit diabetes.

Temuannya memperlihatkan bahwa ternyata kesepian menjadi faktor risiko yang lebih signifikan bagi penyakit jantung para pasien diabetes. Dapat menjadi sebab rusaknya pola makan, olahraga, kebiasaan merokok, maupun depresi.

Baca Juga :  Peringati Hari Anak Nasional, Alfamart Edukasi Gizi Ibu dan Anak di Jember

Kajian demikian dilakukan pada 18.509 orang dewasa berusia 37 hingga 73 tahun di UK Biobank. Seluruhnya memiliki riwayat diabetes namun masih belum mengidap penyakit kardiovaskular.

Setelah diteliti akhirnya ditemukan bahwa mereka memiliki risiko lebih besar terkena penyakit kardiovaskular. Pasien diabetes yang merasa kesepian atau terisolasi secara sosial, berpotensi mengidap penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami kesepian atau isolasi.

Tercatat, sekitar 61,1% peserta memiliki skor kesepian sebesar 0, 29,6% memiliki skor 1, dan 9,3% memiliki skor 2. Untuk skor isolasi sosial, 44,9% peserta memiliki skor 0, 41,9% memiliki skor 1, dan 13,2% memiliki skor lebih dari 2.

Proses kajiannya juga fokus urgensi kesepian sebagai faktor risiko dibandingkan dengan risiko lainnya dalam hubungannya dengan kejadian penyakit kardiovaskular. Hasilnya menunjukkan bahwa kesepian memiliki pengaruh yang lebih lemah dibandingkan dengan fungsi ginjal, kadar kolesterol, dan BMI. Akan tetapi memiliki pengaruh lebih kuat dibandingkan dengan depresi, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, dan pola makan.

Baca Juga :  Alfamart dan Sweety Lanjutkan Program Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat

Jadi, kesepian terbukti telah menjadi faktor predisposisi penyakit kardiovaskular yang lebih signifikan dibandingkan beberapa kebiasaan gaya hidup lainnya. Pada pasien diabetes, efek dari faktor risiko fisik seperti kadar gula darah yang tidak terkontrol, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, dan fungsi ginjal yang buruk, lebih berat pada mereka yang mengalami kesepian dibandingkan mereka yang tidak.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Morula IVF Surabaya Berkunjung ke Jember, Prof Budi Santoso Jelaskan Layanan Bayi Tabung
Morula IVF Surabaya Beri Edukasi Layanan Bayi Tabung di Jember
Alfamart dan Sweety Lanjutkan Program Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat
Dinkes Jember Temukan 271 Orang Terdiagnosa TBC per Juni 2026
Peringati Hari Anak Nasional, Alfamart Edukasi Gizi Ibu dan Anak di Jember
Pemkab Jember akan Luncurkan Layanan Homecare, Berikut Cara Mengaksesnya
Kisah Lutfiyah, Warga Sukowono Jember yang Takut Berobat setelah Idap Kanker Payudara
Cerita Pasien Jantung Asal Banyuwangi Temukan Harapan di RSD Soebandi Jember

Baca Lainnya

Saturday, 8 August 2026 - 17:40 WIB

Morula IVF Surabaya Berkunjung ke Jember, Prof Budi Santoso Jelaskan Layanan Bayi Tabung

Saturday, 8 August 2026 - 17:30 WIB

Morula IVF Surabaya Beri Edukasi Layanan Bayi Tabung di Jember

Thursday, 6 August 2026 - 17:00 WIB

Alfamart dan Sweety Lanjutkan Program Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat

Friday, 31 July 2026 - 19:42 WIB

Dinkes Jember Temukan 271 Orang Terdiagnosa TBC per Juni 2026

Thursday, 23 July 2026 - 12:53 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Alfamart Edukasi Gizi Ibu dan Anak di Jember

TERBARU

Gambar Pickup Terjun ke Bawah Sasak Tambong Banyuwangi, Sopir Luka-luka(Sumber: Isitimewa)

Regionalia

Pickup Terjun ke Bawah Sasak Tambong Banyuwangi, Sopir Luka-luka

Monday, 24 Aug 2026 - 15:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading