Lebih Parah Dari Debat Capres di Indonesia, Kritik Nikki Haley Pada Trump Soal Kekayaan, Usia dan Moral

Friday, 2 February 2024 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrotor Mashur Imam, Sumber Pixabay

Ilustrotor Mashur Imam, Sumber Pixabay

Frensia.id- Perdebatan kritik Anies soal etik, Probowo soal pengkhiatan, dan Ganjar tentang Skors Prestasi menteri pertahanan RI, tak seberapa dibanding pertandingan wacana Capres Amerika Serikat. Kemarin Nikki Haley menuding lawannya dalam aspek kekayaan, usianya yang tua dan moralitas yang dianggap buruk.

Pada lawannya, Trump, Nikki Haley menganggap terlalu tua, sering bingung, kacau, dan terlalu gampang ngamuk untuk menjadi presiden. Ia juga memperingatkan bahwa Trump bahkan tidak memiliki dana yang cukup untuk mencalonkan diri sebagai presiden AS. Hal demikian dikatakan dalam wawancaranya dengan salah satu reporter CNN, Kamis kemarin, Jake Tapper.

Dia menyatakan bahwa “tidak masuk akal” ada dua kandidat berusia kurang lebih 80 Tahun. Tepatnya, Trump berusia 77 tahun dan Biden berusia 81 tahun, menjadi pemimpin di AS. Bisa saja mereka akan selalu dalam kondisi dalam “momen membingungkan”.

Baca Juga :  Terobosan Baru Gus Fawait, Gelar Forum Uji Publik Secara Live

Baginya, mantan presiden itu terlalu beramarah pada malam kemenangannya di pemilihan pendahuluan New Hampshire. Haley juga mempertanyakan etika dan kemampuan Trump untuk membedakan tindakan yang benar dan salah selama dalam proses kempanya politik.

Kritik ini, sebenarnya bukan pertama kalinya terjadi. Beberapa politisi dari Partai Republik memang banyak yang melakukan kritik pedas pada lawannya. Namun, gal tersebut dilalukan pada saat mereka sudah jelas-jelas kalah.

Salah satu tokohnya, DeSantis menjelaskan bahwa Ia mengecam Trump karena tidak hadir dalam debat. Ia mengatakan bahwa media konservatif bertindak sebagai “pengawal Praetorian” untuk melindunginya. DeSantis menceritakan, “Anda mungkin menjadi anggota Partai Republik yang paling tidak berharga di Amerika, tapi jika Anda mencium cincin itu, dia akan mengatakan Anda luar biasa.” Ironisnya, komentar DeSantis langsung meramalkan bagaimana mantan presiden itu akan berperilaku terhadapnya setelah dia menarik diri dan langsung mendukung pria yang selama berbulan-bulan telah melakukan serangan karakter paling brutal.

Baca Juga :  Pemkab Jember Evaluasi Pelibatan 22 Ribu ASN dalam Verval Data Kemiskinan

Dalam CNII dijelaskan bahwa ironisnya. komentar DeSantis langsung meramalkan bagaimana mantan presiden itu akan berperilaku terhadapnya setelah dia menarik diri dan langsung mendukung pria yang selama berbulan-bulan telah dan pernah ditetapkan paling brutal. Pada, akhirnya di kalah.

Ucapan kritik tersebut sangat nyata. Konkretnya, ia menjelaskan bahwa banyak keuntungan keuangan uang yang menipis karena kasus hukum. Itu sebabnya Haley dalam sebuah acara.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Mahasiswa UGM Pilih Prabowo di Pilpres 2024, Alasannya Bikin Geleng-Geleng: “Biar Hancur Sekalian”
Ketua DPRD Jember Minta Layanan Samsat Hadir di MPP Mini
Komisi A DPRD Jember Rekomendasikan Perbaiki Saluran Limbah pada TPA Pakusari
Kepala DPMD Jember Bocorkan Perkiraan Pelaksanaan Pilkades 2027
Komisi A DPRD Jember Soroti ‘Money Politik’ Jelang Pilkades 2027
DPMD Jember Siapkan Antisipasi Konflik Jelang Pilkades 2027
PPP Jember Targetkan Raih 10 Kursi DPRD di Pemilu 2029
Solidkan Internal Partai, DPC PPP Jember Gelar Muscab ke-X

Baca Lainnya

Wednesday, 6 May 2026 - 18:09 WIB

Mahasiswa UGM Pilih Prabowo di Pilpres 2024, Alasannya Bikin Geleng-Geleng: “Biar Hancur Sekalian”

Wednesday, 6 May 2026 - 02:22 WIB

Komisi A DPRD Jember Rekomendasikan Perbaiki Saluran Limbah pada TPA Pakusari

Tuesday, 5 May 2026 - 19:22 WIB

Kepala DPMD Jember Bocorkan Perkiraan Pelaksanaan Pilkades 2027

Tuesday, 5 May 2026 - 18:40 WIB

Komisi A DPRD Jember Soroti ‘Money Politik’ Jelang Pilkades 2027

Tuesday, 5 May 2026 - 16:12 WIB

DPMD Jember Siapkan Antisipasi Konflik Jelang Pilkades 2027

TERBARU

Anggota BEM Nusantara Keresidenan Tapal Kuda, saat sedang berkumpul di Puncak Rembangan, Jember, (Foto: Istimewa).

Educatia

BEM Nusantara Tapal Kuda Tolak SPPG Dibangun di Kampus

Wednesday, 6 May 2026 - 21:56 WIB