Kukuhkan Empat Guru Besar, Rektor UIN KHAS Jember Ungkap Transformasi dan Watak Seorang Guru Besar

Thursday, 3 July 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mengukuhkan empat guru besar baru dalam sidang senat terbuka yang digelar di GKT Lantai III, Rabu (3/7/2025). Dalam kesempatan itu, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hefni, menyampaikan pidato penuh refleksi tentang transformasi intelektual yang melekat pada gelar guru besar.

Menurut Prof. Hefni, menjadi guru besar bukan sekadar kenaikan jabatan administratif, melainkan sebuah perubahan mendasar dalam cara berpikir, bersikap, dan memandang peran keilmuan dalam masyarakat.

“Yang lebih utama sebetulnya adalah transformasi dan perubahan dari jabatan sebelumnya kepada jabatan guru besar. Tidak saja secara substantif. Dari fisik saja sudah kelihatan berubah. Dari keempat guru besar ini, senyum mereka sudah mulai murni, tatapannya sudah mulai orisinil.” ungkapnya disambut gelak tawa dan senyuman hadirin.

Baca Juga :  Perpustakaan UIN KHAS Jember Kembali Pertahankan Akreditasi A

Dalam sambutannya, Rektor juga menyinggung dinamika pertumbuhan akademik para dosen. Menurutnya, ketika masih di tingkat asisten ahli, dosen kerap hadir dengan cerita macam-macam. Saat naik ke lektor, cerita mereka mulai fokus, umumnya tentang orang lain. Ketika mencapai lektor kepala, pembicaraan beralih pada peristiwa. Namun, saat menjadi guru besar, yang dibawa adalah gagasan besar.

“Ketika guru besar, mereka datang dengan cerita tentang ide. Gagasan-gagasan besar, dan segera mengeksekusi gagasan-gagasan besar itu agar betul-betul berimplikasi kepada masyarakat,” tegas Rektor

Mengutip kisah Nabi Musa dalam Al-Qur’an, ia menyebutkan bahwa karakter qawiyyul amīn — kuat dan terpercaya — adalah etos penting yang harus melekat pada setiap guru besar. “Berpikir besar, punya jiwa yang besar, dan bermental besar. Qawiyyul amīn adalah formasi relevan untuk disematkan, atau paling tidak menjadi tuntutan, bagi guru besar agar gelarnya betul-betul berdampak,” tandasnya.

Baca Juga :  Bahas Kerja Sama Diplomatik dengan Swiss, AHY Menerima Kunjungan Dubes

Dalam sidang tersebut, UIN KHAS Jember mengukuhkan empat guru besar dari berbagai bidang keilmuan: Hukum Perdata Islam, Ilmu Hadis, Hadis Ahkam, dan Filsafat Agama. Rektor menyampaikan bahwa bertambahnya jumlah guru besar di kampus akan memperkuat posisi kelembagaan UIN KHAS Jember sebagai pusat keilmuan Islam yang unggul dan responsif terhadap zaman.

“Alhamdulillah kampus kita mendapat tambahan guru besar. Tentu ini kita syukuri, karena semakin banyak guru besar di lingkungan UIN KHAS Jember akan memperkuat secara kelembagaan,” pungkasnya

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

NU Berduka! Ketua PCNU Jember, Sang Inisiator Ansor Wafat
Kebakaran Hebat Mangli-Jember, Motor NMax Gosong, Kerugian Ratusan Juta
Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara
Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bondowoso Gelar Rakor Sinergi Antar Instansi
Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa
Bahas Kerja Sama Diplomatik dengan Swiss, AHY Menerima Kunjungan Dubes
DPP PKB Mengutuk Keras Pembunuhan Ayatullah Ali Khamenei
Permintaan Telur Puyuh Melonjak Drastis, Harga Masih Stagnan

Baca Lainnya

Thursday, 30 April 2026 - 07:58 WIB

NU Berduka! Ketua PCNU Jember, Sang Inisiator Ansor Wafat

Monday, 6 April 2026 - 08:57 WIB

Kebakaran Hebat Mangli-Jember, Motor NMax Gosong, Kerugian Ratusan Juta

Wednesday, 1 April 2026 - 16:49 WIB

Heboh Kasus Amsal Sitepu, Hotman Paris: Membahayakan Dunia Pengacara

Tuesday, 31 March 2026 - 16:06 WIB

Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bondowoso Gelar Rakor Sinergi Antar Instansi

Thursday, 5 March 2026 - 22:34 WIB

Luhut Berharap Adanya Kesadaran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa

TERBARU

Suasana Diskusi Publik bertema: Bayang-bayang TPPO di Dalam Kampus, Modus Baru TPPO Berkedok Magang (Foto: Fadli/Frensia).

Educatia

Migrant Care Jember Soroti Modus Baru TPPO di Dalam Kampus

Friday, 1 May 2026 - 22:47 WIB